Kurangi Sampah, Becky Tumewu dan Erwin Parengkuan Bawa Tumbler dan Tas Lipat Ke Mana Pun
Posted by: Admin

Berdasarkan data penelitian Jenna R. Jambeck dari University of Georgia, Indonesia setiap tahunnya menghasilkan 3,22 juta ton sampah plastik yang tak rkelola dengan baik. Sekitar 0,48 – 1,29 juta ton dari sampah plastik tersebut diduga mencemari lautan. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara penyumbang sampah plastik ke lautan terbanyak kedua.

Kondisi ini tentu saja semakin memprihatinkan. Sudah saatnya kita meningkatkan kepedulian, dimulai dari hal kecil, diri sendiri dan keluarga lebih dulu. Salah satunya adalah mengurangi sampah plastik di rumah, seperti yang dilakukan Becky Tumewu dan Erwin Parengkuan, penyiar, pembawa acara, sekaligus pendiri lembaga pelatihan komunikasi, TALKINC. Becky dan Erwin pada familygoers.com menyebutkan selalu membawa tumbler dan tas lipat ke mana pun mereka pergi.

“Di rumah saya berusaha menggunakan energi seefisien mungkin. Anak-anak pun saya ajak untuk selalu menggunakan air dan listrik tidak berlebihan. Sementara, kami sekeluarga selalu membawa tumbler dan tas lipat daripada membeli air minum kemasa dan meminta kantong plastik saat belanja,” tutur Becky Tumewu.

Begitu juga dengan Erwin Parengkuan. Managing Director TALKINC ini menceritakan jika istrinya di rumah membuat sabun, shampoo dan lotion nya sendiri yang lebih ramah lingkungan. Gaya hidup mengurangi sampah ini dilakukan Erwin karena prihatin dengan kondisi bumi saat ini.

Tidak hanya di keluarga, dua sahabat, Erwin dan Becky ini pun ingin menciptakan kebiasaan ini di lembaga pelatihan komunikasi yang mereka dirikan bersama TALKINC. Saat ini, TALKINC sudah membiasakan lingkungan kantor nya bebas sampah plastik. “Setiap karyawan TALKINC memiliki tumbler dan tempat makan masing-masing di kantor. Ketika mengadakan seminar ataupun workshop di mana pun, TALKINC selalu menghindari menggunakan air minum dalam kemasan sekali pakai,” ujar Erwin.

Di ulang tahun TALKINC yang ke-12 ini ingin mengajak kita semua untuk peduli lingkungan dan memulai dari tindakan diri sendiri. “Change from within, let’s take action !”.

 



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




Kurangi Sampah, Becky Tumewu dan Erwin Parengkuan Bawa Tumbler dan Tas Lipat Ke Mana Pun
Posted by: Admin

Berdasarkan data penelitian Jenna R. Jambeck dari University of Georgia, Indonesia setiap tahunnya menghasilkan 3,22 juta ton sampah plastik yang tak rkelola dengan baik. Sekitar 0,48 – 1,29 juta ton dari sampah plastik tersebut diduga mencemari lautan. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara penyumbang sampah plastik ke lautan terbanyak kedua.

Kondisi ini tentu saja semakin memprihatinkan. Sudah saatnya kita meningkatkan kepedulian, dimulai dari hal kecil, diri sendiri dan keluarga lebih dulu. Salah satunya adalah mengurangi sampah plastik di rumah, seperti yang dilakukan Becky Tumewu dan Erwin Parengkuan, penyiar, pembawa acara, sekaligus pendiri lembaga pelatihan komunikasi, TALKINC. Becky dan Erwin pada familygoers.com menyebutkan selalu membawa tumbler dan tas lipat ke mana pun mereka pergi.

“Di rumah saya berusaha menggunakan energi seefisien mungkin. Anak-anak pun saya ajak untuk selalu menggunakan air dan listrik tidak berlebihan. Sementara, kami sekeluarga selalu membawa tumbler dan tas lipat daripada membeli air minum kemasa dan meminta kantong plastik saat belanja,” tutur Becky Tumewu.

Begitu juga dengan Erwin Parengkuan. Managing Director TALKINC ini menceritakan jika istrinya di rumah membuat sabun, shampoo dan lotion nya sendiri yang lebih ramah lingkungan. Gaya hidup mengurangi sampah ini dilakukan Erwin karena prihatin dengan kondisi bumi saat ini.

Tidak hanya di keluarga, dua sahabat, Erwin dan Becky ini pun ingin menciptakan kebiasaan ini di lembaga pelatihan komunikasi yang mereka dirikan bersama TALKINC. Saat ini, TALKINC sudah membiasakan lingkungan kantor nya bebas sampah plastik. “Setiap karyawan TALKINC memiliki tumbler dan tempat makan masing-masing di kantor. Ketika mengadakan seminar ataupun workshop di mana pun, TALKINC selalu menghindari menggunakan air minum dalam kemasan sekali pakai,” ujar Erwin.

Di ulang tahun TALKINC yang ke-12 ini ingin mengajak kita semua untuk peduli lingkungan dan memulai dari tindakan diri sendiri. “Change from within, let’s take action !”.

 



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin