Pengalaman dan Tips Road Trip Trans Sumatra Bersama Anak
Pengalaman dan Tips Road Trip Trans Sumatra Bersama Anak
Posted by: Admin

Terbayang nggak, sih,  membawa anak-anak road trip, berhari-hari lewat trans Sumatra? Dua keluarga familygoers ini pernah melakukannya. Simak saja keseruan dan tips  mereka yang membuat anak-anak tenang di perjalanan.

@deby_maulina: “Road trip terlama dua minggu di Pulau Sumatra- Jakarta-Palembang (menginap semalam), Pekan Baru-Padang Sidempuan perjalanan 24 jam pulang- pergi, cuma berhenti 5 jam, ketemu saudara. Lanjut Padang Sidempuan-Bukit Tinggi-Pekanbaru-Palembang-Jakarta.  Dan ini road trip kami pertama di Pulau Sumatra dan tanpa persiapan. Jadi cuma ide saja, besoknya langsung jalan. Pulang-pulang mobil masuk bengkel. Pengalaman road trip,  yang singgah di beberapa tempat, tak bakal didapat  anak-anak kalau naik pesawat. Kebetulan suami juga hobi road trip. Jadi pas! Di keluarga kami anak-anak sudah terbiasa perjalanan jauh, baik naik pesawat, kereta atau mobil sejak bayi. Jadi bisa tuh kami liburan dadakan yang tengah malam tiba-tiba kami minta masuk ke mobil atau tengah malam harus pindah kereta dan dorong-dorong koper.

Untuk melawan jenuh di perjalanan saya biasanya:

  1. Selalu membawa mainan kesayang mereka.
  2. Mereka boleh menonton video yang kami pilih dan donwload.
  3. Saya  juga menyusun itenary untuk mereka agar mereka bersemangat menyelesaikan trip.
  4. Karena mereka hobi ngemil dan makan, saya bawa makanan berukuran mini satu tas.  Jadi, kalau mereka mulai jenuh dan bertengkar saya kasih camilan begitu seterusnya.

@eira_aurelia: “Perjalanan yang paling lama pernah kami lakukan, kalau tidak salah adalah Bogor-Binjani, Sumatera Utara. Berangkatnya  5 hari  via jalur tengah. Pulangnya 6 hari via jalur Timur. Padahal di Binjainya  cuma 7 hari.  Perjalanan panjang menggunakan mobil yang lebih murah dan membuat kecanduan. Tapi suami dan anak-anak kalau sudah 10 hari jalan sudah home sick. Pernah juga road boring banget,  waktu nyobain tol trans Jawa karena berhentinya tidak di obyek wisata tapi cuma di rest area.

Hmmm, sebenarnya saya tidak ada tips khusus supaya anak-anak tenang saat perjalanan panjang tersebut. Tapi biasanya ini yang saya siapkan:

  1. Kalau sedang ingat saya membawa buku mewarnai, krayon dan kartu remi.
  2. Kalau buku cerita selalu saya bawa, seorang jatahnya satu buku.
  3. Kalau memakai mobil kami  sering berhenti. Jadi lumayan menghilangkan bosan juga apalagi kalau berhentinya di obyek wisata.
  4. Cara lain menghilangkan bosan adalah dengan mendengarkan musik.
  5. Memberi anak kesempatan menonton  permainan  di hp. Tapi permainannya dipilih yang edukatif seperti Flag. Kalau si sulung sukanya melihat youtube Extra Hystory dan Geograpgy Now. Melihat itu bahasa Inggrisnya jadi bagus.
  6. Kalau dulu sih suka membawa buku TTS tapi sekarang tidak tahu di mana cari buku TTS.”

Ft: pixabay



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




Pengalaman dan Tips Road Trip Trans Sumatra Bersama Anak
Posted by: Admin

Terbayang nggak, sih,  membawa anak-anak road trip, berhari-hari lewat trans Sumatra? Dua keluarga familygoers ini pernah melakukannya. Simak saja keseruan dan tips  mereka yang membuat anak-anak tenang di perjalanan.

@deby_maulina: “Road trip terlama dua minggu di Pulau Sumatra- Jakarta-Palembang (menginap semalam), Pekan Baru-Padang Sidempuan perjalanan 24 jam pulang- pergi, cuma berhenti 5 jam, ketemu saudara. Lanjut Padang Sidempuan-Bukit Tinggi-Pekanbaru-Palembang-Jakarta.  Dan ini road trip kami pertama di Pulau Sumatra dan tanpa persiapan. Jadi cuma ide saja, besoknya langsung jalan. Pulang-pulang mobil masuk bengkel. Pengalaman road trip,  yang singgah di beberapa tempat, tak bakal didapat  anak-anak kalau naik pesawat. Kebetulan suami juga hobi road trip. Jadi pas! Di keluarga kami anak-anak sudah terbiasa perjalanan jauh, baik naik pesawat, kereta atau mobil sejak bayi. Jadi bisa tuh kami liburan dadakan yang tengah malam tiba-tiba kami minta masuk ke mobil atau tengah malam harus pindah kereta dan dorong-dorong koper.

Untuk melawan jenuh di perjalanan saya biasanya:

  1. Selalu membawa mainan kesayang mereka.
  2. Mereka boleh menonton video yang kami pilih dan donwload.
  3. Saya  juga menyusun itenary untuk mereka agar mereka bersemangat menyelesaikan trip.
  4. Karena mereka hobi ngemil dan makan, saya bawa makanan berukuran mini satu tas.  Jadi, kalau mereka mulai jenuh dan bertengkar saya kasih camilan begitu seterusnya.

@eira_aurelia: “Perjalanan yang paling lama pernah kami lakukan, kalau tidak salah adalah Bogor-Binjani, Sumatera Utara. Berangkatnya  5 hari  via jalur tengah. Pulangnya 6 hari via jalur Timur. Padahal di Binjainya  cuma 7 hari.  Perjalanan panjang menggunakan mobil yang lebih murah dan membuat kecanduan. Tapi suami dan anak-anak kalau sudah 10 hari jalan sudah home sick. Pernah juga road boring banget,  waktu nyobain tol trans Jawa karena berhentinya tidak di obyek wisata tapi cuma di rest area.

Hmmm, sebenarnya saya tidak ada tips khusus supaya anak-anak tenang saat perjalanan panjang tersebut. Tapi biasanya ini yang saya siapkan:

  1. Kalau sedang ingat saya membawa buku mewarnai, krayon dan kartu remi.
  2. Kalau buku cerita selalu saya bawa, seorang jatahnya satu buku.
  3. Kalau memakai mobil kami  sering berhenti. Jadi lumayan menghilangkan bosan juga apalagi kalau berhentinya di obyek wisata.
  4. Cara lain menghilangkan bosan adalah dengan mendengarkan musik.
  5. Memberi anak kesempatan menonton  permainan  di hp. Tapi permainannya dipilih yang edukatif seperti Flag. Kalau si sulung sukanya melihat youtube Extra Hystory dan Geograpgy Now. Melihat itu bahasa Inggrisnya jadi bagus.
  6. Kalau dulu sih suka membawa buku TTS tapi sekarang tidak tahu di mana cari buku TTS.”

Ft: pixabay



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin