22 Tips Traveling Bersama Anak agar Berkualitas
Posted by: Admin

Tips traveling  bersama anak agar berkualitas  ini akan membuat  perjalanan menjadi luar biasa, semua gembira dan waktu bersama keluarga pun dijamin menyenangkan.

  1. Buat rencana yang fleksibel

Namanya pergi dengan anak apalagi masih balita tentu harus siap dengan hap-hal terduga, tiba-tiba mogok diajak pergi ingin tinggal di kamar saja, tidur, mengamuk, dan malas-malasan. Makanya meski ada  itinerary tetap saja perlu menyesuaikan dengan sikon anak. Jadi, kalau rencanya mengunjungi 4 destinasi tapi sikon anak tidak memungkingkan, ya, pilih 3. Cara ini akan membuat familygoers tidak stres, tidak saling menyalahkan, dan perjalanan pun menjadi menggemberikan.

  1. Libatkan anak memilih destinasi

Liburan tidak hanya untuk Anda, tapi juga buat anak. Maka ada baiknya Anda libatkan anak untuk memilih destinasi terutama jika anak sudah bisa diajak ngobrol, mulai usia 4 tahun. Jadi sebelum pergi ceritakan bahwa Anda akan pergi ke suatu kota. Di sana banyak tempat yang bisa dikunjungi. Tunjukkan lewat foto-foto  sekitar 5 tempat yang cocok buat anak-anak dan minta ia memilih dua tempat di antaranya. Tentunya disesuaikan dengan ketersediaan waktu

  1. Yang penting saja

Kita punya kecenderungan membawa apa saja yang biasa digunakan atau dimakan oleh anak di rumah. Maksudanya baik agar anak merasa at home karena semua kebutuhannya terpenuhi. Padahal itu akan membuat koper penuh dan berat. Saat pulang, terbayang beratnya koper sementara familygoers masih harus menggendong atau mendorong stroller. Jadi saat traveling bersama anak bawa benda yang menjadi favorit anak saja. Kalau anak nanti butuh sesuatu, kan, bisa beli di tempat yang Anda kunjungi.

  1. Pesan jauh-jauh hari

Tentu saja familygoers sudah memesan tiket jauh-jauh hari, tapi traveling bersama anak tak cukup hanya memesan tiket pesawat. Familygoers juga perlu pesan tiket museum, tour guide, city tour, dan sebagainya yang bisa dilakukan secara online. Jadi, ketika di tujuan semua sudah siap, waktu yang ada bisa digunakan untuk mengenal lingkungan sekitar hotel atau istirahat di hotel.

  1. Jelaskan rencana perjalanan

Penting menjelaskan kepada anak tentang rencana perjalanan, terutama bagi anak yang pertama bepergian. Ceritakan saja, kalau perjalanan nani akan naik pesawat, kereta api atau jenis moda transportasi lainnya. Jelaskan, misalnya, di air port akan banyak orang dan harus mengantre. Juga jelaskan tentang hotel tempat menginap dan tempat yang akan dikunjungi. Dengan mengetahui itu anak akan memahami apa yang terjadi, mengurangi rewel, tapi bersemangat dan gembira menunggu apa yang terjadi kemudian.

  1. Wajib bawa snack

Anak yang lapar bisa mengganggu perjalanan karena ia bisa menangis bahkan tantrum. Jadi, setiap kali pergi apalagi perjalanan panjang, bawa cukup snack kesukaan anak.  Apalagi kita juga tidak tahu jika tiba-tiba pesawat delay, kereta api ada gangguan teknis dan mobil terjebak kemacetan. Persediaan snack akan membantu mengganjal perut karena makan siang atau malam yang tertunda.

  1. Tanya harga spesial buat anak

Selalu tanya tentang harfa spesial saat traveling bersama anak. Sebab ternyata transportasi seperti pesawat, kereta dan bus menyediakan diskon buat anak. Juga tempat seperti museum, tempat-tempat atraksi, bahkan restoran menyediakan diskon buat anak. Dengan begitu, lumayan kan, familygoers bisa menghemat pengeluaran.

