Tiga Situs Warisan Dunia UNESCO (Letaknya Berdekatan) yang Bisa Dikunjungi Bersama Anak
Posted by: Admin

Anda bisa membawa anak ke 3 tempat ini karena letaknya berdekatan, meskipun beda propinsi. Anak akan belajar banyak hal dan bergerak aktif karena selain kaya peninggalan sejarah,  wilayahnya luas untuk dijelajah.

UNESCO ( United Nations Educational Scientific and Cultural  Organization) telah meresmikan 8 Situs Warisan Dunia di Indonesia. Tiga di antaranya adalah Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Situs Manusia Purba, Sangiran.

1. Candi Borobudur, Ditetapkan Sebagai Situs Warisan UNESCO Tahun 1991

Candi Borobudur,  di Magelang Jawa Tengah, merupakan situs yang sangat popular di kalangan turis dalam dan luar negeri. Candi yang didirikan oleh penganut Buddha Mahayana, dibangun sekitar Abad ke-9, di masa pemerintahan Wangsa Syailendra ini merupakan candi Buddha terbesar di dunia.

Candi  memiliki enam teras berbentuk bujur sangkar dan dilengkapi dengan tiga pelataran di atasnya. Di dinding-dinding candi terdapat 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha. Konon, jumlah relief di Borobudur adalah relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia.

Setiap tahun Borobudur masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan umat Buddha dari seluruh Indonesia dan mancanegara untuk memperingati Trisuci Waisak..

Selain candi, saat mengunjungi Borobudur familygoer bisa mengajak anak bermain di tamannya yang luas, mengunjungi museum kapal tempat replikasi kapal Nusantara yang pernah digunakan dan museum arkeologi yang menyimpan peninggalan bersejarah seperti pemugaran.

Agar pengalaman di Borobudur lebih nyaman dan seru sebaiknya:

  • Datang pagi agar tidak kepanasan karena saat Anda naik candi tidak ada tempat berteduh.
  • Sewa pemandu wisata untuk mendengarkan cerita secara rinci.
  • Pakai tabir surya karena matahari sangat menyengat di atas jam 10 siang.
  • Bekal minum karena siang hari cuaca sangat panas.
  • Kenakan sepatu yang nyaman karena akan banyak berjalan kaki.
  • Bawa topi atau payung untuk melindungi diri dari sengatan matahari.
  • Menyewa stroller jika lelah menggendong anak.

2. Candi Prambanan, Ditetapkan Sebagai Situs Warisan UNESCO tahun 1991

Candi Prambanana atau Candi Roro Jonggrang adalah komplek candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun sekitar Abad ke-9 Masehi oleh Rakai Pikatan, raja keenam Kerajaan Medang atau lazim disebut Mataram Kuno. Candi  terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Arsitektur bangunannya  ramping dan tinggi sesuai -dengan arsitektur Hindu pada umumnya.

Agar pengalaman di  Candi Prambanan lebih nyaman dan seru sebaiknya

  • Datang pagi agar tidak kepanasan.
  • Sewa pemandu wisata agar bisa mendengar cerita secara rinci.
  • Pakai tabir surya karena matahari terasa sangat menyengat.
  • Bekal minum karena siang hari cuaca sangat panas.
  • Kenakan sepatu yang nyaman karena akan banyak berjalan kaki.
  • Bawa topi atau payung (tersedia ojek payung) untuk melindungi diri dari sengatan matahari.
  • Datang saat Pertunjukan Sendratari Ramayana di area terbuka. Jadi pastikan dulu jadwalnya sebelum berangkat.

3.Situs Manusia Purba Sangiran, Ditetapkan Sebagai Warisan Dunia UNESCO Tahun 1996

Foto ig @museumsangiran

Sangiran merupakan situs arkeologi yang diakui oleh para ilmuwan di dunia dan popular sebagai surga fosil manusia dan hewan purba. Letaknya di Sragen, Jawa Tengah, sekitar 15 km dari utara kota Surakarta.

Temuan fosil manusia purba homo erectus yang memiliki rentang waktu 1,5 – 0,3 juta tahun di Sangiran sangat terkenal di kalangan ilmuwan dunia. Hingga saat ini telah ditemukan lebih dari 100 homo erectus di Sangiran. Lebih dari 50 persen homo erectus yang pernah ditemukan di dunia ternyata ditemukan di tempat ini.

Di museum Anda bisa menyaksikan fosil manusia antara lain,  Australopithecus africanus,  dan Homo neanderthal Asia, Homo Sapiens, juga ada fosil hewan seperti gajah, kerbau, badak, harimau, sapi, dan rusa.  Ada juga fosil binatang air seperti buaya, ikan, kepiting, kuda nil, dan kura.

Agar pengalaman di Sangiran lebih seru sebaiknya:

  • Datang pagi hari saat belum banyak pengunjung agar anak bisa menikmati museum dengan leluasa.
  • Bacakan peraturan museum, misalnya tidak boleh menyentuh benda, berlari-lari, makan dan minum..
  • Bacakan keterangan di setiap benda dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Maka ada baiknya Anda membaca dulu tentang museum Sangiran sebelum berkunjung.
  • Sebelum ke Sangiran – Anda bisa melakukannya di tengah perjalanan – kumpulkan beberapa foto menarik dari museum Sangiran. Tunjukan pada anak   dan ceritakan pada anak bahwa ia akan melihat benda-benda tersebut. Cara ini akan membuat anak bersemangat mengunjungi museum.
  • Usai jalan-jalan tanya anak tentang apa yang ia lihat di museum dan bagaimana kesannya melihat benda-benda tersebut.

 

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




Tiga Situs Warisan Dunia UNESCO (Letaknya Berdekatan) yang Bisa Dikunjungi Bersama Anak
Posted by: Admin

Anda bisa membawa anak ke 3 tempat ini karena letaknya berdekatan, meskipun beda propinsi. Anak akan belajar banyak hal dan bergerak aktif karena selain kaya peninggalan sejarah,  wilayahnya luas untuk dijelajah.

UNESCO ( United Nations Educational Scientific and Cultural  Organization) telah meresmikan 8 Situs Warisan Dunia di Indonesia. Tiga di antaranya adalah Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Situs Manusia Purba, Sangiran.

1. Candi Borobudur, Ditetapkan Sebagai Situs Warisan UNESCO Tahun 1991

Candi Borobudur,  di Magelang Jawa Tengah, merupakan situs yang sangat popular di kalangan turis dalam dan luar negeri. Candi yang didirikan oleh penganut Buddha Mahayana, dibangun sekitar Abad ke-9, di masa pemerintahan Wangsa Syailendra ini merupakan candi Buddha terbesar di dunia.

Candi  memiliki enam teras berbentuk bujur sangkar dan dilengkapi dengan tiga pelataran di atasnya. Di dinding-dinding candi terdapat 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha. Konon, jumlah relief di Borobudur adalah relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia.

Setiap tahun Borobudur masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan umat Buddha dari seluruh Indonesia dan mancanegara untuk memperingati Trisuci Waisak..

Selain candi, saat mengunjungi Borobudur familygoer bisa mengajak anak bermain di tamannya yang luas, mengunjungi museum kapal tempat replikasi kapal Nusantara yang pernah digunakan dan museum arkeologi yang menyimpan peninggalan bersejarah seperti pemugaran.

Agar pengalaman di Borobudur lebih nyaman dan seru sebaiknya:

  • Datang pagi agar tidak kepanasan karena saat Anda naik candi tidak ada tempat berteduh.
  • Sewa pemandu wisata untuk mendengarkan cerita secara rinci.
  • Pakai tabir surya karena matahari sangat menyengat di atas jam 10 siang.
  • Bekal minum karena siang hari cuaca sangat panas.
  • Kenakan sepatu yang nyaman karena akan banyak berjalan kaki.
  • Bawa topi atau payung untuk melindungi diri dari sengatan matahari.
  • Menyewa stroller jika lelah menggendong anak.

2. Candi Prambanan, Ditetapkan Sebagai Situs Warisan UNESCO tahun 1991

Candi Prambanana atau Candi Roro Jonggrang adalah komplek candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun sekitar Abad ke-9 Masehi oleh Rakai Pikatan, raja keenam Kerajaan Medang atau lazim disebut Mataram Kuno. Candi  terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Arsitektur bangunannya  ramping dan tinggi sesuai -dengan arsitektur Hindu pada umumnya.

Agar pengalaman di  Candi Prambanan lebih nyaman dan seru sebaiknya

  • Datang pagi agar tidak kepanasan.
  • Sewa pemandu wisata agar bisa mendengar cerita secara rinci.
  • Pakai tabir surya karena matahari terasa sangat menyengat.
  • Bekal minum karena siang hari cuaca sangat panas.
  • Kenakan sepatu yang nyaman karena akan banyak berjalan kaki.
  • Bawa topi atau payung (tersedia ojek payung) untuk melindungi diri dari sengatan matahari.
  • Datang saat Pertunjukan Sendratari Ramayana di area terbuka. Jadi pastikan dulu jadwalnya sebelum berangkat.

3.Situs Manusia Purba Sangiran, Ditetapkan Sebagai Warisan Dunia UNESCO Tahun 1996

Foto ig @museumsangiran

Sangiran merupakan situs arkeologi yang diakui oleh para ilmuwan di dunia dan popular sebagai surga fosil manusia dan hewan purba. Letaknya di Sragen, Jawa Tengah, sekitar 15 km dari utara kota Surakarta.

Temuan fosil manusia purba homo erectus yang memiliki rentang waktu 1,5 – 0,3 juta tahun di Sangiran sangat terkenal di kalangan ilmuwan dunia. Hingga saat ini telah ditemukan lebih dari 100 homo erectus di Sangiran. Lebih dari 50 persen homo erectus yang pernah ditemukan di dunia ternyata ditemukan di tempat ini.

Di museum Anda bisa menyaksikan fosil manusia antara lain,  Australopithecus africanus,  dan Homo neanderthal Asia, Homo Sapiens, juga ada fosil hewan seperti gajah, kerbau, badak, harimau, sapi, dan rusa.  Ada juga fosil binatang air seperti buaya, ikan, kepiting, kuda nil, dan kura.

Agar pengalaman di Sangiran lebih seru sebaiknya:

  • Datang pagi hari saat belum banyak pengunjung agar anak bisa menikmati museum dengan leluasa.
  • Bacakan peraturan museum, misalnya tidak boleh menyentuh benda, berlari-lari, makan dan minum..
  • Bacakan keterangan di setiap benda dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Maka ada baiknya Anda membaca dulu tentang museum Sangiran sebelum berkunjung.
  • Sebelum ke Sangiran – Anda bisa melakukannya di tengah perjalanan – kumpulkan beberapa foto menarik dari museum Sangiran. Tunjukan pada anak   dan ceritakan pada anak bahwa ia akan melihat benda-benda tersebut. Cara ini akan membuat anak bersemangat mengunjungi museum.
  • Usai jalan-jalan tanya anak tentang apa yang ia lihat di museum dan bagaimana kesannya melihat benda-benda tersebut.

 

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin