Ini Yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Gempa Bumi Saat Traveling
Posted by: Admin

 

Gempa bumi adalah sesuatu yang tidak bisa diprediksi. Bisa  terjadi kapan pun seperti gempa  7,4 Magnitudo yang baru-baru ini berlangsung di Donggala, Sulawesi Tengah. Maka ada baiknya Anda mempersiapkan diri saat  traveling, terutama ke daerah gempa seperti beberapa tempat di Indonesia dan Jepang,  Jika itu terjadi, ini yang perlu Anda lakukan saat  berada di kamar hotel,  saat jalan-jalan di ruang terbuka, saat  berada di restoran, atau saat Anda sedang berkendara.

Jika Berada di Kamar Hotel

  • Segera ajak anak dan suami/istri ke bawah meja, berlindung di sana dan menunggu hingga gempa selesai. Peluk anak untuk menenangkannya. Jika tidak ada meja untuk berlindung, tutup kepala dan dan wajah Anda dengan bantal dan ajak keluarga untuk berkumpul di pojok kamar.
  • Menjauh dari jendela kaca, furniture, lampu meja, dan benda-benda lain yang memungkinkan jatuh dan menimpa Anda.
  • Tetap berada di kamar sampai gempa berhenti dan aman untuk keluar kamar. Riset menunjukkan kecelakaan banyak terjadi pada orang-orang yang berusaha keluar dari gedung saat gempa terjadi.
  • Jangan menggunakan elevator,  tapi gunakan tangga darurat. Sebab listrik bisa tiba-tiba mati.

Jika berada di Restoran

  • Segera ajak anak dan suami/istri untuk bersembunyi di bawah meja.

Jika  Berada di Luar Ruangan

  • Tetap di tempat  hingga gempa bumi berakhir dan dan pastikan anak, suami/istri berkumpul di tempat yang sama.
  • Jauhi Gedung, tiang listrik, dan pohon-pohon yang kemungkinan tumbang.

Jika Sedang Berkendara

  • Saat Anda mengendarai  mobil segera matikan mobil  yang jauh dari gedung, tiang listrik,  jembatan,  pohon, dan tetap di dalam mobil.
  • Jika berada di dalam kereta yang sedang berjalan, segera berpegangan dan minta anak untuk melakukan hal yang sama agar tidak terjatuh. Apalagi ada kemungkinan kereta berhenti secara mendadak.
  • Jika sedang naik sepeda atau motor, segera berhenti dan cari tempat terbuka yang jauh dari gedung, pohon, atau tiang listrik

Jika Terjebak di Bawah Reruntuhan

  • Jangan nyalakan korek api karena dikhawatirkan ada kabel listrik yang masih berfungsi ada di dekat Anda.
  • Jangan bergerak karena dikhawatikan bisa meruntuhkan puing-puing yang rapuh.
  • Tutup mulut Anda dengan kerah baju atau syal jika ada.
  • Ketuk-ketuk pipa atau tembok untuk memudahkan tim SAR menemukan Anda. Boleh berteriak tapi jangan terus menerus karena  itu mendorong Anda menghirup  debu yang membuat Anda sulit bernapas.

Setelah Gempa Bumi

  • Telepon keluarga Anda dan tulis di status media social tentang kondisi Anda sekeluarga dan sekeliling Anda agar saudara dan teman-teman tahu keadaan Anda. Setelah itu matikan telepon untuk menghemat baterai karena kemungkinan listrik akan mati dalam jangka waktu yang tidak bisa ditentukan.
  • Siapkan diri bahwa setelah gempa besar kemungkinan ada gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil atau lebih besar.
  • Jika Anda berada di pantai, perhatikan jika ada peringatan tsunami dan segera cari tempat yang lebih tinggi.
  • Pantau terus media setempat, entah itu radio, tv, atau media online untuk mengetahui situasi yang berlangsung sebagai modal Anda mengambil keputusan. Misalnya, apakah Anda   harus bergabung dengan para pengungsi atau mengurus kepulangan segera.

Foto: pixabay

Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




Ini Yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Gempa Bumi Saat Traveling
Posted by: Admin

 

Gempa bumi adalah sesuatu yang tidak bisa diprediksi. Bisa  terjadi kapan pun seperti gempa  7,4 Magnitudo yang baru-baru ini berlangsung di Donggala, Sulawesi Tengah. Maka ada baiknya Anda mempersiapkan diri saat  traveling, terutama ke daerah gempa seperti beberapa tempat di Indonesia dan Jepang,  Jika itu terjadi, ini yang perlu Anda lakukan saat  berada di kamar hotel,  saat jalan-jalan di ruang terbuka, saat  berada di restoran, atau saat Anda sedang berkendara.

Jika Berada di Kamar Hotel

  • Segera ajak anak dan suami/istri ke bawah meja, berlindung di sana dan menunggu hingga gempa selesai. Peluk anak untuk menenangkannya. Jika tidak ada meja untuk berlindung, tutup kepala dan dan wajah Anda dengan bantal dan ajak keluarga untuk berkumpul di pojok kamar.
  • Menjauh dari jendela kaca, furniture, lampu meja, dan benda-benda lain yang memungkinkan jatuh dan menimpa Anda.
  • Tetap berada di kamar sampai gempa berhenti dan aman untuk keluar kamar. Riset menunjukkan kecelakaan banyak terjadi pada orang-orang yang berusaha keluar dari gedung saat gempa terjadi.
  • Jangan menggunakan elevator,  tapi gunakan tangga darurat. Sebab listrik bisa tiba-tiba mati.

Jika berada di Restoran

  • Segera ajak anak dan suami/istri untuk bersembunyi di bawah meja.

Jika  Berada di Luar Ruangan

  • Tetap di tempat  hingga gempa bumi berakhir dan dan pastikan anak, suami/istri berkumpul di tempat yang sama.
  • Jauhi Gedung, tiang listrik, dan pohon-pohon yang kemungkinan tumbang.

Jika Sedang Berkendara

  • Saat Anda mengendarai  mobil segera matikan mobil  yang jauh dari gedung, tiang listrik,  jembatan,  pohon, dan tetap di dalam mobil.
  • Jika berada di dalam kereta yang sedang berjalan, segera berpegangan dan minta anak untuk melakukan hal yang sama agar tidak terjatuh. Apalagi ada kemungkinan kereta berhenti secara mendadak.
  • Jika sedang naik sepeda atau motor, segera berhenti dan cari tempat terbuka yang jauh dari gedung, pohon, atau tiang listrik

Jika Terjebak di Bawah Reruntuhan

  • Jangan nyalakan korek api karena dikhawatirkan ada kabel listrik yang masih berfungsi ada di dekat Anda.
  • Jangan bergerak karena dikhawatikan bisa meruntuhkan puing-puing yang rapuh.
  • Tutup mulut Anda dengan kerah baju atau syal jika ada.
  • Ketuk-ketuk pipa atau tembok untuk memudahkan tim SAR menemukan Anda. Boleh berteriak tapi jangan terus menerus karena  itu mendorong Anda menghirup  debu yang membuat Anda sulit bernapas.

Setelah Gempa Bumi

  • Telepon keluarga Anda dan tulis di status media social tentang kondisi Anda sekeluarga dan sekeliling Anda agar saudara dan teman-teman tahu keadaan Anda. Setelah itu matikan telepon untuk menghemat baterai karena kemungkinan listrik akan mati dalam jangka waktu yang tidak bisa ditentukan.
  • Siapkan diri bahwa setelah gempa besar kemungkinan ada gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil atau lebih besar.
  • Jika Anda berada di pantai, perhatikan jika ada peringatan tsunami dan segera cari tempat yang lebih tinggi.
  • Pantau terus media setempat, entah itu radio, tv, atau media online untuk mengetahui situasi yang berlangsung sebagai modal Anda mengambil keputusan. Misalnya, apakah Anda   harus bergabung dengan para pengungsi atau mengurus kepulangan segera.

Foto: pixabay

Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin