Sukses Traveling Bersama Anak Prasekolah
Posted by: Admin

Membawa  anak usia prasekolah traveling itu menyenangkan. Rasa ingin tahu mereka sedang tinggi-tingginya. Sebuah perjalanan ke tempat baru akan memberinya pertualangan yang menghebohkan.

Agar Anda sekeluarga bisa menikmati perjalanan dengan gembira ini beberapa hal yang perlu Anda lakukan;

  1. Packing dengan baik. Pertimbangkan barang apa  yang Anda ‘inginkan’ dan apa yang ‘dibutuhkan’. Anak mungkin ingin membawa banyak mainan yang dia inginkan, tapi itu mustahil mengingat dibatasinya barang bawaan yang bisa dibawa,  jika Anda naik pesawat. Kemungkinan mainan tersebut juga tak dimainkan karena di tempat tujuan anak akan sibuk bermain. Jadi, sebaiknya sesuaikan mainan yang dibawakan dengan tujuan Anda. Jika Anda pergi ke pantai, perlengkapan mainan pasir lebih dibutuhkan ketimbang mainan dokter-dokteran, misalnya. Tapi tetap bawa mainan kesukaan anak, satu dua buah, yang tidak menghabiskan tempat dan bisa dimainkan di perjalanan, entah itu di pesawat, kereta, mobil atau. Usahakan tidak membawa mainan yang menimbulkan bunyi karena jika anak terus membunyikannya akan mengganggu orang di sekelilingnya.
  2. Bawa baju yang sesuai dengan transportasi yang akan digunakan juga destinasi yang akan dituju. Suhu udara di kereta api jarak jauh atau pesawat cenderung dingin, maka jangan lupa membawa sweater atau selimut kecil agar anak tidak kedinginan. Jika hendak pergi ke pantai jangan lupa membawa baju renang, sandal jepit, sun cream tentu saja. Jika hendak pergi ke negeri empat musim, pantau lebih dulu suhu udara rata-rata di negara yang akan Anda kunjungi agar tidak salah kostum.
  3. Beberapa anak memiliki benda kesayangan seperi boneka, selimut, atau handuk kecil yang biasa mereka peluk menjelang tidur. Benda-benda itu akan membuat ia merasa nyaman di kamar dan tempat asing yang mengantarnya mudah terlelap. Jadi, please, jangan jadikan perjalanan untuk menyapih anak dari benda kesayangannya. Tidak dibawanya benda tersebut akan membuat acara jalan-jalan menjadi kacau.
  4. Bawa buku bergambar kesukaan anak. Jika ada bawa buku yang temanya sama dengan tujuan liburan Anda. Misalnya membawa buku tentang pohin dan gunung jika Anda akan jalan-jalan ke pegunungan. Bawa buku tentang ikan jika Anda akan liburan ke pantai atau ke sungai. Dengan itu anak bisa sedikit membuktikan apa yang dibaca dan apa yang ia temukan di dunia nyata. Buku juga bisa menjadi saat Anda menunggu pesawat atau kereta yang tak tepat jadwal atau kemacetan yang mengular dengan membacakannya.
  5. Siapkan makanan yang mudah dibawa seperti jeruk, craker, apel, pisang dan kue-kue kering yang biasa dimakan oleh anak.  Ini persiapan  jika kereta,  pesawat yang Anda tumpangi mengalami delay atau mobil yang Anda kendarai tak bisa melaju cepat karena macet. Dengan membawa makanan, paling tidak bisa mencegah anak dari rewel saat jam makan tiba, tapi jauh dari restoran.
  6. Jika Anda naik pesawat hindari menempatkan anak duduk di lorong karena hal tersebut akan memberi peluang pada anak yang rasa banyak energi  untuk turun dan berlari di sepanjang lorong, yang akan mengganggu orang lain. Selain itu anak yang duduk di lorong bisa saja tangannya secara spontan  menyambar makanan yang dipegang oleh crew. Yang tentunya berbahaya jika makanan tersebut panas.
  7. Pakaikan anak celana popok, jika ia belum ‘lulus’ toilet training. Ini memudahkan Anda untuk menggantinya dan agar tidak bolak-balik ke kamar mandi. Bagaimana pun kamar mandi pesawat atau kereta api, tidak senyaman kamar mandi di rumah. Apalagi jika untuk tiba di kamar mandi anak harus melewati orang lain. Namun pastikan Anda mengganti popok celana agar kulit anak tidak iritasi, apalagi jika BAB sebab baunya akan mengganggu penumpang orang lain.
Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




Sukses Traveling Bersama Anak Prasekolah
Posted by: Admin

Membawa  anak usia prasekolah traveling itu menyenangkan. Rasa ingin tahu mereka sedang tinggi-tingginya. Sebuah perjalanan ke tempat baru akan memberinya pertualangan yang menghebohkan.

Agar Anda sekeluarga bisa menikmati perjalanan dengan gembira ini beberapa hal yang perlu Anda lakukan;

  1. Packing dengan baik. Pertimbangkan barang apa  yang Anda ‘inginkan’ dan apa yang ‘dibutuhkan’. Anak mungkin ingin membawa banyak mainan yang dia inginkan, tapi itu mustahil mengingat dibatasinya barang bawaan yang bisa dibawa,  jika Anda naik pesawat. Kemungkinan mainan tersebut juga tak dimainkan karena di tempat tujuan anak akan sibuk bermain. Jadi, sebaiknya sesuaikan mainan yang dibawakan dengan tujuan Anda. Jika Anda pergi ke pantai, perlengkapan mainan pasir lebih dibutuhkan ketimbang mainan dokter-dokteran, misalnya. Tapi tetap bawa mainan kesukaan anak, satu dua buah, yang tidak menghabiskan tempat dan bisa dimainkan di perjalanan, entah itu di pesawat, kereta, mobil atau. Usahakan tidak membawa mainan yang menimbulkan bunyi karena jika anak terus membunyikannya akan mengganggu orang di sekelilingnya.
  2. Bawa baju yang sesuai dengan transportasi yang akan digunakan juga destinasi yang akan dituju. Suhu udara di kereta api jarak jauh atau pesawat cenderung dingin, maka jangan lupa membawa sweater atau selimut kecil agar anak tidak kedinginan. Jika hendak pergi ke pantai jangan lupa membawa baju renang, sandal jepit, sun cream tentu saja. Jika hendak pergi ke negeri empat musim, pantau lebih dulu suhu udara rata-rata di negara yang akan Anda kunjungi agar tidak salah kostum.
  3. Beberapa anak memiliki benda kesayangan seperi boneka, selimut, atau handuk kecil yang biasa mereka peluk menjelang tidur. Benda-benda itu akan membuat ia merasa nyaman di kamar dan tempat asing yang mengantarnya mudah terlelap. Jadi, please, jangan jadikan perjalanan untuk menyapih anak dari benda kesayangannya. Tidak dibawanya benda tersebut akan membuat acara jalan-jalan menjadi kacau.
  4. Bawa buku bergambar kesukaan anak. Jika ada bawa buku yang temanya sama dengan tujuan liburan Anda. Misalnya membawa buku tentang pohin dan gunung jika Anda akan jalan-jalan ke pegunungan. Bawa buku tentang ikan jika Anda akan liburan ke pantai atau ke sungai. Dengan itu anak bisa sedikit membuktikan apa yang dibaca dan apa yang ia temukan di dunia nyata. Buku juga bisa menjadi saat Anda menunggu pesawat atau kereta yang tak tepat jadwal atau kemacetan yang mengular dengan membacakannya.
  5. Siapkan makanan yang mudah dibawa seperti jeruk, craker, apel, pisang dan kue-kue kering yang biasa dimakan oleh anak.  Ini persiapan  jika kereta,  pesawat yang Anda tumpangi mengalami delay atau mobil yang Anda kendarai tak bisa melaju cepat karena macet. Dengan membawa makanan, paling tidak bisa mencegah anak dari rewel saat jam makan tiba, tapi jauh dari restoran.
  6. Jika Anda naik pesawat hindari menempatkan anak duduk di lorong karena hal tersebut akan memberi peluang pada anak yang rasa banyak energi  untuk turun dan berlari di sepanjang lorong, yang akan mengganggu orang lain. Selain itu anak yang duduk di lorong bisa saja tangannya secara spontan  menyambar makanan yang dipegang oleh crew. Yang tentunya berbahaya jika makanan tersebut panas.
  7. Pakaikan anak celana popok, jika ia belum ‘lulus’ toilet training. Ini memudahkan Anda untuk menggantinya dan agar tidak bolak-balik ke kamar mandi. Bagaimana pun kamar mandi pesawat atau kereta api, tidak senyaman kamar mandi di rumah. Apalagi jika untuk tiba di kamar mandi anak harus melewati orang lain. Namun pastikan Anda mengganti popok celana agar kulit anak tidak iritasi, apalagi jika BAB sebab baunya akan mengganggu penumpang orang lain.
Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin