15 tips aman dan nyaman saat babymoon
Posted by: Admin

Hmmm, babymoon memang sesuatu yang sangat menyenangkan. Pergi berdua saja bersama pasangan sebelum si bayi lahir, menghabiskan waktu berdua saja sebelum si bayi lahir dan mempersiapkan mental Anda untuk menyambutnya. Indah bukan ? Namun, jangan sampai babymoon Anda yang menyenangkan itu berubah menjadi mengkhawatirkan jika Anda tidak memperhatikan beberapa kondisi ini :

  1. Konsultasikan perjalanan Anda dengan obgyn. Pastikan kondisi Anda dan si calon bayi dalam kondisi prima sebelum berangkat, tanpa ada keluhan ataupun risiko komplikasi. Jika kehamilan Anda berusia akhir trimester kedua atau menjelang trimester ketiga, lakukan usg untuk memastikan plasenta tetap dalam posisi normal.
  2. Diskusikan dan cari tau moda transportasi Anda. Apakah security checkpoint berbahaya untuk kehamilan Anda ? Apakah Anda suka mabuk jika perjalanan jauh ? Gunakanlah moda transportasi yang menurut Anda paling nyaman
  3. Pilih lokasi traveling yang sekiranya aman dari endemik atau risiko tertular penyakit tertentu, terutama jika Anda akan pergi ke tempat terpencil. Tanyakan pada dokter obgyn, apa Anda perlu diberikan vaksin tertentu untuk pergi ke sebuah tempat.
  4. Tanyakan rekomendasi obgyn di lokasi tempat Anda berlibur pada obgyn Anda. Jangan lupa mencatat nama nama dan tempat praktik obgyn itu.
  5. Hubungi maskapai penerbangan Anda jika Anda memilih pergi dengan pesawat. Cek kebijakan maskapai mengenai ibu hamil. Mintalah bantuan khusus jika memang Anda membutuhkannya. Beritahu usia kehamilan dan rencana kelahiran Anda pada pihak maskapai. 
  6. Bawa semua copy riwayat kehamilan Anda yang berisi HPL, golongan darah, tensi darah dan hasil usg. Semua riwayat ini akan memudahkan petugas medis jika Anda membutuhkan pertolongan gawat darurat di lokasi tempat berlibur.
  7. Cek asuransi kesehatan dan asuransi perjalan Anda jika Anda akan bepergian jauh. Apakah asuransi Anda kan menanggung semua atau separuh biaya jika terjadi emergency ? Jika tidak persiapkan dana darurat untuk di perjalanan.
  8. Tidak perlu ragu meminta bantuan di airport, misalnya ketika Anda terlalu lelah dan membutuhkan kursi roda, ataupun meminta tolong suami untuk membawakan ataupun meletakkan dan mengambilkan tas Anda di kabin pesawat.
  9. Selalu gunakan seatbelt saat di dalam mobil maupun di dalam pesawat. Pastikan posisi seatbelt berada di bawah perut. 
  10. Perbanyak minum untuk terhindar dari dehidrasi. Minumlah minimal 8 gelas sehari. Jangan sungkan berulang kali meminta minum pada pramugari jika Anda menggunakan pesawat.
  11. Sering-seringlah bergerak. Jika Anda minum banyak air, otomatis Anda pun akan sering buang air kecil. Jika Anda naik mobil, luruskan kaki ketika berhenti di rest area. Jika Anda naik pesawat atau kereta, berjalan-jalanlah di sepanjang koridor.
  12. Selalu sediakan snack sehat, seperti buah, biskuit, yoghurt untuk menghindari rasa lapar dan mencegah rasa eneg di jalan.
  13. Pakailah pakaian yang nyaman, tidak terlalu ketat sehingga menyebabkan tubuh sulit bergerak atau bernafas. Gunakan juga sepatu yang nyaman untuk kaki, karena kaki saat hamil mudah membengkak.
  14. Gunakanlah backpack daripada tas tangan atau tas selempang, karena backpack bisa mengurangi nyeri punggung. Namun perhatikan berat tas yang digunakan. Jangan sampai terlalu membebani Anda.
  15. Bawa serta obat-obatan yang dibutuhkan untuk flu, diare, demam, batuk sampai mual. Masukan juga ke dalam tas termometer utuk mengecek suhu tubuh jika diperlukan.

Siapkan koper Anda dan jangan lupa abadikan momen-momen indah kehamilan Anda berdua pasangan !

 

Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




15 tips aman dan nyaman saat babymoon
Posted by: Admin

Hmmm, babymoon memang sesuatu yang sangat menyenangkan. Pergi berdua saja bersama pasangan sebelum si bayi lahir, menghabiskan waktu berdua saja sebelum si bayi lahir dan mempersiapkan mental Anda untuk menyambutnya. Indah bukan ? Namun, jangan sampai babymoon Anda yang menyenangkan itu berubah menjadi mengkhawatirkan jika Anda tidak memperhatikan beberapa kondisi ini :

  1. Konsultasikan perjalanan Anda dengan obgyn. Pastikan kondisi Anda dan si calon bayi dalam kondisi prima sebelum berangkat, tanpa ada keluhan ataupun risiko komplikasi. Jika kehamilan Anda berusia akhir trimester kedua atau menjelang trimester ketiga, lakukan usg untuk memastikan plasenta tetap dalam posisi normal.
  2. Diskusikan dan cari tau moda transportasi Anda. Apakah security checkpoint berbahaya untuk kehamilan Anda ? Apakah Anda suka mabuk jika perjalanan jauh ? Gunakanlah moda transportasi yang menurut Anda paling nyaman
  3. Pilih lokasi traveling yang sekiranya aman dari endemik atau risiko tertular penyakit tertentu, terutama jika Anda akan pergi ke tempat terpencil. Tanyakan pada dokter obgyn, apa Anda perlu diberikan vaksin tertentu untuk pergi ke sebuah tempat.
  4. Tanyakan rekomendasi obgyn di lokasi tempat Anda berlibur pada obgyn Anda. Jangan lupa mencatat nama nama dan tempat praktik obgyn itu.
  5. Hubungi maskapai penerbangan Anda jika Anda memilih pergi dengan pesawat. Cek kebijakan maskapai mengenai ibu hamil. Mintalah bantuan khusus jika memang Anda membutuhkannya. Beritahu usia kehamilan dan rencana kelahiran Anda pada pihak maskapai. 
  6. Bawa semua copy riwayat kehamilan Anda yang berisi HPL, golongan darah, tensi darah dan hasil usg. Semua riwayat ini akan memudahkan petugas medis jika Anda membutuhkan pertolongan gawat darurat di lokasi tempat berlibur.
  7. Cek asuransi kesehatan dan asuransi perjalan Anda jika Anda akan bepergian jauh. Apakah asuransi Anda kan menanggung semua atau separuh biaya jika terjadi emergency ? Jika tidak persiapkan dana darurat untuk di perjalanan.
  8. Tidak perlu ragu meminta bantuan di airport, misalnya ketika Anda terlalu lelah dan membutuhkan kursi roda, ataupun meminta tolong suami untuk membawakan ataupun meletakkan dan mengambilkan tas Anda di kabin pesawat.
  9. Selalu gunakan seatbelt saat di dalam mobil maupun di dalam pesawat. Pastikan posisi seatbelt berada di bawah perut. 
  10. Perbanyak minum untuk terhindar dari dehidrasi. Minumlah minimal 8 gelas sehari. Jangan sungkan berulang kali meminta minum pada pramugari jika Anda menggunakan pesawat.
  11. Sering-seringlah bergerak. Jika Anda minum banyak air, otomatis Anda pun akan sering buang air kecil. Jika Anda naik mobil, luruskan kaki ketika berhenti di rest area. Jika Anda naik pesawat atau kereta, berjalan-jalanlah di sepanjang koridor.
  12. Selalu sediakan snack sehat, seperti buah, biskuit, yoghurt untuk menghindari rasa lapar dan mencegah rasa eneg di jalan.
  13. Pakailah pakaian yang nyaman, tidak terlalu ketat sehingga menyebabkan tubuh sulit bergerak atau bernafas. Gunakan juga sepatu yang nyaman untuk kaki, karena kaki saat hamil mudah membengkak.
  14. Gunakanlah backpack daripada tas tangan atau tas selempang, karena backpack bisa mengurangi nyeri punggung. Namun perhatikan berat tas yang digunakan. Jangan sampai terlalu membebani Anda.
  15. Bawa serta obat-obatan yang dibutuhkan untuk flu, diare, demam, batuk sampai mual. Masukan juga ke dalam tas termometer utuk mengecek suhu tubuh jika diperlukan.

Siapkan koper Anda dan jangan lupa abadikan momen-momen indah kehamilan Anda berdua pasangan !

 

Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin