Hati-hati Menggunakan Wifi Publik Saat Traveling di Luar Negeri
Posted by: Admin

Menggunakan wifi publik saat liburan di luar negeri tentu saja asyik karena biasanya gratis. Tapi  ternyata akibatnya bisa merugikan sebab menimbulkan beberapa bahaya, lho.

Menurut Norton LifeLock Cyber Safety Insights Report 2018, di 16 negara, lebih dari satu miliar orang dewasa telah menjadi korban kejahatan dunia maya dan hampir 2 dari 3 (64%) percaya bahwa mereka kemungkinan akan mengalami kejahatan dunia maya di tahun berikutnya.

JavaMifi merangkum beberapa bahaya yang dapat ditimbulkan dari penggunaan wifi publik selama di luar negeri, di antaranya adalah:

  1. Pencurian identitas

Salah satu cara hacker  mencuri data adalah dengan menjadi penyedia wifi palsu. Jika ada device yang terkoneksi dengan wifi tersebut, maka dapat dipastikan segala aktivitas browsing bisa dilihat oleh hacker. Jika kita terhubung ke hotspot palsu, seluruh akses yang kita lakukan akan selalu melewati si hacker, dan seluruh traffic kita di transfer dan aktivitas kita dapat terlacak secara teknis. Si hacker pun akan memiliki data-data privasi kita  yang terancam digunakan untuk hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

  1. Virus yang menyebar

Malware paling mudah menyebar melalui koneksi wifi yang minim fitur keamanannya. Virus ini dapat mencuri file penting yang terdapat di dalam perangkat. Selain itu ada pula Ransomware, yaitu sejenis malware yang mampu mengambil alih kendali atas sebuah komputer dan mencegah penggunanya untuk mengakses data hingga tebusan dibayar. Jika  tebusannya tidak dibayar hingga waktu yang telah ditentukan, maka data akan dihapus secara permanen oleh si pembuat ransomware.

  1. Pembajakan media sosial

Dengan menggunakan wifi publik para hacker bisa memindai dan memindahkan data (nama akun, password, nomor kartu kredit) dari perangkat pengguna ke perangkat para hacker. Selain sangat berbahaya, hacker dapat menggunakan akun media sosial sebagai akses masuk ke situs-situs lain yang memanfaatkan login menggunakan akun media sosial pengguna untuk masuk dan mencuri data pribadi lainnya. Hacker juga dapat menipu orang-orang terdekat dengan mengaku sebagai kita.

Melihat banyaknya serangan siber yang dapat ditimbulkan dengan tersambung pada wifi publik terutama saat di luar negeri, maka penting bagi Anda mulai menggunakan travel wifi yang aman dan terpercaya.

JavaMifi merupakan salah  satu solusi bebas serangan siber saat travelling, tak hanya melindungi tapi juga memberikan layanan VPN terintegrasi di setiap modemnya untuk memastikan para pengguna dapat ‘berselancar’ dengan aman dan nyaman tanpa batas.

Menurut Suhartanto Raharjo, Founder JavaMifi, jika jenis kejahatan ini menimpa  saat kita  di luar negeri akan membuat pihak berwenang sulit dalam melacak pelakunya.



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




Hati-hati Menggunakan Wifi Publik Saat Traveling di Luar Negeri
Posted by: Admin

Menggunakan wifi publik saat liburan di luar negeri tentu saja asyik karena biasanya gratis. Tapi  ternyata akibatnya bisa merugikan sebab menimbulkan beberapa bahaya, lho.

Menurut Norton LifeLock Cyber Safety Insights Report 2018, di 16 negara, lebih dari satu miliar orang dewasa telah menjadi korban kejahatan dunia maya dan hampir 2 dari 3 (64%) percaya bahwa mereka kemungkinan akan mengalami kejahatan dunia maya di tahun berikutnya.

JavaMifi merangkum beberapa bahaya yang dapat ditimbulkan dari penggunaan wifi publik selama di luar negeri, di antaranya adalah:

  1. Pencurian identitas

Salah satu cara hacker  mencuri data adalah dengan menjadi penyedia wifi palsu. Jika ada device yang terkoneksi dengan wifi tersebut, maka dapat dipastikan segala aktivitas browsing bisa dilihat oleh hacker. Jika kita terhubung ke hotspot palsu, seluruh akses yang kita lakukan akan selalu melewati si hacker, dan seluruh traffic kita di transfer dan aktivitas kita dapat terlacak secara teknis. Si hacker pun akan memiliki data-data privasi kita  yang terancam digunakan untuk hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

  1. Virus yang menyebar

Malware paling mudah menyebar melalui koneksi wifi yang minim fitur keamanannya. Virus ini dapat mencuri file penting yang terdapat di dalam perangkat. Selain itu ada pula Ransomware, yaitu sejenis malware yang mampu mengambil alih kendali atas sebuah komputer dan mencegah penggunanya untuk mengakses data hingga tebusan dibayar. Jika  tebusannya tidak dibayar hingga waktu yang telah ditentukan, maka data akan dihapus secara permanen oleh si pembuat ransomware.

  1. Pembajakan media sosial

Dengan menggunakan wifi publik para hacker bisa memindai dan memindahkan data (nama akun, password, nomor kartu kredit) dari perangkat pengguna ke perangkat para hacker. Selain sangat berbahaya, hacker dapat menggunakan akun media sosial sebagai akses masuk ke situs-situs lain yang memanfaatkan login menggunakan akun media sosial pengguna untuk masuk dan mencuri data pribadi lainnya. Hacker juga dapat menipu orang-orang terdekat dengan mengaku sebagai kita.

Melihat banyaknya serangan siber yang dapat ditimbulkan dengan tersambung pada wifi publik terutama saat di luar negeri, maka penting bagi Anda mulai menggunakan travel wifi yang aman dan terpercaya.

JavaMifi merupakan salah  satu solusi bebas serangan siber saat travelling, tak hanya melindungi tapi juga memberikan layanan VPN terintegrasi di setiap modemnya untuk memastikan para pengguna dapat ‘berselancar’ dengan aman dan nyaman tanpa batas.

Menurut Suhartanto Raharjo, Founder JavaMifi, jika jenis kejahatan ini menimpa  saat kita  di luar negeri akan membuat pihak berwenang sulit dalam melacak pelakunya.



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin