Tips Pertama Kali ke Jepang Bersama Anak
Posted by: Admin

Jepang saat ini menjadi destinasi populer bagi siapapun, tak terkecuali bagi keluarga. Negara sakura ini merupakan salah satu negara ramah untuk siapapun.  Sarana transportasi dan akomodasi nya pun sudah sangat memadai. Semua informasi tentang Jepang, dari website resmi, website pariwisata maupun blog pribadi, amat lengkap dan jelas. Sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan jika familygoers memilih Jepang sebagai destinasi wisata keluarga.

Tim redaksi familygoers.com pernah menanyakan tips di instagram @familygoers kepada para familygoers yang pernah ke Jepang. Banyak dari mereka yang bermurah hati membagikan tips nya. Berikut tips-tips ke Jepang pertama kali  bersama anak yang yang sudah dirangkum.

Destinasi utama yang harus kunjungi di Jepang

Tokyo, Osaka dan Kyoto merupakan tiga destinasi utama yang wajib dikunjungi di Jepang. Ketiga kota ini terhubung dengan baik oleh sarana transportasi yang nyaman dan sangat tepat waktu. Mencari akomodasi di ketiga kota ini pun tidak sulit.

Satu hal yang perlu diperhatikan saat familygoers ketika berkunjung ke Jepang adalah menjaga ketertiban, ketenangan dan kebersihan di mana pun familygoers berada, termasuk di bus dan kereta, juga di hotel.

Transportasi di Jepang

  • Japan Rail (JR) merupakan gabungan beberapa perusahaan transportasi umum terbesar di Jepang. Group perusahaan ini menguasai mayoritas rute transportasi di Jepang. Selain JR ada beberapa rute transportasi, namun jumlah nya tidak sebanyak JR. Ada petunjuk khusus di stasiun untuk membedakan kereta JR dan non-JR.
  • Jika familygoers mengunjungi tiga kota atau lebih, belilah JR Pass agar bisa menggunakan transportasi umum berkali-kali tanpa perlu membeli tiket lagi. Ini bisa menghembat biaya transportasi. JR Pass berlaku untuk tujuh hari, 14 hari atau 21 hari. Sesuai dengan periode selama di Jepang. JR Pass bisa dibeli di travel agent atau di beberapa website vendor resmi (silakan googling).
  • JR Pass memerlukan validasi lebih dulu sebelum digunakan. Validasi bisa dilakukan di airport atau stasiun.
  • Anak usia di bawah 6 tahun tidak perlu membeli tiket transportasi, kecuali jika ingin memesan tempat duduk. Tanpa tiket, anak bisa duduk di mana saja jika bus dan kereta kosong. Namun jika terisi penuh, anak harus dipangku. (@mitamotty)
  • Jika hanya satu kota dikunjungi, misalnya Tokyo, belilah tiket transportasi untuk sekitar Tokyo saja. Prepaid IC Cards (Suica cards bisa dibeli di JR Station dan Pasmo cards bisa dibeli di non-JR station) sangat direkomendasikan untuk berkeliling sekitar Tokyo. Pilihan kartu transportasi lainnya adalah Tokyo Metro 24 Hours ticket. (@mitamotty)
  • Tidak semua stasiun di Jepang memiliki lift dan escalator, pastikan familygoers membawa gendongan anak dan stroller ringan agar mudah diangkat ketika naik turun tangga. (@erni_indriani)
  • Pilih penerbangan ke Haneda daripada ke Narita karena jaraknya lebih dekat ke pusat kota tokyo, aksesnya pun lebih mudah.
  • Jika lebih dari dua orang dengan berbagai barang bawaan, dari airport menuju tengah kota disarankan naik taksi karena bisa lebih menghemat biaya, waktu dan tenaga.
  • Untuk transportasi selain taksi dari airport ke tengah kota bisa menggunakan monorail dilanjutkan dengan kereta JR (dari Haneda airport) dan JR Narita Express (dari Narita Airport).
  • Peta jalur kereta di Jepang cukup menyulitkan untuk familygoers yang tidak biasa membaca peta. Namun bisa disiasati dengan melihat google map atau hyperdia.com. Sebaiknya install google map sebelum berangkat.
  • Untuk estimasi biaya taksi bisa dilihat numbeo.com atau taxifarefinder.com, bisa juga dilihat di hyperdia.com.

Hotel di Jepang

  • Tokyo terkenal memiliki kamar sempit dibandingkan dengan Osaka dan Japan. Jadi, jika bepergian ke Tokyo lebih dari tiga orang lebih baik menyewa dua kamar hotel atau sekalian menyewa apartemen saja.
  • Penginapan airbnb sudah legal di Jepang, familygoers juga bisa memesan akomodasi lewat airbnb.
  • Familygoers perlu menyebutkan dengan jujur berapa orang yang akan menginap pada pihak hotel atau apartemen.
  • Pilih hotel yang tidak jauh dari stasiun subway atau kereta dan halte bus.

Info penting lainnya

  • Sebelum berangkat, perhatikan cuaca yang sedang berlangsung. Ini sangat penting untuk disesuaikan dengan cara berpakaian. Setiap keluar dari penginapan juga sangat perlu mengecek keadaan cuaca saat itu. (@kulo_uci, @dirayoko)
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk persiapan berjalan jauh.
  • Bawa stroller ringan dan sediakan gendongan anak jika diperlukan
  • Jika anak belum toilet training, bawa popok dengan jumlah banyak karena harga popok di Jepang sangat mahal. (@afiyfaa)
  • Beli makanan tidak harus melulu di restoran. Untuk menghemat budget makan, familygoers bisa membeli makanan di convenience store. (@apresianti)
  • Siapkan plastik untuk menyimpan sampah karena sulitnya mencari tempat sampah di Jepang.  (@dirayoko)
  • Siapkan camilan dan botol minum. Botol minum bisa diisi ulang di public tap water yang tersedia di beberapa tempat (@dirayoko)
  • Susu UHT kemasan kecil sulit ditemui di convenience store (@nyomanmega21). Familygoers bisa membeli susu UHT dalam kemasan besar dan memasukkannya ke dalam beberapa botol-botol kecil (bisa menggunakan botol ASIP).
  • Gunakan menstrual cup untuk mama yang sedang datang bulan karena harga pembalut cukup mahal di Jepang.

 



Share This | | |

Comments are closed.


Admin



The comments are closed.


Tips Pertama Kali ke Jepang Bersama Anak
Posted by: Admin

Jepang saat ini menjadi destinasi populer bagi siapapun, tak terkecuali bagi keluarga. Negara sakura ini merupakan salah satu negara ramah untuk siapapun.  Sarana transportasi dan akomodasi nya pun sudah sangat memadai. Semua informasi tentang Jepang, dari website resmi, website pariwisata maupun blog pribadi, amat lengkap dan jelas. Sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan jika familygoers memilih Jepang sebagai destinasi wisata keluarga.

Tim redaksi familygoers.com pernah menanyakan tips di instagram @familygoers kepada para familygoers yang pernah ke Jepang. Banyak dari mereka yang bermurah hati membagikan tips nya. Berikut tips-tips ke Jepang pertama kali  bersama anak yang yang sudah dirangkum.

Destinasi utama yang harus kunjungi di Jepang

Tokyo, Osaka dan Kyoto merupakan tiga destinasi utama yang wajib dikunjungi di Jepang. Ketiga kota ini terhubung dengan baik oleh sarana transportasi yang nyaman dan sangat tepat waktu. Mencari akomodasi di ketiga kota ini pun tidak sulit.

Satu hal yang perlu diperhatikan saat familygoers ketika berkunjung ke Jepang adalah menjaga ketertiban, ketenangan dan kebersihan di mana pun familygoers berada, termasuk di bus dan kereta, juga di hotel.

Transportasi di Jepang

  • Japan Rail (JR) merupakan gabungan beberapa perusahaan transportasi umum terbesar di Jepang. Group perusahaan ini menguasai mayoritas rute transportasi di Jepang. Selain JR ada beberapa rute transportasi, namun jumlah nya tidak sebanyak JR. Ada petunjuk khusus di stasiun untuk membedakan kereta JR dan non-JR.
  • Jika familygoers mengunjungi tiga kota atau lebih, belilah JR Pass agar bisa menggunakan transportasi umum berkali-kali tanpa perlu membeli tiket lagi. Ini bisa menghembat biaya transportasi. JR Pass berlaku untuk tujuh hari, 14 hari atau 21 hari. Sesuai dengan periode selama di Jepang. JR Pass bisa dibeli di travel agent atau di beberapa website vendor resmi (silakan googling).
  • JR Pass memerlukan validasi lebih dulu sebelum digunakan. Validasi bisa dilakukan di airport atau stasiun.
  • Anak usia di bawah 6 tahun tidak perlu membeli tiket transportasi, kecuali jika ingin memesan tempat duduk. Tanpa tiket, anak bisa duduk di mana saja jika bus dan kereta kosong. Namun jika terisi penuh, anak harus dipangku. (@mitamotty)
  • Jika hanya satu kota dikunjungi, misalnya Tokyo, belilah tiket transportasi untuk sekitar Tokyo saja. Prepaid IC Cards (Suica cards bisa dibeli di JR Station dan Pasmo cards bisa dibeli di non-JR station) sangat direkomendasikan untuk berkeliling sekitar Tokyo. Pilihan kartu transportasi lainnya adalah Tokyo Metro 24 Hours ticket. (@mitamotty)
  • Tidak semua stasiun di Jepang memiliki lift dan escalator, pastikan familygoers membawa gendongan anak dan stroller ringan agar mudah diangkat ketika naik turun tangga. (@erni_indriani)
  • Pilih penerbangan ke Haneda daripada ke Narita karena jaraknya lebih dekat ke pusat kota tokyo, aksesnya pun lebih mudah.
  • Jika lebih dari dua orang dengan berbagai barang bawaan, dari airport menuju tengah kota disarankan naik taksi karena bisa lebih menghemat biaya, waktu dan tenaga.
  • Untuk transportasi selain taksi dari airport ke tengah kota bisa menggunakan monorail dilanjutkan dengan kereta JR (dari Haneda airport) dan JR Narita Express (dari Narita Airport).
  • Peta jalur kereta di Jepang cukup menyulitkan untuk familygoers yang tidak biasa membaca peta. Namun bisa disiasati dengan melihat google map atau hyperdia.com. Sebaiknya install google map sebelum berangkat.
  • Untuk estimasi biaya taksi bisa dilihat numbeo.com atau taxifarefinder.com, bisa juga dilihat di hyperdia.com.

Hotel di Jepang

  • Tokyo terkenal memiliki kamar sempit dibandingkan dengan Osaka dan Japan. Jadi, jika bepergian ke Tokyo lebih dari tiga orang lebih baik menyewa dua kamar hotel atau sekalian menyewa apartemen saja.
  • Penginapan airbnb sudah legal di Jepang, familygoers juga bisa memesan akomodasi lewat airbnb.
  • Familygoers perlu menyebutkan dengan jujur berapa orang yang akan menginap pada pihak hotel atau apartemen.
  • Pilih hotel yang tidak jauh dari stasiun subway atau kereta dan halte bus.

Info penting lainnya

  • Sebelum berangkat, perhatikan cuaca yang sedang berlangsung. Ini sangat penting untuk disesuaikan dengan cara berpakaian. Setiap keluar dari penginapan juga sangat perlu mengecek keadaan cuaca saat itu. (@kulo_uci, @dirayoko)
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk persiapan berjalan jauh.
  • Bawa stroller ringan dan sediakan gendongan anak jika diperlukan
  • Jika anak belum toilet training, bawa popok dengan jumlah banyak karena harga popok di Jepang sangat mahal. (@afiyfaa)
  • Beli makanan tidak harus melulu di restoran. Untuk menghemat budget makan, familygoers bisa membeli makanan di convenience store. (@apresianti)
  • Siapkan plastik untuk menyimpan sampah karena sulitnya mencari tempat sampah di Jepang.  (@dirayoko)
  • Siapkan camilan dan botol minum. Botol minum bisa diisi ulang di public tap water yang tersedia di beberapa tempat (@dirayoko)
  • Susu UHT kemasan kecil sulit ditemui di convenience store (@nyomanmega21). Familygoers bisa membeli susu UHT dalam kemasan besar dan memasukkannya ke dalam beberapa botol-botol kecil (bisa menggunakan botol ASIP).
  • Gunakan menstrual cup untuk mama yang sedang datang bulan karena harga pembalut cukup mahal di Jepang.

 



Share This | | |

Comments are closed.


Admin