2 Wisata Edukasi di Bandung yang Becerita tentang Bandung Tempo Doeloe dan Masa Depan
Posted by: James and Lenny

Belum lama ini di kota Bandung dibuka dua wisata edukasi baru. Yang sudah agak lama launching adalah Bandung Planning Gallery, dibuka oleh Ridwan Kamil, yang sekarang menjadi Gubernur Jawa Barat.  Gallery ini menampilkan bagaimana perencanaan perkembangan kota Bandung di masa depan.

Sementara yang baru diresmikan Walikota  Bandung, Oded Muhammad Danial  adalah Museum Kota Bandung. Di museum ini, kita bisa melihat cikal bakal cerita dan bagaimana kota berjuluk Paris van Java ini terbentuk, lengkap dengan catatan-catatan sejarahnya.

Lokasi
Kedua museum ini letaknya ada di belakang Balaikota Bandung, di sebelah Taman Sejarah, yaitu di jalan Aceh. Tempatnya mudah untuk dijangkau karena dilalui banyak transportasi  umum. Gedung  Bandung Planning Gallery  dulunya merupakan kantor DPRD provinsi Jawa Barat, tapi sekarang sudah dipugar dan lantai satunya digunakan untuk galeri, sementara perkantorannya menggunakan lantai dua.

Museum Kota Bandung di zaman kolonial Belanda adalah sebuah sekolah taman kanak-kanak (frabelschool). Sebelum dibuka menjadi museum, gedung ini terakhir dipakai sebagai kantor Dinas Pemuda & Olahraga. Bagi familygoers  yang ingin berkunjung ke Museum Kota Bandung letaknya ada di seberang jalan dari Bandung Planning Gallery. Tinggal menclok saja hehehe… sekali kunjungan, dua museum sekaligus.

Jam Buka dan Pendaftaran

Bandung Planning Galllery buka  Senin -Sabtu, Pukul 9 s.d. 16 diselingin waktu istirahat siang. Untuk masuk ke galeri ini tidak dikenakan biaya. Familygoers hanya perlu mendaftarkan data pribadi dan email. Sementara untuk Museum Kota Bandung, jam bukanya dari pukul 10.00-  17.00  dan buka setiap hari.

Fasilitas Bandung Planning Gallery

Sebelum menjelajah Bandung Planning Gallery ada baiknya familygoers  meng-install aplikasi Bandung Gallery Planning di smartphone melalui Google Playstore. Kenapa? Karena di layar TV yang dipamerkan dan menjelaskan tentang kota Bandung ini, disediakan barcode yang bisa kita scan dengan aplikasi tersebut dan secara otomatis aplikasi akan memperdengarkan suara narator. Jadi lebih real dan komunikatif. Kita serasa dituntun oleh seorang tour guide, tapi virtual guide.

Ruang Utama
Ruang utama Bandung Planning Gallery ini menampilkan sebuah maket besar kontur kota Bandung. Disediakan lampu LED yang menjelaskan jalur-jalur pengembangan prasarana transportasi Bandung di masa depan, seperti LRT, Monorail, dan kereta gantung. Selain itu ada video mapping yang menjelaskan sejarah kota Bandung di maket ini. Sayangnya sewaktu  kami berkunjung,  video mapping ini tidak berfungsi, entah rusak atau memang sengaja dimatikan.

Bandung Masa Lampau dan Masa Kini
Alur jalan galeri adalah memutar mengikuti arah jarum jam. Bagian pertama yang akan familygoers jumpai adalah bagian Bandung masa lampau. Disajikan informasi mengenai sejarah kota Bandung, lalu bagaimana pembentukan dataran kotanya. Setelah itu  juga disampaikan kondisi Bandung masa kini yang ditampilkan dengan layar interaktif touch screen, yang bikin lebih aktraktif dan menarik.

Bandung Smart Urban dan Teknopolis
Pada bagian ini familygors akan  dijelaskan melalui layar mengenai konsep pengembangan kota Bandung menjadi kota pintar. Salah satu bentuk pengembangan smart city adalah rencana pembuatan LRT. Menariknya, pengunjung juga diajak untuk merasakan bagaimana rasanya naik LRT. Kita bisa mencoba virtual reality dari LRT ini. Saat dikenakan seperti memakai kacamata, kita bisa merasakan sedang memasuki stasiun, naik ke peron, dan menumpang langsung LRT-nya. Pengunjung bisa merasakan sensasi 3 dimensi melalui kacamata VR ini.

Yang lebih canggih lagi, di Kawasan timur Bandung,  yaitu daerah Gedebage akan dibangun konsep kota Bandung menjadi world class city. Dijelaskan tentang infrakstruktur dan keunggulan-keunggulan dari kota Teknopolis ini. Bahkan maket besarnya juga sudah dibuat dan ditampilkan lengkap dengan detail-detail fasilitas kota yang disediakan. Menakjubkan memang konsepnya!

Ruang Aspirasi Warga
Salah satu ruangan yang menjadi favorit para pengunjung adalah ruang aspirasi. Di sini pengunjung disediakan memo post it dan pulpen, yang bisa diisi tentang harapannya untuk kota Bandung di masa depan atau sumbangsih apa yang ingin mereka berikan untuk pembangunan kota Kembang.

Museum Kota Bandung
Berlanjut ke museum yang ada di seberang Bandung Planning Gallery. Bagian depan Museum Kota Bandung ini bergaya art deco yang masih terawat dengan baik. Di halamannya dihias beberapa bangku duduk dan juga alang-alang yang melengkapi suasana gedung tempo doeloe. Di antara tanaman itu terdapat dua patung kepala pahlawan nasional asal Jawa Barat, yaitu Dewi Sartika dan Emma Poeradiredja.

Untuk masuk Museum Kota Bandung, familygoer  tidak perlu membayar tiket.  Cukup mendaftarkan data diri kalian di buku tamu yang disediakan di ruang utama museum. Memang museum ini baru dibuka dua ruangan, tapi  desain dan penampilannya keren dan menarik.

Ruang Pamer Museum
Ketika  masuk museum, tampak langit-langit tinggi dengan banyak ornamen seperti kertas-kertas arsip bertebaran di langit. Cocok banget nih buat selfie! Di bagian kiri ruangan ini terdapat timeline peristiwa-peristiwa besar yang menandai terbentuknya kota Bandung. Di balik pintu masuk familygoers akan mendapati ilustrasi wajah-wajah walikota Bandung yang pernah dan sedang memimpin kota ini. Mmmhh menarik!

Di ruangan kedua Museum Kota Bandung, familygiers aakan mendapati penjabaran lebih detail dari timeline yang disampaikan di ruang utama. Selain itu diceritakan lebih jauh dengan catatan-catatan sejarah, tokoh-tokoh yang berperan, dan cerita bagaimana akhirnya Bandung bisa jadi kota seperti sekarang.

Kesimpulan
Bandung Planning Gallery dan Museum Kota Bandung merupakan tempat yang cocok bagi liburan keluarga. Di sini semua anggota keluarga bisa belajar tentang perencanaan sebuah kota dan juga bagaimana bentuk galeri masa depan dari sebuah kota. Selain itu kita bisa belajar sejarah masa lalu dari kota Bandung.

Yuk, segera jadwalkan ke Bandung. Tidak perlu waktu lama. kok,  untuk menjelajahinya, hanya 1-2 jam dan itu sungguh mengasyikkan!

Tulisan ini diambil dan disadur ulang dari blog pribadi penulis www.jkldiary.life

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



James and Lenny
Pasangan suami istri yang menyukai traveling & fotografi. Ingin berbagi pengalaman travelling, staycation, & tips seputar family travel. Saat ini berdomisili di Bandung dan seringkali travelling bergaya semi-backpacker dengan budget bersahabat, hemat, tapi tetap menyenangkan.

 

2 Wisata Edukasi di Bandung yang Becerita tentang Bandung Tempo Doeloe dan Masa Depan
Posted by: James and Lenny

Belum lama ini di kota Bandung dibuka dua wisata edukasi baru. Yang sudah agak lama launching adalah Bandung Planning Gallery, dibuka oleh Ridwan Kamil, yang sekarang menjadi Gubernur Jawa Barat.  Gallery ini menampilkan bagaimana perencanaan perkembangan kota Bandung di masa depan.

Sementara yang baru diresmikan Walikota  Bandung, Oded Muhammad Danial  adalah Museum Kota Bandung. Di museum ini, kita bisa melihat cikal bakal cerita dan bagaimana kota berjuluk Paris van Java ini terbentuk, lengkap dengan catatan-catatan sejarahnya.

Lokasi
Kedua museum ini letaknya ada di belakang Balaikota Bandung, di sebelah Taman Sejarah, yaitu di jalan Aceh. Tempatnya mudah untuk dijangkau karena dilalui banyak transportasi  umum. Gedung  Bandung Planning Gallery  dulunya merupakan kantor DPRD provinsi Jawa Barat, tapi sekarang sudah dipugar dan lantai satunya digunakan untuk galeri, sementara perkantorannya menggunakan lantai dua.

Museum Kota Bandung di zaman kolonial Belanda adalah sebuah sekolah taman kanak-kanak (frabelschool). Sebelum dibuka menjadi museum, gedung ini terakhir dipakai sebagai kantor Dinas Pemuda & Olahraga. Bagi familygoers  yang ingin berkunjung ke Museum Kota Bandung letaknya ada di seberang jalan dari Bandung Planning Gallery. Tinggal menclok saja hehehe… sekali kunjungan, dua museum sekaligus.

Jam Buka dan Pendaftaran

Bandung Planning Galllery buka  Senin -Sabtu, Pukul 9 s.d. 16 diselingin waktu istirahat siang. Untuk masuk ke galeri ini tidak dikenakan biaya. Familygoers hanya perlu mendaftarkan data pribadi dan email. Sementara untuk Museum Kota Bandung, jam bukanya dari pukul 10.00-  17.00  dan buka setiap hari.

Fasilitas Bandung Planning Gallery

Sebelum menjelajah Bandung Planning Gallery ada baiknya familygoers  meng-install aplikasi Bandung Gallery Planning di smartphone melalui Google Playstore. Kenapa? Karena di layar TV yang dipamerkan dan menjelaskan tentang kota Bandung ini, disediakan barcode yang bisa kita scan dengan aplikasi tersebut dan secara otomatis aplikasi akan memperdengarkan suara narator. Jadi lebih real dan komunikatif. Kita serasa dituntun oleh seorang tour guide, tapi virtual guide.

Ruang Utama
Ruang utama Bandung Planning Gallery ini menampilkan sebuah maket besar kontur kota Bandung. Disediakan lampu LED yang menjelaskan jalur-jalur pengembangan prasarana transportasi Bandung di masa depan, seperti LRT, Monorail, dan kereta gantung. Selain itu ada video mapping yang menjelaskan sejarah kota Bandung di maket ini. Sayangnya sewaktu  kami berkunjung,  video mapping ini tidak berfungsi, entah rusak atau memang sengaja dimatikan.

Bandung Masa Lampau dan Masa Kini
Alur jalan galeri adalah memutar mengikuti arah jarum jam. Bagian pertama yang akan familygoers jumpai adalah bagian Bandung masa lampau. Disajikan informasi mengenai sejarah kota Bandung, lalu bagaimana pembentukan dataran kotanya. Setelah itu  juga disampaikan kondisi Bandung masa kini yang ditampilkan dengan layar interaktif touch screen, yang bikin lebih aktraktif dan menarik.

Bandung Smart Urban dan Teknopolis
Pada bagian ini familygors akan  dijelaskan melalui layar mengenai konsep pengembangan kota Bandung menjadi kota pintar. Salah satu bentuk pengembangan smart city adalah rencana pembuatan LRT. Menariknya, pengunjung juga diajak untuk merasakan bagaimana rasanya naik LRT. Kita bisa mencoba virtual reality dari LRT ini. Saat dikenakan seperti memakai kacamata, kita bisa merasakan sedang memasuki stasiun, naik ke peron, dan menumpang langsung LRT-nya. Pengunjung bisa merasakan sensasi 3 dimensi melalui kacamata VR ini.

Yang lebih canggih lagi, di Kawasan timur Bandung,  yaitu daerah Gedebage akan dibangun konsep kota Bandung menjadi world class city. Dijelaskan tentang infrakstruktur dan keunggulan-keunggulan dari kota Teknopolis ini. Bahkan maket besarnya juga sudah dibuat dan ditampilkan lengkap dengan detail-detail fasilitas kota yang disediakan. Menakjubkan memang konsepnya!

Ruang Aspirasi Warga
Salah satu ruangan yang menjadi favorit para pengunjung adalah ruang aspirasi. Di sini pengunjung disediakan memo post it dan pulpen, yang bisa diisi tentang harapannya untuk kota Bandung di masa depan atau sumbangsih apa yang ingin mereka berikan untuk pembangunan kota Kembang.

Museum Kota Bandung
Berlanjut ke museum yang ada di seberang Bandung Planning Gallery. Bagian depan Museum Kota Bandung ini bergaya art deco yang masih terawat dengan baik. Di halamannya dihias beberapa bangku duduk dan juga alang-alang yang melengkapi suasana gedung tempo doeloe. Di antara tanaman itu terdapat dua patung kepala pahlawan nasional asal Jawa Barat, yaitu Dewi Sartika dan Emma Poeradiredja.

Untuk masuk Museum Kota Bandung, familygoer  tidak perlu membayar tiket.  Cukup mendaftarkan data diri kalian di buku tamu yang disediakan di ruang utama museum. Memang museum ini baru dibuka dua ruangan, tapi  desain dan penampilannya keren dan menarik.

Ruang Pamer Museum
Ketika  masuk museum, tampak langit-langit tinggi dengan banyak ornamen seperti kertas-kertas arsip bertebaran di langit. Cocok banget nih buat selfie! Di bagian kiri ruangan ini terdapat timeline peristiwa-peristiwa besar yang menandai terbentuknya kota Bandung. Di balik pintu masuk familygoers akan mendapati ilustrasi wajah-wajah walikota Bandung yang pernah dan sedang memimpin kota ini. Mmmhh menarik!

Di ruangan kedua Museum Kota Bandung, familygiers aakan mendapati penjabaran lebih detail dari timeline yang disampaikan di ruang utama. Selain itu diceritakan lebih jauh dengan catatan-catatan sejarah, tokoh-tokoh yang berperan, dan cerita bagaimana akhirnya Bandung bisa jadi kota seperti sekarang.

Kesimpulan
Bandung Planning Gallery dan Museum Kota Bandung merupakan tempat yang cocok bagi liburan keluarga. Di sini semua anggota keluarga bisa belajar tentang perencanaan sebuah kota dan juga bagaimana bentuk galeri masa depan dari sebuah kota. Selain itu kita bisa belajar sejarah masa lalu dari kota Bandung.

Yuk, segera jadwalkan ke Bandung. Tidak perlu waktu lama. kok,  untuk menjelajahinya, hanya 1-2 jam dan itu sungguh mengasyikkan!

Tulisan ini diambil dan disadur ulang dari blog pribadi penulis www.jkldiary.life

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



James and Lenny


Pasangan suami istri yang menyukai traveling & fotografi. Ingin berbagi pengalaman travelling, staycation, & tips seputar family travel. Saat ini berdomisili di Bandung dan seringkali travelling bergaya semi-backpacker dengan budget bersahabat, hemat, tapi tetap menyenangkan.