Jalan jalan di Jakarta tak harus ke Mall, ke mana saja ?
Posted by: Febria Yunita

Jakarta memang memiliki banyak sekali mall di mana-mana. Namun, Jakarta juga memiliki area, selain mall, yang tak kalah menyenangkan dan bisa dikunjungi bersama keluarga. Sebut saja Ancol, Taman Mini, Monas, Kebun Binatang Ragunan, dan masih banyak lagi. Semua tempat ini unik karena memberikan pengalaman dan kesenangan yang berbeda untuk anak.

Saya ingin berbagi pengalaman keluarga kami mengeksplor tempat menarik lain di Jakarta, tentunya bukan ke mall. Pergi dengan taksi online, naik bus tingkat, hingga berjalan kaki. Simak eksplorasi kota Jakarta kami kali ini yaa…

Weekend at Museum bersama Teater Koma di Museum Nasional

Kami ke sini menggunakan taksi online di pagi hari. Museum Nasional kini berbeda dengan yang dulu. Sudah jauh lebih keren ! Dulu tempat ini disebut dengan Museum Gajah. Mereka memperluas area gedung dengan desain modern tapi tetap mempertahankan gedung lamanya yang historikal itu. Dalam waktu berkala mereka mengadakan kegiatan Weekend at Museum atau Akhir Pekan di Museum, yaitu sarana edukasi publik tentang koleksi Museum Nasional melalui storytelling atau dongeng. Teater Koma yang hadir memberikan dongeng nya. Keren banget kan !

Bagi yang tertarik, bisa cek jadwalnya di Instagram @museum_weekend. Selesai nonton dongeng teater koma, kami keliling museum dan melihat koleksi museum. Anak anak jadi belajar tentang banyak hal disini.

Naik bus tingkat sampai ke Kota Tua

Dari Museum Nasional, kami mencoba bis tingkat gratis yang ditujukan untuk warga Jakarta jika ingin keliling sekitar kota tua. Bis tingkat ini berhenti di halte halte khusus dan ada jadwal berhentinya, di halte Museum Nasional ini salah satunya.

Berhubung bus tingkat saat weekend sangatlah penuh, ada trik tersendiri agar bisa naik dan duduk di atas. Sayang masyarakat kita masih kurang dalam hal antri mengantri, jadinya malah berebutan dan kami malah tidak bisa naik ke sisi atas bis. Meskipun begitu, anak kami sudah senang sekali naik bis ini.

Dari Museum Nasional, lanjut ke Museum Bank Mandiri, dan sampai ke Museum Fatahillah di Kota Tua. Di sini kami bisa eksplorasi museum-museum lainnya yang letaknya saling berdekatan.

Selain museum, banyak hal yang bisa dinikmati bersama keluarga, dari naik sepeda ontel, berfoto di depan museum, juga menikmati banyak penampilan seni dari seniman jalanan, sambil tak lupa juga berfoto. Anak kami senang bisa berfoto dengan para princess dan juga ada yang memakai kostum tradisional betawi.

Selain penampilan seniman jalanan, di area museum fatahillah juga ada museum lain seperti museum wayang. Di sini, anak-anak bisa menikmati dan belajar berbagai bentuk wayang, dari Indonesia dan mancanegara. Ada pula  pertunjukkan wayang langsung. Seru kan !

Selesai mengunjungi museum wayang, perutpun lapar karena sudah siang. Kami memilih makan di salah satu tempat makan unik disini. Kami menikmati makan dengan suasana bangunan tua dengan harga yang bersahabat.

Naik kereta api..tut..tut..tut…

Setelah makan siang dan keliling area museum fatahillah, kamipun berajak pulang naik kereta. Asyiiiik ! Anak saya pun kegirangan. Ini pertama kalinya kami berjalan kaki membawa stroller di trotoar Jakarta dari museum fatahillah ke stasiun kota. Karena memang trotoar Jakarta belum nyaman, maka perlu untuk berhati-hati.

Sesampainya di stasiun kota, kami takjub karena semua sudah berbeda dari kebersihan, keteraturan, kenyamanan dan cara membeli tiket yang sudah lebih maju. Setelah kami dapatkan karcis, kereta pun datang, kami langsung bergegas naik supaya dapat tempat duduk yang nyaman. Naik commuter line dari stasiun kota ternyata sekarang sudah nyaman. Dari sini pun kami langsung bertolak ke Bogor karena ingin mengunjungi Kebun Raya Bogor.

Main ke Pelabuhan Sunda Kelapa

Selain area Museum Nasional dan Museum Fatahillah Kota Tua, kami juga pernah mengeksplor Pelabuhan Sunda Kelapa. Di sini, anak-anak bisa melihat kapal-kapal besar dan tua ala kapal pinisi sambil juga naik sampan menikmati teluk Jakarta. Datang ke sini pada sore supaya bisa melihat matahari terbenam. Kami hanya perlu membayar parkir sebesar Rp 5.000. Sementara untuk naik sampan harganya sekitar Rp 50.000. Kita bisa nawar langsung dengan pendayung sampannya. Perjalanan naik sampan kurang lebih 20 menit. Ini tentunya jadi pengalaman unik yang menyenangkan untuk kami sekeluarga.

Menjelajah hutan mangrove di Pantai Indah Kapuk

Tempat ini bisa dibilang menjadi salah satu oase di Jakarta ini cukup unik. Di sini kita bisa menikmati area hutan mangrove dengan menapaki jalan kayu, melihat rumah penginapan di hutan bakau dan bisa naik perahu juga. Di erea ini juga disediakan masjid dengan bangunan kayu dan selasar yang menghadap danau hutan bakau. Suasananya bikin sejuk terutama ketika sehabis shalat.

Itulah pengalaman kami mengeksplorasi kota Jakarta tanpa harus ke Mall. Sebenarnya masih banyak area lain di Jakarta yang tidak kalah seru untuk disinggahi bersama keluarga. Ayo ajak anak-anak menghabiskan weekend dan liburan tanpa melulu ke mall !



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Febria Yunita
Mama 1 anak manis yang masih jadi pekerja kantoran dan salah satu kesenangannya menunggu weekend untuk explore tempat tempat seru bersama keluarga.

 

Jalan jalan di Jakarta tak harus ke Mall, ke mana saja ?
Posted by: Febria Yunita

Jakarta memang memiliki banyak sekali mall di mana-mana. Namun, Jakarta juga memiliki area, selain mall, yang tak kalah menyenangkan dan bisa dikunjungi bersama keluarga. Sebut saja Ancol, Taman Mini, Monas, Kebun Binatang Ragunan, dan masih banyak lagi. Semua tempat ini unik karena memberikan pengalaman dan kesenangan yang berbeda untuk anak.

Saya ingin berbagi pengalaman keluarga kami mengeksplor tempat menarik lain di Jakarta, tentunya bukan ke mall. Pergi dengan taksi online, naik bus tingkat, hingga berjalan kaki. Simak eksplorasi kota Jakarta kami kali ini yaa…

Weekend at Museum bersama Teater Koma di Museum Nasional

Kami ke sini menggunakan taksi online di pagi hari. Museum Nasional kini berbeda dengan yang dulu. Sudah jauh lebih keren ! Dulu tempat ini disebut dengan Museum Gajah. Mereka memperluas area gedung dengan desain modern tapi tetap mempertahankan gedung lamanya yang historikal itu. Dalam waktu berkala mereka mengadakan kegiatan Weekend at Museum atau Akhir Pekan di Museum, yaitu sarana edukasi publik tentang koleksi Museum Nasional melalui storytelling atau dongeng. Teater Koma yang hadir memberikan dongeng nya. Keren banget kan !

Bagi yang tertarik, bisa cek jadwalnya di Instagram @museum_weekend. Selesai nonton dongeng teater koma, kami keliling museum dan melihat koleksi museum. Anak anak jadi belajar tentang banyak hal disini.

Naik bus tingkat sampai ke Kota Tua

Dari Museum Nasional, kami mencoba bis tingkat gratis yang ditujukan untuk warga Jakarta jika ingin keliling sekitar kota tua. Bis tingkat ini berhenti di halte halte khusus dan ada jadwal berhentinya, di halte Museum Nasional ini salah satunya.

Berhubung bus tingkat saat weekend sangatlah penuh, ada trik tersendiri agar bisa naik dan duduk di atas. Sayang masyarakat kita masih kurang dalam hal antri mengantri, jadinya malah berebutan dan kami malah tidak bisa naik ke sisi atas bis. Meskipun begitu, anak kami sudah senang sekali naik bis ini.

Dari Museum Nasional, lanjut ke Museum Bank Mandiri, dan sampai ke Museum Fatahillah di Kota Tua. Di sini kami bisa eksplorasi museum-museum lainnya yang letaknya saling berdekatan.

Selain museum, banyak hal yang bisa dinikmati bersama keluarga, dari naik sepeda ontel, berfoto di depan museum, juga menikmati banyak penampilan seni dari seniman jalanan, sambil tak lupa juga berfoto. Anak kami senang bisa berfoto dengan para princess dan juga ada yang memakai kostum tradisional betawi.

Selain penampilan seniman jalanan, di area museum fatahillah juga ada museum lain seperti museum wayang. Di sini, anak-anak bisa menikmati dan belajar berbagai bentuk wayang, dari Indonesia dan mancanegara. Ada pula  pertunjukkan wayang langsung. Seru kan !

Selesai mengunjungi museum wayang, perutpun lapar karena sudah siang. Kami memilih makan di salah satu tempat makan unik disini. Kami menikmati makan dengan suasana bangunan tua dengan harga yang bersahabat.

Naik kereta api..tut..tut..tut…

Setelah makan siang dan keliling area museum fatahillah, kamipun berajak pulang naik kereta. Asyiiiik ! Anak saya pun kegirangan. Ini pertama kalinya kami berjalan kaki membawa stroller di trotoar Jakarta dari museum fatahillah ke stasiun kota. Karena memang trotoar Jakarta belum nyaman, maka perlu untuk berhati-hati.

Sesampainya di stasiun kota, kami takjub karena semua sudah berbeda dari kebersihan, keteraturan, kenyamanan dan cara membeli tiket yang sudah lebih maju. Setelah kami dapatkan karcis, kereta pun datang, kami langsung bergegas naik supaya dapat tempat duduk yang nyaman. Naik commuter line dari stasiun kota ternyata sekarang sudah nyaman. Dari sini pun kami langsung bertolak ke Bogor karena ingin mengunjungi Kebun Raya Bogor.

Main ke Pelabuhan Sunda Kelapa

Selain area Museum Nasional dan Museum Fatahillah Kota Tua, kami juga pernah mengeksplor Pelabuhan Sunda Kelapa. Di sini, anak-anak bisa melihat kapal-kapal besar dan tua ala kapal pinisi sambil juga naik sampan menikmati teluk Jakarta. Datang ke sini pada sore supaya bisa melihat matahari terbenam. Kami hanya perlu membayar parkir sebesar Rp 5.000. Sementara untuk naik sampan harganya sekitar Rp 50.000. Kita bisa nawar langsung dengan pendayung sampannya. Perjalanan naik sampan kurang lebih 20 menit. Ini tentunya jadi pengalaman unik yang menyenangkan untuk kami sekeluarga.

Menjelajah hutan mangrove di Pantai Indah Kapuk

Tempat ini bisa dibilang menjadi salah satu oase di Jakarta ini cukup unik. Di sini kita bisa menikmati area hutan mangrove dengan menapaki jalan kayu, melihat rumah penginapan di hutan bakau dan bisa naik perahu juga. Di erea ini juga disediakan masjid dengan bangunan kayu dan selasar yang menghadap danau hutan bakau. Suasananya bikin sejuk terutama ketika sehabis shalat.

Itulah pengalaman kami mengeksplorasi kota Jakarta tanpa harus ke Mall. Sebenarnya masih banyak area lain di Jakarta yang tidak kalah seru untuk disinggahi bersama keluarga. Ayo ajak anak-anak menghabiskan weekend dan liburan tanpa melulu ke mall !



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Febria Yunita


Mama 1 anak manis yang masih jadi pekerja kantoran dan salah satu kesenangannya menunggu weekend untuk explore tempat tempat seru bersama keluarga.