Sisa Uang Receh dari Luar Negeri Diapain?
Posted by: Admin

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saat traveling keluar negeri, pas mau pulang ternyata nemu uang koin di sela-sela tas atau dompet yang jika dikumpulkan lumayan banyak dan lumayan berat.  Enaknya diapain?

Kalau Mimin, sih, buat beli makanan atau minuman.  Pernah waktu di Tokyo, kasir swalayan di stasiun  Ueno dengan sabar menghitung koin yang ada digenggaman Mimin. Dan kaget karena jumlahnya bisa membeli satu kotak sushi!

Kalau koinnya satu dolaran, Mimin juga pernah gunakan untuk tip saat makan di restoran.

Tapi yang pasti Mimin selalu membawa beberapa recehan pulang karena ada ponakan yang hobinya mengoleksi koin.

Teman Mimin yang suka art and craft, menguntai koin dari luar negeri menjadi liointin atau gelang juga menempatkan koin-koin itu di pigura yang memiliki magnet dan jadi hiasan dinding.

Dan ternyata  Familygoes punya cara masing-masing memanfaatkan sisa uang receh dari luar negeri seperti yang diceritakan mereka di @familygoers. Anda mungkin punya pengalaman yang berbeda juga.

@travelingprecils, “Habisin buat belanja di airport. Sisanya bisa didonasikan di pesawat. Biasanya mereka sediakan amplop untuk donasi. Misalnya ke UNICEF. Kalau kebawa pulang bisa ditukar di money changer yang terima koin. Di Surabaya, money changer langgananku BILANGAN, terima dan jual koin.”

@Sheva12, “Pertama kali ke Malaysia dan Jepang nyisain uang receh masing-masing negara dengan harapan  bisa balik lagi. Alhamdulillah terkabul. Nah, terakhir ke Jepang ada kejadian paspor anak hilang. Jadi sudah nggak kepikiran untuk membelanjakan uang receh. Sisa uang lumayan banyak. Semoga bisa balik lagi.”

@parent.ina, “Pernah disimpan. Tapi akhirnya jadi mainan buat bocah dan hilang satu per satu.”

@zeldapasha. Biasanya di airport, pas mau pulang, nyari kopi atau snack vending machine atau beli oleh-oleh gantungan kunci. Hihihi.”

@lonaroseline, “Kumpulin dan kasih ke teman yang mau pergi ke destinasi yang sama.”

@jolie_mitra, “Kalau masih di luar negeri dipakai di vending machine. Kalau sudah di sini disimpan dong buat nanti kalau balik lagi ke sana.”

@sheikarauf, “Kalau sgd, euro, usd, dan riyal disimpan dong siapa tahu bisa kepakai lagi atau dikasih pas ada yang mau destinasi pemakai mata uang tersebut. Kalau udah yang nggak umum ya udahlah diabisin saja di airport. Kalau masih nyisa bisa dikasih petugas airport!”

@gamma.nms, “Disimpan. Soalnya sering dipakai lagi. Tapi ada koin cantik juga seperti Danish krone.  Ada bolongannya dan gambar bunga, jadi bagus buat hiasan.

@mellisaoctavia, “Habisin sehabis-habisnya. Sampai pernah bayar Clinik di Singapore memakai koin.”

@ahrgalery, “Sengaja menyimpan pecahan kecil sebagai doa Insya Allah kembali lagi, hehehe. Kalau yang koin dibuat koleksi mata uang dari berbagai negara.”

Oh, ya, kalau sudah lama kadang lupa koin tersebut berasal dari negara mana. Sebab tak semua koin bisa dikenal karena kadang tidak tertulis nama negara asalnya, melainkan hanya gambar atau simbolUntuk melacak, koin berasal dari negeri mana   klik saja //www.portlandcoins.com/pictureguide. Di situ ada gambar koin dengan keterangan negara asalnya.

 

Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




Sisa Uang Receh dari Luar Negeri Diapain?
Posted by: Admin

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saat traveling keluar negeri, pas mau pulang ternyata nemu uang koin di sela-sela tas atau dompet yang jika dikumpulkan lumayan banyak dan lumayan berat.  Enaknya diapain?

Kalau Mimin, sih, buat beli makanan atau minuman.  Pernah waktu di Tokyo, kasir swalayan di stasiun  Ueno dengan sabar menghitung koin yang ada digenggaman Mimin. Dan kaget karena jumlahnya bisa membeli satu kotak sushi!

Kalau koinnya satu dolaran, Mimin juga pernah gunakan untuk tip saat makan di restoran.

Tapi yang pasti Mimin selalu membawa beberapa recehan pulang karena ada ponakan yang hobinya mengoleksi koin.

Teman Mimin yang suka art and craft, menguntai koin dari luar negeri menjadi liointin atau gelang juga menempatkan koin-koin itu di pigura yang memiliki magnet dan jadi hiasan dinding.

Dan ternyata  Familygoes punya cara masing-masing memanfaatkan sisa uang receh dari luar negeri seperti yang diceritakan mereka di @familygoers. Anda mungkin punya pengalaman yang berbeda juga.

@travelingprecils, “Habisin buat belanja di airport. Sisanya bisa didonasikan di pesawat. Biasanya mereka sediakan amplop untuk donasi. Misalnya ke UNICEF. Kalau kebawa pulang bisa ditukar di money changer yang terima koin. Di Surabaya, money changer langgananku BILANGAN, terima dan jual koin.”

@Sheva12, “Pertama kali ke Malaysia dan Jepang nyisain uang receh masing-masing negara dengan harapan  bisa balik lagi. Alhamdulillah terkabul. Nah, terakhir ke Jepang ada kejadian paspor anak hilang. Jadi sudah nggak kepikiran untuk membelanjakan uang receh. Sisa uang lumayan banyak. Semoga bisa balik lagi.”

@parent.ina, “Pernah disimpan. Tapi akhirnya jadi mainan buat bocah dan hilang satu per satu.”

@zeldapasha. Biasanya di airport, pas mau pulang, nyari kopi atau snack vending machine atau beli oleh-oleh gantungan kunci. Hihihi.”

@lonaroseline, “Kumpulin dan kasih ke teman yang mau pergi ke destinasi yang sama.”

@jolie_mitra, “Kalau masih di luar negeri dipakai di vending machine. Kalau sudah di sini disimpan dong buat nanti kalau balik lagi ke sana.”

@sheikarauf, “Kalau sgd, euro, usd, dan riyal disimpan dong siapa tahu bisa kepakai lagi atau dikasih pas ada yang mau destinasi pemakai mata uang tersebut. Kalau udah yang nggak umum ya udahlah diabisin saja di airport. Kalau masih nyisa bisa dikasih petugas airport!”

@gamma.nms, “Disimpan. Soalnya sering dipakai lagi. Tapi ada koin cantik juga seperti Danish krone.  Ada bolongannya dan gambar bunga, jadi bagus buat hiasan.

@mellisaoctavia, “Habisin sehabis-habisnya. Sampai pernah bayar Clinik di Singapore memakai koin.”

@ahrgalery, “Sengaja menyimpan pecahan kecil sebagai doa Insya Allah kembali lagi, hehehe. Kalau yang koin dibuat koleksi mata uang dari berbagai negara.”

Oh, ya, kalau sudah lama kadang lupa koin tersebut berasal dari negara mana. Sebab tak semua koin bisa dikenal karena kadang tidak tertulis nama negara asalnya, melainkan hanya gambar atau simbolUntuk melacak, koin berasal dari negeri mana   klik saja //www.portlandcoins.com/pictureguide. Di situ ada gambar koin dengan keterangan negara asalnya.

 

Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin