Ini Alasan Mengapa Ibu Wajib Punya Me Time
Posted by: Admin

Riset menunjukkan perempuan saat ini merasa kurang bahagia dibanding 40 tahun lalu. Ternyata alasan utamanya adalah karena mereka kurang waktu untuk diri sendiri!

“Perempuan butuh waktu untuk dirinya sendiri karena begitu banyak tekanan yang dialaminya, seperti menjadi anak perempuan, ibu, istri, dan berkarir. Semua itu membuat perempuan tidak peduli pada dirinya,” kata psikolog, Randy Kamen dari Boston University, AS dan penulis buku best seller, Behind the Therapy Door; Simple Strategies to Transform Your Life.

Kenyataannya tidak mudah untuk mencuri-curi waktu satu dua jam, apalagi pergi liburan satu dua hari. Sebab umumnya ibu merasa tidak enak hati meninggalkan tanggung jawabnya. Apalagi kemudian ada yang memberi lebel ‘ratu tega’  karena meninggalkan keluarga untuk bersenang-senang.

Padahal menurut Amy Tiemann, penulis Mojo Mom: Nurturing Your Self While Raising a Family dan pendiri Mojomom.com, dengan memiliki waktu untuk diri sendiri akan membantu perempuan menjadi orangtua dan patner yang lebh baik. “Anda juga akan semakin gembira berada di tengah keluarga,” katanya.

Ini artinya, waktu luang Anda itu ujung-ujungnya bermanfaat juga untuk keluarga. Maka, mulai sekarang, buatlah waktu luang Anda sama pentingnya dengan jadwal anak-anak ke dokter.

“Seperti halnya baterai, Anda pun perlu recharge,” kata Margaret Moore, co-director of the Institute of Coaching at McLean Hospital/Harvard Medical School.

Jika belum bisa pergi  sehari atau  dua hari,  jalan-jalan sendiri ke destinasi pilihan,  setidaknya Anda punya waktu setengah jam untuk diri sendiri setiap hari. Anda bisa membaca, menikmati musik atau menelepon sahabat.

Atau Anda bisa melakukan seperti  @tricahyakartika. Ia  pergi  bersama teman-temannya,  (tidak nginap), sebulan bisa 2 – 3 kali. Seringnya pergi ke  Bogor atau Puncak. Paling jauh ia pergi  ke Sukabumi, Banten, Bandung,  dan sekitarnya. Menurutnya, itu semua sudah cukup membuatnya fresh. Ia juga pernah  traveling dan menginap bersama-temannya  atau sendirian,  Tidak ada jadwal   khusus. Kalau sikon dan timingnya pas,  ia pergi. Pergi tanpa keluarga yang pernah ia lakukan paling lama 8 hari, yaitu ke Myanmar.

Sumber: https://www.webmd.com dan IG @familygoers.com

Foto: Pixabay

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




Ini Alasan Mengapa Ibu Wajib Punya Me Time
Posted by: Admin

Riset menunjukkan perempuan saat ini merasa kurang bahagia dibanding 40 tahun lalu. Ternyata alasan utamanya adalah karena mereka kurang waktu untuk diri sendiri!

“Perempuan butuh waktu untuk dirinya sendiri karena begitu banyak tekanan yang dialaminya, seperti menjadi anak perempuan, ibu, istri, dan berkarir. Semua itu membuat perempuan tidak peduli pada dirinya,” kata psikolog, Randy Kamen dari Boston University, AS dan penulis buku best seller, Behind the Therapy Door; Simple Strategies to Transform Your Life.

Kenyataannya tidak mudah untuk mencuri-curi waktu satu dua jam, apalagi pergi liburan satu dua hari. Sebab umumnya ibu merasa tidak enak hati meninggalkan tanggung jawabnya. Apalagi kemudian ada yang memberi lebel ‘ratu tega’  karena meninggalkan keluarga untuk bersenang-senang.

Padahal menurut Amy Tiemann, penulis Mojo Mom: Nurturing Your Self While Raising a Family dan pendiri Mojomom.com, dengan memiliki waktu untuk diri sendiri akan membantu perempuan menjadi orangtua dan patner yang lebh baik. “Anda juga akan semakin gembira berada di tengah keluarga,” katanya.

Ini artinya, waktu luang Anda itu ujung-ujungnya bermanfaat juga untuk keluarga. Maka, mulai sekarang, buatlah waktu luang Anda sama pentingnya dengan jadwal anak-anak ke dokter.

“Seperti halnya baterai, Anda pun perlu recharge,” kata Margaret Moore, co-director of the Institute of Coaching at McLean Hospital/Harvard Medical School.

Jika belum bisa pergi  sehari atau  dua hari,  jalan-jalan sendiri ke destinasi pilihan,  setidaknya Anda punya waktu setengah jam untuk diri sendiri setiap hari. Anda bisa membaca, menikmati musik atau menelepon sahabat.

Atau Anda bisa melakukan seperti  @tricahyakartika. Ia  pergi  bersama teman-temannya,  (tidak nginap), sebulan bisa 2 – 3 kali. Seringnya pergi ke  Bogor atau Puncak. Paling jauh ia pergi  ke Sukabumi, Banten, Bandung,  dan sekitarnya. Menurutnya, itu semua sudah cukup membuatnya fresh. Ia juga pernah  traveling dan menginap bersama-temannya  atau sendirian,  Tidak ada jadwal   khusus. Kalau sikon dan timingnya pas,  ia pergi. Pergi tanpa keluarga yang pernah ia lakukan paling lama 8 hari, yaitu ke Myanmar.

Sumber: https://www.webmd.com dan IG @familygoers.com

Foto: Pixabay

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin