Berenang bersama Ubur-ubur di Danau Kakaban, Kalimantan Timur
Posted by: Akhlaqul Karimah

Pastinya anak akan senang menyaksikan bahkan berenang dengan ubur-ubur langka yang tidak menyengat, di Danau Kakaban. Danau ini berada  di Pulau Kakaban, Kalimantan Timur, propinsi tempat Ibu Kota Indonesia, di masa mendatang.

Seru dan cukup menantang untuk didatangi bersama keluarga.

Danau Kakaban (sumber foto : @agustinaelisa0 / Instagram)

Namun untuk menjaga lingkungan, ada aturan main yang perlu familygoers ikuti.. Jika familygoers ingin berenang atau snorkeling  dilarang melompat ke danau karena dikhawatirkan ubur-ubur robek.  Tapi gunakan anak tangga untuk mencapai permukaan danau, baru  nyemplung ke danau secara perlahan.

Meskipun gemas, sebaiknya familygoers  tidak memegang ubur-ubur,  apalagi mengangkatnya ke udara karena bisa mematikan ubur-ubur.

Danau Kakaban (sumber foto : @harisnh / Instagram)

Danau Kakaban adalah air laut yang terjebak di Pulau Kakaban yang bercampur dengan air tanah dan hujan sejak 2 juta tahun lalu. Danau ini dihuni  4 jenis ubur-ubur yang terkenal di dunia,  yaitu, ubur-ubur bulan berwarna putih transparan, ubur-ubur totol, ubur-ubur kotak, dan ubur-ubur terbalik.  Disebut ubur-ubur-ubur terbalik  karena berjalan dengan kepala di bawah dan kaki di atas.

Campuran air laut, air tanah dan air hujan telah membuat hewan laut beradaptasi dengan lingkungan yang memunculkan perilaku aneh. Antara lain, ya itu tadi, ubur-ubur t menjadi tidak memiliki daya  sengat juga ubur-uburnya ada yang  berjalan dengan posisi terbalik.

Danau Kakaban (sumber foto : @eva.yunizar / Instagram)

Menurut catatan para penyelam,  hewan di danau ini juga memiliki cahaya beragam di saat hari gelap, lho.

Di dunia, selain Danau Kakaban ada satu danau ubur-ubur lain, yaitu berada di Kepulauan Micronesia, di kawasan Laut Pacifik. Jadi, Danau Kakaban adalah satu-satunya danau unik di Indonesia.

Perjalanan ke Danau Kakaban memang cukup menantang. Cocoklah buat familygoers yang suka adventure, suka air, jalan kaki, dan gembira mengarungi laut dengan perahu atau speedbout.

Sebab untuk tiba di Pulau Kakaban, familygoers  perlu naik perahu atau speedboat dari  Pulau  Derawan  atau Sangalaki. Waktu yang dibutuhkan sekitar  45 menit dari Derawan, 30 menit dari Maratua dan 20 menit dari Sangalaki.

Pulau Kakaban  tidak  berpenghuni.  Tidak ada juga toko, restoran, penginapan dan tempat menyewa perlengkapan snorkeling. Jadi, sebaiknya familygoers membawa makanan, minuman dan perlengkapan snorkeling sendiri. Untuk menginap, familygoers bisa menginap di Pulau Derawan.

Karena ini danau dan alam terbuka, selalu pastikan anak-anak, terutama yang belum bisa berenang, berada di bawah pengawasan, ya.

Ditulis dari banyak sumber

Sumber foto utama: @fuzi_intan / Instagram)

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Akhlaqul Karimah




Berenang bersama Ubur-ubur di Danau Kakaban, Kalimantan Timur
Posted by: Akhlaqul Karimah

Pastinya anak akan senang menyaksikan bahkan berenang dengan ubur-ubur langka yang tidak menyengat, di Danau Kakaban. Danau ini berada  di Pulau Kakaban, Kalimantan Timur, propinsi tempat Ibu Kota Indonesia, di masa mendatang.

Seru dan cukup menantang untuk didatangi bersama keluarga.

Danau Kakaban (sumber foto : @agustinaelisa0 / Instagram)

Namun untuk menjaga lingkungan, ada aturan main yang perlu familygoers ikuti.. Jika familygoers ingin berenang atau snorkeling  dilarang melompat ke danau karena dikhawatirkan ubur-ubur robek.  Tapi gunakan anak tangga untuk mencapai permukaan danau, baru  nyemplung ke danau secara perlahan.

Meskipun gemas, sebaiknya familygoers  tidak memegang ubur-ubur,  apalagi mengangkatnya ke udara karena bisa mematikan ubur-ubur.

Danau Kakaban (sumber foto : @harisnh / Instagram)

Danau Kakaban adalah air laut yang terjebak di Pulau Kakaban yang bercampur dengan air tanah dan hujan sejak 2 juta tahun lalu. Danau ini dihuni  4 jenis ubur-ubur yang terkenal di dunia,  yaitu, ubur-ubur bulan berwarna putih transparan, ubur-ubur totol, ubur-ubur kotak, dan ubur-ubur terbalik.  Disebut ubur-ubur-ubur terbalik  karena berjalan dengan kepala di bawah dan kaki di atas.

Campuran air laut, air tanah dan air hujan telah membuat hewan laut beradaptasi dengan lingkungan yang memunculkan perilaku aneh. Antara lain, ya itu tadi, ubur-ubur t menjadi tidak memiliki daya  sengat juga ubur-uburnya ada yang  berjalan dengan posisi terbalik.

Danau Kakaban (sumber foto : @eva.yunizar / Instagram)

Menurut catatan para penyelam,  hewan di danau ini juga memiliki cahaya beragam di saat hari gelap, lho.

Di dunia, selain Danau Kakaban ada satu danau ubur-ubur lain, yaitu berada di Kepulauan Micronesia, di kawasan Laut Pacifik. Jadi, Danau Kakaban adalah satu-satunya danau unik di Indonesia.

Perjalanan ke Danau Kakaban memang cukup menantang. Cocoklah buat familygoers yang suka adventure, suka air, jalan kaki, dan gembira mengarungi laut dengan perahu atau speedbout.

Sebab untuk tiba di Pulau Kakaban, familygoers  perlu naik perahu atau speedboat dari  Pulau  Derawan  atau Sangalaki. Waktu yang dibutuhkan sekitar  45 menit dari Derawan, 30 menit dari Maratua dan 20 menit dari Sangalaki.

Pulau Kakaban  tidak  berpenghuni.  Tidak ada juga toko, restoran, penginapan dan tempat menyewa perlengkapan snorkeling. Jadi, sebaiknya familygoers membawa makanan, minuman dan perlengkapan snorkeling sendiri. Untuk menginap, familygoers bisa menginap di Pulau Derawan.

Karena ini danau dan alam terbuka, selalu pastikan anak-anak, terutama yang belum bisa berenang, berada di bawah pengawasan, ya.

Ditulis dari banyak sumber

Sumber foto utama: @fuzi_intan / Instagram)

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Akhlaqul Karimah