  1. Terima kalau ada drama

Namanya  traveling bersama anak, drama pun mungkin terjadi. Misalnya, nih, ketinggalan bus karena anak lama di kamar kecil. Anak lupa membawa tab yang ia gunakan main games di taksi. Kesal tentu saja. Tapi dari pada marah-marah, mending tarik napas dan ikhlaskan. Untuk menghibur, katakan pada diri sendiri bahwa traveling adalah petualangan yang di sana sini ada tantangannya.

  1. Awasi anak

Bagi anak yang sudah bisa diajak bicara, sebelum traveling jelaskan kepadanya bahwa ia harus selalu berada di dekat Anda. Karena Anda tidak ingin ia terpisah atau bahkan hilang. Minta ia memanggil nama Ayah atau Bunda dengan suara keras jika ia tak melihat Anda. Namun yang pasti, Anda harus selalu memastikan Anda melihat anak dalam keadaan dan jarak yang aman. Biasanya konsentrasi pecah saat Anda mengurusi bagasi. Dalam keadaan seperti itu, untuk mengantisipasi Ayah atau Ibu memastikan mengawasi keberaaan anak.

  1. Siapkan kartu darurat

Sebelum berangkat buat kartu darurat yang mencatat nama Ayah dan Ibu, nomor telepon, alamat email, alamat dan telepon tempat menginap di wilayah yang dikunjungi. Letakkan kartu darurat di kantung anak atau dimasukkan ke sepatunya. Jelaskan pada anak yang belum bisa membaca untuk menunjukkan kartu tersebut kepada bapak atau ibu yang berseragam.

  1. Obat-obatan

Salah satu anggota keluarga sakit jelas akan membuat rencana traveling bersama anak bisa terganggu. Sakit yang dialami bisa berupa sakit perut, sakit kepala atau gatal-gatal. Makanya bawalah obat-obatan yang biasa digunakan di rumah seperti obat sakit kepala, obat alergi jika ada yang alergi, obat sakit perur, obat mabuk perjalanan, dan tentu saja obat-obatan yang sedang dikonsumsi oleh anggota keluarga yang sedang sakit. Jika hendak traveling ke luar negeri, sebaiknya cek ketentuan negara setempat tentang jenis obat-obatan yang bisa dibawa dan tidak.

  1. Siapkan dokumen penting

Saat traveling bersama anak ke luar negeri, selalu cek apa dokumentasi anak yang diminta oleh negara tersebut. Umumnya semua negara hanya meminta menunjukkan paspor. Tapi lebih baik siapkan juga fotocopy terjemahan sertifikat lahir yang menegaskan bahwa ia adalah putra/putri Anda. Sebagai back up Anda bisa jga men-scan dan menyimpannya di email sendiri.

  1. Perangkat hiburan elektronik

Membuat anak nyaman dan terhibur saat perjalanan panjang adalah hal yang perlu Anda lakukan. Maklum anak-anak, mereka cepat bosan jika harus menunggu lama di bandara atau statsiun juga jika harus duduk lama-lama di mobil. Di pesawat atau bus biasanya sudah menyediakan hiburan buat anak-anak. Namun anak juga perlu hiburan saat menunggu atau dalam perjalanan panjang dengan mobil. Untuk itu, sebelum pergi download beberapa games, beragam aplikasi, film yang sudah Anda seleksi yang siap putar. Ini untuk menganstisipasi lemotnya sinyal di beberapa tempat.

  1. Mainan dan buku baru

Mainan baru yang belum bosan dimainkan dan buku baru yang masih ia minta bacakan akan membuatnya cukup terhibur. Sebagai bagian dari perjalanan, bisa juga Anda menganggakan untuk membeli mainan dan buku di kota yang Anda kunjungi. Cara ini akan membuat anak lebih bersemangat lagi dan yang pasti ia  tidak bosan.

  1. Benda favorit

Jauh dari rumah, dari kamanya, kadang membuat anak tidak nyaman. Dan kenyamanan biasanya ia peroleh dari benda-benda tua seperti selimut atau boneka. Jadi pastikan untk membawa benda-benda kesayangannya itu. Benda-benda itu akan membantunya tenang selama perjalanan bahkan tidur nyenyak ketika tiba di tujuan.

  1. Cukup diaper atau celana ganti

Anak yang belum lulus potty training perlu diganti diapernya secara berkala untuk menghindari lecet dan gatal-gatal. Apalagi sepanjang perjalanan anak banyak minum dan makan. Maka, bawa diaper yang cukup dan biasa ia pakai. Sedangkan bagi anak yang baru lulus potty training, siapkan juga celana ganti, siapa tahu terjadi ‘kecelakaan’ ngompol di celana.

  1. Baju ganti

Saat traveling bersama anak wajib membawa baju ganti buat anak dan Anda Jika naik pesawat letakan baju di tas yang bisa dibawa ke kabin. Jika naik kereta siapkan baju di tas yang mudah diambil dan dibuka. Namanya juga anak, siapa tahu ia menumpahkan susu ke bajunya atau ke baju Anda. Ini berlakukan untuk perjalanan pendek maupun perjalanan panjang.

  1. Minta anak membawa tas miliknya

Anak-anak biasanya senang kalau diminta membawa barang-barang miliknya di tas atau ransel kesukaannya. Tentunya isi rancel mereka dengan mainan atau buku-buku yang ringan. Selain akan mengurangi beban Anda, cara ini juga sekaligus mengajari anak untuk bertanggung jawab terhadap barang-barang miliknya. Kalau naik pesawat anak juga belajar bahwa tas tersebut harus melewati pemeriksaan,

  1. Headphone yang cocok

Hampir semua perusahaan penerbangan menyediakan headphone untuk mendengarkan aneka hiburan, film atau musik. Tapi biasanya anak kurang nyaman menggunakan headphone yang ada, karena susah menempel di telinganya. Maka ada baiknya Anda membawa headphone yang cocok atau yang biasa digunakan oleh anak agar ia merasa nyaman dan gembira selama perjalanan.

  1. Perlu istirahat juga

Tentu saja waktu traveling inginnya dimanfaatkan sebaik mungkin. Tapi kalau traveling bersama anak sebaiknya luangkan juga waktu untuk istirahat. Anak-anak tetap bisa tidur siang, misalnya. Tidak juga harus selalu tinggal di kamar hotel atau aparyemen, tapi juga bisa pergi ke taman dekat hotel, duduk-duduk di sana, menonton film, atau membaca buku. Pokoknya piliha aktivitas yang tidak membuat lelah beberapa jam agar memiliki energi untuk mengisi perjalanan.

  1. Transportasi umum

Menggunakan transportasi publik akan membuat anak senang, apalagi kalau jenisnya sangat khas. Misalnya becak, busway, tuc – tuc, jeepney, kereta, bus, tram dan banyak lagi. Dengan naik transportasi umum anak bisa melihat sekitar secara lebih leluasa juga bisa merasakan menjadi orang setempat. Dengan itu pengalaman traveling-nya jadi semakin kaya. Selain itu, transportasi umum juga lebih murah, jadi bisa menghemat uang kan.

  1. Jangan ganti hotel atau apartemen

Pilih satu hotel saja jika tinggal di sebuah kota, meski ada tawaran lebih murah dari hotel lain.  Pindah-pindah hotel akan membuat Anda repot packing dan mengeluarkan barang-barang. Anak juga harus menyesuaikan diri lagi dengan kamar yang baru. Jadi sebelum pergi, pastikan betul hotel atau apartemen yang akan Anda tempati sesuai dengan budget dan sesuai dengan yang Anda harapkan.

 



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




22 Tips Traveling Bersama Anak agar Berkualitas
Posted by: Admin

Tips traveling  bersama anak agar berkualitas  ini akan membuat  perjalanan menjadi luar biasa, semua gembira dan waktu bersama keluarga pun dijamin menyenangkan.

  1. Buat rencana yang fleksibel

Namanya pergi dengan anak apalagi masih balita tentu harus siap dengan hap-hal terduga, tiba-tiba mogok diajak pergi ingin tinggal di kamar saja, tidur, mengamuk, dan malas-malasan. Makanya meski ada  itinerary tetap saja perlu menyesuaikan dengan sikon anak. Jadi, kalau rencanya mengunjungi 4 destinasi tapi sikon anak tidak memungkingkan, ya, pilih 3. Cara ini akan membuat familygoers tidak stres, tidak saling menyalahkan, dan perjalanan pun menjadi menggemberikan.

  1. Libatkan anak memilih destinasi

Liburan tidak hanya untuk Anda, tapi juga buat anak. Maka ada baiknya Anda libatkan anak untuk memilih destinasi terutama jika anak sudah bisa diajak ngobrol, mulai usia 4 tahun. Jadi sebelum pergi ceritakan bahwa Anda akan pergi ke suatu kota. Di sana banyak tempat yang bisa dikunjungi. Tunjukkan lewat foto-foto  sekitar 5 tempat yang cocok buat anak-anak dan minta ia memilih dua tempat di antaranya. Tentunya disesuaikan dengan ketersediaan waktu

  1. Yang penting saja

Kita punya kecenderungan membawa apa saja yang biasa digunakan atau dimakan oleh anak di rumah. Maksudanya baik agar anak merasa at home karena semua kebutuhannya terpenuhi. Padahal itu akan membuat koper penuh dan berat. Saat pulang, terbayang beratnya koper sementara familygoers masih harus menggendong atau mendorong stroller. Jadi saat traveling bersama anak bawa benda yang menjadi favorit anak saja. Kalau anak nanti butuh sesuatu, kan, bisa beli di tempat yang Anda kunjungi.

  1. Pesan jauh-jauh hari

Tentu saja familygoers sudah memesan tiket jauh-jauh hari, tapi traveling bersama anak tak cukup hanya memesan tiket pesawat. Familygoers juga perlu pesan tiket museum, tour guide, city tour, dan sebagainya yang bisa dilakukan secara online. Jadi, ketika di tujuan semua sudah siap, waktu yang ada bisa digunakan untuk mengenal lingkungan sekitar hotel atau istirahat di hotel.

  1. Jelaskan rencana perjalanan

Penting menjelaskan kepada anak tentang rencana perjalanan, terutama bagi anak yang pertama bepergian. Ceritakan saja, kalau perjalanan nani akan naik pesawat, kereta api atau jenis moda transportasi lainnya. Jelaskan, misalnya, di air port akan banyak orang dan harus mengantre. Juga jelaskan tentang hotel tempat menginap dan tempat yang akan dikunjungi. Dengan mengetahui itu anak akan memahami apa yang terjadi, mengurangi rewel, tapi bersemangat dan gembira menunggu apa yang terjadi kemudian.

  1. Wajib bawa snack

Anak yang lapar bisa mengganggu perjalanan karena ia bisa menangis bahkan tantrum. Jadi, setiap kali pergi apalagi perjalanan panjang, bawa cukup snack kesukaan anak.  Apalagi kita juga tidak tahu jika tiba-tiba pesawat delay, kereta api ada gangguan teknis dan mobil terjebak kemacetan. Persediaan snack akan membantu mengganjal perut karena makan siang atau malam yang tertunda.

  1. Tanya harga spesial buat anak

Selalu tanya tentang harfa spesial saat traveling bersama anak. Sebab ternyata transportasi seperti pesawat, kereta dan bus menyediakan diskon buat anak. Juga tempat seperti museum, tempat-tempat atraksi, bahkan restoran menyediakan diskon buat anak. Dengan begitu, lumayan kan, familygoers bisa menghemat pengeluaran.

  1. Terima kalau ada drama

Namanya  traveling bersama anak, drama pun mungkin terjadi. Misalnya, nih, ketinggalan bus karena anak lama di kamar kecil. Anak lupa membawa tab yang ia gunakan main games di taksi. Kesal tentu saja. Tapi dari pada marah-marah, mending tarik napas dan ikhlaskan. Untuk menghibur, katakan pada diri sendiri bahwa traveling adalah petualangan yang di sana sini ada tantangannya.

  1. Awasi anak

Bagi anak yang sudah bisa diajak bicara, sebelum traveling jelaskan kepadanya bahwa ia harus selalu berada di dekat Anda. Karena Anda tidak ingin ia terpisah atau bahkan hilang. Minta ia memanggil nama Ayah atau Bunda dengan suara keras jika ia tak melihat Anda. Namun yang pasti, Anda harus selalu memastikan Anda melihat anak dalam keadaan dan jarak yang aman. Biasanya konsentrasi pecah saat Anda mengurusi bagasi. Dalam keadaan seperti itu, untuk mengantisipasi Ayah atau Ibu memastikan mengawasi keberaaan anak.

  1. Siapkan kartu darurat

Sebelum berangkat buat kartu darurat yang mencatat nama Ayah dan Ibu, nomor telepon, alamat email, alamat dan telepon tempat menginap di wilayah yang dikunjungi. Letakkan kartu darurat di kantung anak atau dimasukkan ke sepatunya. Jelaskan pada anak yang belum bisa membaca untuk menunjukkan kartu tersebut kepada bapak atau ibu yang berseragam.

  1. Obat-obatan

Salah satu anggota keluarga sakit jelas akan membuat rencana traveling bersama anak bisa terganggu. Sakit yang dialami bisa berupa sakit perut, sakit kepala atau gatal-gatal. Makanya bawalah obat-obatan yang biasa digunakan di rumah seperti obat sakit kepala, obat alergi jika ada yang alergi, obat sakit perur, obat mabuk perjalanan, dan tentu saja obat-obatan yang sedang dikonsumsi oleh anggota keluarga yang sedang sakit. Jika hendak traveling ke luar negeri, sebaiknya cek ketentuan negara setempat tentang jenis obat-obatan yang bisa dibawa dan tidak.

  1. Siapkan dokumen penting

Saat traveling bersama anak ke luar negeri, selalu cek apa dokumentasi anak yang diminta oleh negara tersebut. Umumnya semua negara hanya meminta menunjukkan paspor. Tapi lebih baik siapkan juga fotocopy terjemahan sertifikat lahir yang menegaskan bahwa ia adalah putra/putri Anda. Sebagai back up Anda bisa jga men-scan dan menyimpannya di email sendiri.

  1. Perangkat hiburan elektronik

Membuat anak nyaman dan terhibur saat perjalanan panjang adalah hal yang perlu Anda lakukan. Maklum anak-anak, mereka cepat bosan jika harus menunggu lama di bandara atau statsiun juga jika harus duduk lama-lama di mobil. Di pesawat atau bus biasanya sudah menyediakan hiburan buat anak-anak. Namun anak juga perlu hiburan saat menunggu atau dalam perjalanan panjang dengan mobil. Untuk itu, sebelum pergi download beberapa games, beragam aplikasi, film yang sudah Anda seleksi yang siap putar. Ini untuk menganstisipasi lemotnya sinyal di beberapa tempat.

  1. Mainan dan buku baru

Mainan baru yang belum bosan dimainkan dan buku baru yang masih ia minta bacakan akan membuatnya cukup terhibur. Sebagai bagian dari perjalanan, bisa juga Anda menganggakan untuk membeli mainan dan buku di kota yang Anda kunjungi. Cara ini akan membuat anak lebih bersemangat lagi dan yang pasti ia  tidak bosan.

  1. Benda favorit

Jauh dari rumah, dari kamanya, kadang membuat anak tidak nyaman. Dan kenyamanan biasanya ia peroleh dari benda-benda tua seperti selimut atau boneka. Jadi pastikan untk membawa benda-benda kesayangannya itu. Benda-benda itu akan membantunya tenang selama perjalanan bahkan tidur nyenyak ketika tiba di tujuan.

  1. Cukup diaper atau celana ganti

Anak yang belum lulus potty training perlu diganti diapernya secara berkala untuk menghindari lecet dan gatal-gatal. Apalagi sepanjang perjalanan anak banyak minum dan makan. Maka, bawa diaper yang cukup dan biasa ia pakai. Sedangkan bagi anak yang baru lulus potty training, siapkan juga celana ganti, siapa tahu terjadi ‘kecelakaan’ ngompol di celana.

  1. Baju ganti

Saat traveling bersama anak wajib membawa baju ganti buat anak dan Anda Jika naik pesawat letakan baju di tas yang bisa dibawa ke kabin. Jika naik kereta siapkan baju di tas yang mudah diambil dan dibuka. Namanya juga anak, siapa tahu ia menumpahkan susu ke bajunya atau ke baju Anda. Ini berlakukan untuk perjalanan pendek maupun perjalanan panjang.

  1. Minta anak membawa tas miliknya

Anak-anak biasanya senang kalau diminta membawa barang-barang miliknya di tas atau ransel kesukaannya. Tentunya isi rancel mereka dengan mainan atau buku-buku yang ringan. Selain akan mengurangi beban Anda, cara ini juga sekaligus mengajari anak untuk bertanggung jawab terhadap barang-barang miliknya. Kalau naik pesawat anak juga belajar bahwa tas tersebut harus melewati pemeriksaan,

  1. Headphone yang cocok

Hampir semua perusahaan penerbangan menyediakan headphone untuk mendengarkan aneka hiburan, film atau musik. Tapi biasanya anak kurang nyaman menggunakan headphone yang ada, karena susah menempel di telinganya. Maka ada baiknya Anda membawa headphone yang cocok atau yang biasa digunakan oleh anak agar ia merasa nyaman dan gembira selama perjalanan.

  1. Perlu istirahat juga

Tentu saja waktu traveling inginnya dimanfaatkan sebaik mungkin. Tapi kalau traveling bersama anak sebaiknya luangkan juga waktu untuk istirahat. Anak-anak tetap bisa tidur siang, misalnya. Tidak juga harus selalu tinggal di kamar hotel atau aparyemen, tapi juga bisa pergi ke taman dekat hotel, duduk-duduk di sana, menonton film, atau membaca buku. Pokoknya piliha aktivitas yang tidak membuat lelah beberapa jam agar memiliki energi untuk mengisi perjalanan.

  1. Transportasi umum

Menggunakan transportasi publik akan membuat anak senang, apalagi kalau jenisnya sangat khas. Misalnya becak, busway, tuc – tuc, jeepney, kereta, bus, tram dan banyak lagi. Dengan naik transportasi umum anak bisa melihat sekitar secara lebih leluasa juga bisa merasakan menjadi orang setempat. Dengan itu pengalaman traveling-nya jadi semakin kaya. Selain itu, transportasi umum juga lebih murah, jadi bisa menghemat uang kan.

  1. Jangan ganti hotel atau apartemen

Pilih satu hotel saja jika tinggal di sebuah kota, meski ada tawaran lebih murah dari hotel lain.  Pindah-pindah hotel akan membuat Anda repot packing dan mengeluarkan barang-barang. Anak juga harus menyesuaikan diri lagi dengan kamar yang baru. Jadi sebelum pergi, pastikan betul hotel atau apartemen yang akan Anda tempati sesuai dengan budget dan sesuai dengan yang Anda harapkan.

 



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin