Airport Hacks ! Lakukan ini agar check in, boarding, dan pengambilan bagasi lebih cepat
Posted by: Admin

Terbayang repotnya di airport menjelang keberangkatan traveling sekeluarga. Belum lagi membawa anak yang tidak mengenal duduk manis, semua yang dilihatnya mau dieksplor. Ditambah lagi suasana di airport yang super sibuk dengan lalu lalang orang banyak dan agak menegangkan. Sebenarnya itu semua bisa disiasati dengan melakukan langkah-langkah berikut ini. Melakukan check in, drop bagasi, pemeriksaan hingga pengambilan bagasi pun bisa lebih cepat.

  • Lakukan online check in dan download boarding pass untuk semua anggota keluarga.

Lakukan ini paling lambat semalam sebelum keberangkatan. Biasanya online check sudah dibuka 72/48/24 jam hingga beberapa jam sebelum check in counter dibuka. Tergantung kebijakan masing-masing pesawat terbang. Dengan melakukan online check in, ada kalanya kursi tempat duduk di pesawat pun sudah bisa direservasi. Familygoers tinggal mendatangi counter untuk verifikasi dan drop bagasi. Proses lebih cepat, anak pun tidak terlalu lama menunggu.

Aturan online check in Garuda Indonesia

  • Jika familygoers penumpang ekonomi, mengantrilah di dekat counter check in business class. Terkadang counter ini dibuka untuk mengurangi antrean di economy class check in, apalagi jika terlihat membawa anak.

Usahakan mengantre di antrean economy class persis di sebelah business class. Biasanya begitu antrean di business class sudah sepi, antrean di economy class akan dialihkan ke counter check in business class untuk mempercepat proses check in dan drop bagasi.

Jika menjadi penumpang ekonomi, usahakan mengantri di antrian terdekat business class
(photo credit : businessclass.se)

  • Kosongkan semua botol berisi air minum. Untuk familygoers yang memiliki bayi dibolehkan membawa botol berisi air di tas kabin dan tempatkan terpisah agar mudah diperiksa.

Setelah selesai check in, kosongkan semua botol minum. Aturan penerbangan internasional mengizinkan familygoers membawa air untuk membuat susu formula, atau bahkan membawa ASI dan juice untuk anak. Tempatkan terpisah botol minum yang berisi air, susu, ataupun juice untuk memudahkan petugas memeriksa nya.

  • Simpan kotak kosmetik, toiletteries dan obat-obatan di tempat yang mudah dijangkau di dalam koper agar memudahkan jika terkena random check

Kosmetik, lotion, toiletteries boleh dibawa di dalam tas kabin asalkan masing-masing tidak lebih dari 100 ml. Jika lebih, maka letakkan semua cairan ini di dalam bagasi. Semua perlengkapan ini sebaiknya ditempatkan dalam sebuah tas kecil, agar jka terjadi pemeriksaan mudah dikeluarkan dan dirapikan kembali.

Aturan membawa cairan di tas kabin

  • Lipat stroller. Stroller tidak boleh melewati metal detector, melainkan harus melewati X-ray. Karena itu bawalah stroller yang compact dan gendongan bayi/anak.

Bawalah stroller yang tidak terlalu besar untuk memudahkan melipat dan membukanya kembali saat di airport. Sebaiknya bawa juga gendongan untuk menggendong anak ketika ia melewati metal detector. Anak harus didampingi orangtua ketika melewati metal detector, entah itu didampingi berjalan atau digendong.

  • Pastikan tidak memakai pakaian yang terdapat logam menempel. Simpan semua jam tangan, cincin, sampai uang receh di dalam tas sebelum memasuki pemeriksaan metal detector

Masukan semua benda-benda bermagnet atau mengandung logam ke dalam tas kabin jika akan melalui pemeriksaan metal detector supaya familygoers tidak perlu repot lagi membuka dan memasang kembali barang-barang ini. Familygoers bisa memasang kembali semua benda ini di ruang tunggu ketika akan boarding. Lebih tenang dan tidak terburu-buru.

  • Siapkan passpor dan boarding pass di tempat yang mudah dijangkau

Familygoers akan melewati beberapa titik di mana petugas akan meminta menunjukkan passpor dan boarding pass. Letakkan passpor dan boarding pass di kantong hand bag atau carry-on bag yang mudah dijangkau, agar tidak repot mengambil dan mengembalikan ke tempat semula.

  • Bikin penanda khusus pada setiap koper yang mudah dilihat dan dibedakan dengan koper lainnya

Untuk memudahkan familygoers mengenali dengan cepat koper milik familygoers di conveyor belt saat pengambilan bagasi, berikan tanda pembeda yang cukup signifikan, misalnya dengan memberikan casing pada koper atau menempelkan beberapa stiker-stiker menarik. Jika ada porter, tidak ada salahnya juga familygoers menyewa porter untuk mengambil koper-koper sementara familygoers bisa duduk santai. Jika tidak ada porter, dudukkan anak di stroller-nya untuk memudahkan familygoers mengambil barang, atau bagi tugas dengan pasangan, ada yang mengambil koper dan ada yang menjaga anak.

 

Banner photo credit : Michael Gaida/Pixabay



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




Airport Hacks ! Lakukan ini agar check in, boarding, dan pengambilan bagasi lebih cepat
Posted by: Admin

Terbayang repotnya di airport menjelang keberangkatan traveling sekeluarga. Belum lagi membawa anak yang tidak mengenal duduk manis, semua yang dilihatnya mau dieksplor. Ditambah lagi suasana di airport yang super sibuk dengan lalu lalang orang banyak dan agak menegangkan. Sebenarnya itu semua bisa disiasati dengan melakukan langkah-langkah berikut ini. Melakukan check in, drop bagasi, pemeriksaan hingga pengambilan bagasi pun bisa lebih cepat.

  • Lakukan online check in dan download boarding pass untuk semua anggota keluarga.

Lakukan ini paling lambat semalam sebelum keberangkatan. Biasanya online check sudah dibuka 72/48/24 jam hingga beberapa jam sebelum check in counter dibuka. Tergantung kebijakan masing-masing pesawat terbang. Dengan melakukan online check in, ada kalanya kursi tempat duduk di pesawat pun sudah bisa direservasi. Familygoers tinggal mendatangi counter untuk verifikasi dan drop bagasi. Proses lebih cepat, anak pun tidak terlalu lama menunggu.

Aturan online check in Garuda Indonesia

  • Jika familygoers penumpang ekonomi, mengantrilah di dekat counter check in business class. Terkadang counter ini dibuka untuk mengurangi antrean di economy class check in, apalagi jika terlihat membawa anak.

Usahakan mengantre di antrean economy class persis di sebelah business class. Biasanya begitu antrean di business class sudah sepi, antrean di economy class akan dialihkan ke counter check in business class untuk mempercepat proses check in dan drop bagasi.

Jika menjadi penumpang ekonomi, usahakan mengantri di antrian terdekat business class
(photo credit : businessclass.se)

  • Kosongkan semua botol berisi air minum. Untuk familygoers yang memiliki bayi dibolehkan membawa botol berisi air di tas kabin dan tempatkan terpisah agar mudah diperiksa.

Setelah selesai check in, kosongkan semua botol minum. Aturan penerbangan internasional mengizinkan familygoers membawa air untuk membuat susu formula, atau bahkan membawa ASI dan juice untuk anak. Tempatkan terpisah botol minum yang berisi air, susu, ataupun juice untuk memudahkan petugas memeriksa nya.

  • Simpan kotak kosmetik, toiletteries dan obat-obatan di tempat yang mudah dijangkau di dalam koper agar memudahkan jika terkena random check

Kosmetik, lotion, toiletteries boleh dibawa di dalam tas kabin asalkan masing-masing tidak lebih dari 100 ml. Jika lebih, maka letakkan semua cairan ini di dalam bagasi. Semua perlengkapan ini sebaiknya ditempatkan dalam sebuah tas kecil, agar jka terjadi pemeriksaan mudah dikeluarkan dan dirapikan kembali.

Aturan membawa cairan di tas kabin

  • Lipat stroller. Stroller tidak boleh melewati metal detector, melainkan harus melewati X-ray. Karena itu bawalah stroller yang compact dan gendongan bayi/anak.

Bawalah stroller yang tidak terlalu besar untuk memudahkan melipat dan membukanya kembali saat di airport. Sebaiknya bawa juga gendongan untuk menggendong anak ketika ia melewati metal detector. Anak harus didampingi orangtua ketika melewati metal detector, entah itu didampingi berjalan atau digendong.

  • Pastikan tidak memakai pakaian yang terdapat logam menempel. Simpan semua jam tangan, cincin, sampai uang receh di dalam tas sebelum memasuki pemeriksaan metal detector

Masukan semua benda-benda bermagnet atau mengandung logam ke dalam tas kabin jika akan melalui pemeriksaan metal detector supaya familygoers tidak perlu repot lagi membuka dan memasang kembali barang-barang ini. Familygoers bisa memasang kembali semua benda ini di ruang tunggu ketika akan boarding. Lebih tenang dan tidak terburu-buru.

  • Siapkan passpor dan boarding pass di tempat yang mudah dijangkau

Familygoers akan melewati beberapa titik di mana petugas akan meminta menunjukkan passpor dan boarding pass. Letakkan passpor dan boarding pass di kantong hand bag atau carry-on bag yang mudah dijangkau, agar tidak repot mengambil dan mengembalikan ke tempat semula.

  • Bikin penanda khusus pada setiap koper yang mudah dilihat dan dibedakan dengan koper lainnya

Untuk memudahkan familygoers mengenali dengan cepat koper milik familygoers di conveyor belt saat pengambilan bagasi, berikan tanda pembeda yang cukup signifikan, misalnya dengan memberikan casing pada koper atau menempelkan beberapa stiker-stiker menarik. Jika ada porter, tidak ada salahnya juga familygoers menyewa porter untuk mengambil koper-koper sementara familygoers bisa duduk santai. Jika tidak ada porter, dudukkan anak di stroller-nya untuk memudahkan familygoers mengambil barang, atau bagi tugas dengan pasangan, ada yang mengambil koper dan ada yang menjaga anak.

 

Banner photo credit : Michael Gaida/Pixabay



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin