6 Jajanan Unik di Ueno Park, Taito, Tokyo
Posted by: Ida Ahdiah

Saya tidak makan ikan ini karena nggak mau repot dan bau amis saat jalan-jalan meskipun penasaran ingin tahu rasanya.

Musim semi tahun lalu saya menikmati bunga sakura tengah mekar di Taman Ueno, Taito, Tokyo sambil menikmati jajanannya  yang rata-rata tampil unik dan kadang ada yang gemesin.

Taman ini memang terpilih sebagai satu dari 100 tempat menikmati sakura di Jepang. Sejak pagi, taman yang hanya dua menit berjalan kaki dari stasiun Ueno jalur JR dan jalur Tokyo Metro ini sudah disesaki orang yang ingin berjalan di bawah jajaran pohon sakura yang sedang berbunga.

Udara sejuk membuat saya tidak mudah lelah menikmati setiap sudut taman. Hanya saja perut tak bisa diajak kompromi,  minta diisi snack sebelum makan siang. Maklum sarapannya hanya segelas jus dan setangkup roti. Makanya senang sekali ketika akhirnya menemukan pedagang kaki lima menjajakan dagangannya dengan penampilan yang unik.

Inilah jajanan yang saya temukan di Taman Ueno. Beberapa di antaranya saya cicipi dan yang lainnya hanya mengambil gambarnya. Beberapa di antaranya pasti disukai oleh anak-anak.

 

Bahannya sederhana, paha ayam saja. Tapi penampilannya membuat mata jadi menoleh.

Ubi jalar yang digoreng dengan kulitnya dan disusun kombinasi panjang dan pendek jadi membangkitkan selera. Yang ini saya cicipi. Rasanya manis dan sedikit asin.

Gurita dimakan sebagai camilan. Yang ini saya tidak membeli.

Olahan pisang dalam bentuk lain. Enak dipandang, enak dimakan, mudah dtenteng. Dan saya pun membelinya. Hitung-hitung tombo kangen sama pisang goreng.

 

Yang ini saya  tidak tahu namanya. Pedagangnya menjelaskan dengan bahasa Jepang dan saya cuma manggut-manggut enggak mengerti. Tapi tetap saja, bentuk, warna dan penampilan makanannya membuat orang menoleh.

 

 



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Ida Ahdiah




6 Jajanan Unik di Ueno Park, Taito, Tokyo
Posted by: Ida Ahdiah

Saya tidak makan ikan ini karena nggak mau repot dan bau amis saat jalan-jalan meskipun penasaran ingin tahu rasanya.

Musim semi tahun lalu saya menikmati bunga sakura tengah mekar di Taman Ueno, Taito, Tokyo sambil menikmati jajanannya  yang rata-rata tampil unik dan kadang ada yang gemesin.

Taman ini memang terpilih sebagai satu dari 100 tempat menikmati sakura di Jepang. Sejak pagi, taman yang hanya dua menit berjalan kaki dari stasiun Ueno jalur JR dan jalur Tokyo Metro ini sudah disesaki orang yang ingin berjalan di bawah jajaran pohon sakura yang sedang berbunga.

Udara sejuk membuat saya tidak mudah lelah menikmati setiap sudut taman. Hanya saja perut tak bisa diajak kompromi,  minta diisi snack sebelum makan siang. Maklum sarapannya hanya segelas jus dan setangkup roti. Makanya senang sekali ketika akhirnya menemukan pedagang kaki lima menjajakan dagangannya dengan penampilan yang unik.

Inilah jajanan yang saya temukan di Taman Ueno. Beberapa di antaranya saya cicipi dan yang lainnya hanya mengambil gambarnya. Beberapa di antaranya pasti disukai oleh anak-anak.

 

Bahannya sederhana, paha ayam saja. Tapi penampilannya membuat mata jadi menoleh.

Ubi jalar yang digoreng dengan kulitnya dan disusun kombinasi panjang dan pendek jadi membangkitkan selera. Yang ini saya cicipi. Rasanya manis dan sedikit asin.

Gurita dimakan sebagai camilan. Yang ini saya tidak membeli.

Olahan pisang dalam bentuk lain. Enak dipandang, enak dimakan, mudah dtenteng. Dan saya pun membelinya. Hitung-hitung tombo kangen sama pisang goreng.

 

Yang ini saya  tidak tahu namanya. Pedagangnya menjelaskan dengan bahasa Jepang dan saya cuma manggut-manggut enggak mengerti. Tapi tetap saja, bentuk, warna dan penampilan makanannya membuat orang menoleh.

 

 



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Ida Ahdiah