6 Tujuan Wisata Kelam, Dark Tourism yang Paling Banyak Dikunjungi
Posted by: Admin

Dark tourisme atau wisata kelam adalah  tempat tujuan wisata yang pernah menjadi tempat terjadi bencana dan kematian. Mengunjungi tempat ini, menurut Dr Philip Stone dari The Institute for Dark Tourism Research (DTR), akan membuat wisatawan memahami tentang kematian.

Mendatangi tempat tersebut tentunya akan membuat kita sedih membayangkan sejarah kematian mereka.  Semoga, sih, setelah mendatangi tempat ini kita akan  termotivasi untuk  membantu berusaha agar peristiwa kelam itu tidak terulang di masa depan.

Oh, ya, untuk menghormati para korban, diimbau untuk tidak berfoto di lokasi dengan wajah ceria seperti sedang berada di pantai. Dan inilah 6 memorial kelam yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

The 9/11 Memorial, berupa monument Ground Zero di New York City,  AS, bekas tempat Menara Kembar World Trade Center yang hancur ditabrak dua pesawat yang dikendalikan tetoris. Dalam peristiwa tersebut ribuan orang meninggal dunia.

Pompeii , puing-puing kota zaman Romawi  Kuno yang hancur karena letusan Gunung Vesuvius pada 79 M. Tempat tersebut kini berada  ini Italia. Kota tersebut  hilang selama 1600 tahun, namun  kemudian ditemukan secara tak sengaja dan bisa dilihat oleh wisatawan.

Auschwitz, nama tiga kamp konsentrasi NAZI Jerman di Polandia. Tahun 1979, kamp ini masuk ke dalam salah satu daftar  Situs Warisan Dunia oleh UNESCO untuk menghormati tawanan yang meninggal dan bukti kematian akibat holokus, pembunuhan terhadap kira-kira 6 juta penganut Yahudi selama Perang Dunia II yang didukung oleh Jerman Nazi,  pimpinan Adolf Hitler.

Rumah Anne Frank di Amsterdam, tempat perempuan Yahudi  menulis buku hariannya  yang terkenal, sudah dibukukan dan dibuat film. Buku itu menceritakan tentang pengalamannya  bersembunyi ketika  Jerman menduduki Belanda saat Perang Duania II.

Choeung Ek Genocidal Center di Kamboja  tempat warga kamboja ditahan dan dibunuh oleh  Khmer Merah sekitar tahun 1975 – 1979. Pimpinan Khmer Merah, Pol Pot,  menangkap siapa saja, ilmuwan,  pajabat, artis atau wartawan yang masih punya kaitan dengan pemerintan sebelumnya.

Kigali Genocide Memorial di Rwanda, merupakan kuburan  lebih dari 250 ribu Suku Tutsi yang  dibunuh oleh Suku Hutu. Suku Hutu yang berkhianat juga dibunuh. Peristiwa kelam ini terjadi tahun 1994.

Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




6 Tujuan Wisata Kelam, Dark Tourism yang Paling Banyak Dikunjungi
Posted by: Admin

Dark tourisme atau wisata kelam adalah  tempat tujuan wisata yang pernah menjadi tempat terjadi bencana dan kematian. Mengunjungi tempat ini, menurut Dr Philip Stone dari The Institute for Dark Tourism Research (DTR), akan membuat wisatawan memahami tentang kematian.

Mendatangi tempat tersebut tentunya akan membuat kita sedih membayangkan sejarah kematian mereka.  Semoga, sih, setelah mendatangi tempat ini kita akan  termotivasi untuk  membantu berusaha agar peristiwa kelam itu tidak terulang di masa depan.

Oh, ya, untuk menghormati para korban, diimbau untuk tidak berfoto di lokasi dengan wajah ceria seperti sedang berada di pantai. Dan inilah 6 memorial kelam yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

The 9/11 Memorial, berupa monument Ground Zero di New York City,  AS, bekas tempat Menara Kembar World Trade Center yang hancur ditabrak dua pesawat yang dikendalikan tetoris. Dalam peristiwa tersebut ribuan orang meninggal dunia.

Pompeii , puing-puing kota zaman Romawi  Kuno yang hancur karena letusan Gunung Vesuvius pada 79 M. Tempat tersebut kini berada  ini Italia. Kota tersebut  hilang selama 1600 tahun, namun  kemudian ditemukan secara tak sengaja dan bisa dilihat oleh wisatawan.

Auschwitz, nama tiga kamp konsentrasi NAZI Jerman di Polandia. Tahun 1979, kamp ini masuk ke dalam salah satu daftar  Situs Warisan Dunia oleh UNESCO untuk menghormati tawanan yang meninggal dan bukti kematian akibat holokus, pembunuhan terhadap kira-kira 6 juta penganut Yahudi selama Perang Dunia II yang didukung oleh Jerman Nazi,  pimpinan Adolf Hitler.

Rumah Anne Frank di Amsterdam, tempat perempuan Yahudi  menulis buku hariannya  yang terkenal, sudah dibukukan dan dibuat film. Buku itu menceritakan tentang pengalamannya  bersembunyi ketika  Jerman menduduki Belanda saat Perang Duania II.

Choeung Ek Genocidal Center di Kamboja  tempat warga kamboja ditahan dan dibunuh oleh  Khmer Merah sekitar tahun 1975 – 1979. Pimpinan Khmer Merah, Pol Pot,  menangkap siapa saja, ilmuwan,  pajabat, artis atau wartawan yang masih punya kaitan dengan pemerintan sebelumnya.

Kigali Genocide Memorial di Rwanda, merupakan kuburan  lebih dari 250 ribu Suku Tutsi yang  dibunuh oleh Suku Hutu. Suku Hutu yang berkhianat juga dibunuh. Peristiwa kelam ini terjadi tahun 1994.

Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin