PLASWIJKPARK : Bermain ke rumah oma dan opa di Rotterdam
Posted by: Ratih Janis
Trampolin yang dibuat mirip dengan tempat tidur

“Bermain ke rumah oma & opa adalah salah satu hal yang bisa jadi paling menyenangkan untuk anak-anak. Main di kamar mandi sambil membidik gelembung sabun dari satu bak mandi ke bak mandi lain, lompat-lompatan di tempat tidur, memanjat lemari, mencoret-coret dinding, dan semua hal yang tidak mungkin dilakukan di rumah sendiri. Betapa ramainya suasana rumah oma & opa setiap kali cucu-cucunya datang berkunjung…”

Begitulah sepintas kisah yang menjadi salah satu tema di Plaswijkpark, sebuah taman bermain di Rotterdam, Netherlands. Anak-anak dapat bermain dalam ruangan yang dibuat seperti rumah oma & opa lengkap dengan tempat tidur, lemari, kamar mandi, dll. Sekilas saya teringat kelakuan si anak ketika bersama dengan opa & omanya. Walau tidak persis seperti yang digambarkan di tempat bermain ini, tapi memang opa & oma istimewa dalam memperlakukan anak saya, cucunya. Belanda memang memiliki taman bermain dengan berbagai tema yang seru dan menyenangkan untuk dikunjungi terutama saat libur musim panas tiba, namun bukan berarti saat musim dingin taman bermain sepi pengunjung hanya saja kebanyakan akan beralih ke taman bermain indoor.

Sebenarnya Plaswijkpark terdiri dari tempat bermain indoor dan outdoor, namun karena kami ke sana saat musim dingin jadi tidak terlalu banyak mainan outdoor yang dapat dinikmati oleh anak-anak. Selain banyak yang tidak beroperasi, faktor udara yang dingin juga membuat orang tua atau yang menemani anak-anak bermain tidak betah berlama-lama di luar. Sementara anak-anak tidak masalah bermain di mana saja jadilah setelah berkeliling naik kereta dan naik komidi putar tempat bermain  mereka di geser ke area bermain indoor yang cenderung lebih hangat.

Jembatan menuju ke lantai atas

Sambil menunggu si anak bermain di sana saya menikmati bekal yang kebetulan sudah disiapkan. Sesekali saya menyusul si anak yang ditemani bapaknya dan mengambil foto. Gerak saya agak terbatas karena perut yang sudah semakin membesar. Usia kandungan saya hampir memasuki bulan ke-7. Saya masih sempat berkeliling dan melihat keseruan anak-anak bermain di Plaswijkpark dan sejauh mata memandang tidak hanya anak-anak yang terlihat menikmati tempat ini. Para bapak yang menemani juga terlihat seru bermain bersama anak-anak mereka di area “kamar mandi” tempat aksi tembak-tembakan “gelembung sabun” yang terbuat dari bola spons terjadi. Ada juga di beberapa pojokan orang tua lain asyik bersantai sambil baca buku dan bercengkrama.

Tiba-tiba terdengar teriakan si anak minta tolong. Ternyata tangannya belum sampai untuk meraih tempat yang agak tinggi. Dia senang memanjat namun masih butuh banyak bantuan di tempat baru. Saya segera meminta suami untuk menolong si anak memanjat. Tak lama mereka berdua pun hilang ke dalam sebuah menara yang terhubung ke lantai dua. Saya mencoba menyusul mereka ke atas, tapi kalah cepat karena mereka sudah turun dengan perosotan. Di lantai dua terdapat tempat makan dan area bermain yang juga tidak kalah seru. Seperti membuat bangunan dari lego raksasa, memancing, dan lain-lain.
Arena bermain lego raksasa

Tak terasa waktu bermain sudah habis, terdengar dari pengeras suara bahwa para pengunjung dipersilakan untuk keluar dari tempat bermain. Sayangnya saya tidak bisa turun menggunakan perosotan dan hanya bisa melalui tangga biasa. Segera saya mencari si anak dan bapaknya serta saudara-saudaranya dan bergegas menuju pintu keluar. Udara dingin pun kembali mengantar perjalanan pulang kami ke rumah. Sungguh pengalaman yang mengasyikkan bermain di “rumah opa & oma” Belanda.

 

Tulisan ini pernah di-publish di blog pribadi penulis www.ratihjanis.com

Related Links


Share This | | |

One response to “PLASWIJKPARK : Bermain ke rumah oma dan opa di Rotterdam”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Ratih Janis

 

PLASWIJKPARK : Bermain ke rumah oma dan opa di Rotterdam
Posted by: Ratih Janis
Trampolin yang dibuat mirip dengan tempat tidur

“Bermain ke rumah oma & opa adalah salah satu hal yang bisa jadi paling menyenangkan untuk anak-anak. Main di kamar mandi sambil membidik gelembung sabun dari satu bak mandi ke bak mandi lain, lompat-lompatan di tempat tidur, memanjat lemari, mencoret-coret dinding, dan semua hal yang tidak mungkin dilakukan di rumah sendiri. Betapa ramainya suasana rumah oma & opa setiap kali cucu-cucunya datang berkunjung…”

Begitulah sepintas kisah yang menjadi salah satu tema di Plaswijkpark, sebuah taman bermain di Rotterdam, Netherlands. Anak-anak dapat bermain dalam ruangan yang dibuat seperti rumah oma & opa lengkap dengan tempat tidur, lemari, kamar mandi, dll. Sekilas saya teringat kelakuan si anak ketika bersama dengan opa & omanya. Walau tidak persis seperti yang digambarkan di tempat bermain ini, tapi memang opa & oma istimewa dalam memperlakukan anak saya, cucunya. Belanda memang memiliki taman bermain dengan berbagai tema yang seru dan menyenangkan untuk dikunjungi terutama saat libur musim panas tiba, namun bukan berarti saat musim dingin taman bermain sepi pengunjung hanya saja kebanyakan akan beralih ke taman bermain indoor.

Sebenarnya Plaswijkpark terdiri dari tempat bermain indoor dan outdoor, namun karena kami ke sana saat musim dingin jadi tidak terlalu banyak mainan outdoor yang dapat dinikmati oleh anak-anak. Selain banyak yang tidak beroperasi, faktor udara yang dingin juga membuat orang tua atau yang menemani anak-anak bermain tidak betah berlama-lama di luar. Sementara anak-anak tidak masalah bermain di mana saja jadilah setelah berkeliling naik kereta dan naik komidi putar tempat bermain  mereka di geser ke area bermain indoor yang cenderung lebih hangat.

Jembatan menuju ke lantai atas

Sambil menunggu si anak bermain di sana saya menikmati bekal yang kebetulan sudah disiapkan. Sesekali saya menyusul si anak yang ditemani bapaknya dan mengambil foto. Gerak saya agak terbatas karena perut yang sudah semakin membesar. Usia kandungan saya hampir memasuki bulan ke-7. Saya masih sempat berkeliling dan melihat keseruan anak-anak bermain di Plaswijkpark dan sejauh mata memandang tidak hanya anak-anak yang terlihat menikmati tempat ini. Para bapak yang menemani juga terlihat seru bermain bersama anak-anak mereka di area “kamar mandi” tempat aksi tembak-tembakan “gelembung sabun” yang terbuat dari bola spons terjadi. Ada juga di beberapa pojokan orang tua lain asyik bersantai sambil baca buku dan bercengkrama.

Tiba-tiba terdengar teriakan si anak minta tolong. Ternyata tangannya belum sampai untuk meraih tempat yang agak tinggi. Dia senang memanjat namun masih butuh banyak bantuan di tempat baru. Saya segera meminta suami untuk menolong si anak memanjat. Tak lama mereka berdua pun hilang ke dalam sebuah menara yang terhubung ke lantai dua. Saya mencoba menyusul mereka ke atas, tapi kalah cepat karena mereka sudah turun dengan perosotan. Di lantai dua terdapat tempat makan dan area bermain yang juga tidak kalah seru. Seperti membuat bangunan dari lego raksasa, memancing, dan lain-lain.
Arena bermain lego raksasa

Tak terasa waktu bermain sudah habis, terdengar dari pengeras suara bahwa para pengunjung dipersilakan untuk keluar dari tempat bermain. Sayangnya saya tidak bisa turun menggunakan perosotan dan hanya bisa melalui tangga biasa. Segera saya mencari si anak dan bapaknya serta saudara-saudaranya dan bergegas menuju pintu keluar. Udara dingin pun kembali mengantar perjalanan pulang kami ke rumah. Sungguh pengalaman yang mengasyikkan bermain di “rumah opa & oma” Belanda.

 

Tulisan ini pernah di-publish di blog pribadi penulis www.ratihjanis.com

Related Links


Share This | | |

One response to “PLASWIJKPARK : Bermain ke rumah oma dan opa di Rotterdam”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Ratih Janis