Aturan Membawa ASI Perah ke Pesawat
Posted by: Ida Ahdiah

Para ibu  menyusui yang bepergiaan dengan pesawat diperbolehkan  membawa ASI perah (ASIP) ke dalam kabin dengan atau tanpa membawa anak.

Jadi, misalnya, Anda  sedang bepergian tanpa membawa anak yang masih menyusu. Lalu,  di tempat tujuan Anda  rajin memompa ASI dan  menyimpannya dengan baik. ASIP  yang Anda  pompa itu bisa Anda bawa ke kabin untuk dibawa pulang! Bisa jadi oleh-oleh, kan.

Dengan kemudahan tersebut, ibu yang kerap bepergian tetap bisa memberi ASI  eksklusif buat bayinya,  yaitu hanya memberinya ASI selama enam bulan. Alias tidak memberi makanan atau cairan apapun, termasuk air putih selama enam bulan.

Kemudahan membawa ASI  didukung oleh Kebijakan nasional yang ada  dalam Peraturan Dirjen Perhubungan Udara Nomor SKEP/43/III/2007 tentang Penanganan Cairan, Aerosol, dan Gel (Liquid, Aerosol, Gel)  yang dibawa penumpang ke dalam kabin pesawat udara pada penerbangan internasional, tertuang dalam pasal 3 ayat 2 bahwa obat-obatan medis, makanan/minuman/susu bayi dan makanan/minuman penumpang untuk program diet khusus tidak diperlakukan seperti membawa cairan, aerosol dan gel (harus dimasukkan ke satu kantong plastik transparan ukuran 30 cm x 40 cm dengan kapasitas cairan maksimum 1.000 ml atau 1 satu liter dan disegel).

Namun sebelum terbang ada baiknya Anda mengecek lebih dulu ke perusahaan penerbangan tentang kebijakan membawa ASIP. Sebab bisa jadi tiap perusahaan punya kebijakan yang berbeda.

Untuk mengetahui dan mempersiapkan agar ASIP Anda lolos pemeriksaan dan aman dikonsumsi, berikut aturan yang diterapkan  Transportation Security Administration (TSA), Amerika Serikat:

  • Jumlah ASI yang dibawa ke kabin  boleh lebih dari 90 miliiter asal dilaporkan lebih dulu ke petugas di bandara.
  • Pisahkan kantong ASIP dengan benda lain yang Anda bawa. Ini juga bisa  memudahkan petugas memeriksa.
  • Boleh membawa, Ice packs, freezer packs, frozen gel packs dan perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk mengawetkan ASIP.
  • Pemeriksaan ASIP dilakukan sama dengan barang lain, melalui pemeriksaan sinar X, pabean.  Jika Anda keberatan melului pemeriksaan ini, sampaikan kepada petugas. Petugas punya cara lain untuk memeriksanya.

 

 

Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Ida Ahdiah




Aturan Membawa ASI Perah ke Pesawat
Posted by: Ida Ahdiah

Para ibu  menyusui yang bepergiaan dengan pesawat diperbolehkan  membawa ASI perah (ASIP) ke dalam kabin dengan atau tanpa membawa anak.

Jadi, misalnya, Anda  sedang bepergian tanpa membawa anak yang masih menyusu. Lalu,  di tempat tujuan Anda  rajin memompa ASI dan  menyimpannya dengan baik. ASIP  yang Anda  pompa itu bisa Anda bawa ke kabin untuk dibawa pulang! Bisa jadi oleh-oleh, kan.

Dengan kemudahan tersebut, ibu yang kerap bepergian tetap bisa memberi ASI  eksklusif buat bayinya,  yaitu hanya memberinya ASI selama enam bulan. Alias tidak memberi makanan atau cairan apapun, termasuk air putih selama enam bulan.

Kemudahan membawa ASI  didukung oleh Kebijakan nasional yang ada  dalam Peraturan Dirjen Perhubungan Udara Nomor SKEP/43/III/2007 tentang Penanganan Cairan, Aerosol, dan Gel (Liquid, Aerosol, Gel)  yang dibawa penumpang ke dalam kabin pesawat udara pada penerbangan internasional, tertuang dalam pasal 3 ayat 2 bahwa obat-obatan medis, makanan/minuman/susu bayi dan makanan/minuman penumpang untuk program diet khusus tidak diperlakukan seperti membawa cairan, aerosol dan gel (harus dimasukkan ke satu kantong plastik transparan ukuran 30 cm x 40 cm dengan kapasitas cairan maksimum 1.000 ml atau 1 satu liter dan disegel).

Namun sebelum terbang ada baiknya Anda mengecek lebih dulu ke perusahaan penerbangan tentang kebijakan membawa ASIP. Sebab bisa jadi tiap perusahaan punya kebijakan yang berbeda.

Untuk mengetahui dan mempersiapkan agar ASIP Anda lolos pemeriksaan dan aman dikonsumsi, berikut aturan yang diterapkan  Transportation Security Administration (TSA), Amerika Serikat:

  • Jumlah ASI yang dibawa ke kabin  boleh lebih dari 90 miliiter asal dilaporkan lebih dulu ke petugas di bandara.
  • Pisahkan kantong ASIP dengan benda lain yang Anda bawa. Ini juga bisa  memudahkan petugas memeriksa.
  • Boleh membawa, Ice packs, freezer packs, frozen gel packs dan perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk mengawetkan ASIP.
  • Pemeriksaan ASIP dilakukan sama dengan barang lain, melalui pemeriksaan sinar X, pabean.  Jika Anda keberatan melului pemeriksaan ini, sampaikan kepada petugas. Petugas punya cara lain untuk memeriksanya.

 

 

Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Ida Ahdiah