10 Tempat Wisata Anak di Stockholm, Swedia
Posted by: Admin

Ini adalah kali kedua kami ke Stockholm. Pertama kali ke Stockholm tahun 2016 saat musim panas. Kali ini di akhir 2018 kami datang saat musim dingin, berdekatan dengan Natal. Seperti kota-kota Eropa lainnya, Stockholm sangat cantik, apalagi menjelang Natal. Salju putih di mana-mana dengan dekorasi Natal yang menghiasi setiap sudut kota.

Banyak tempat wisata keluarga yang bisa dikunjungi di Stockholm. Tidak jauh dari Stockholm, terdapat sekitar 30.000 pulau-pulau kecil yang bisa dieksplor. Namun sayang, rencana kami memang hanya berkeliling kota Stockholm. Mungkin lain kali, jika ada rezeki dan umur, kami akan kembali lagi ke Stockholm untuk mengeksplor kepulauan di sekitar Stockholm.

Ke mana saja di Stockholm ? Inilah 10 tempat wisata keluarga di Stockholm, Swedia.

  • Skansen Museum

Skansen Museum tampak depan

Urban Farm di Skansen Museum

Skansen Aquarium di Skansen Museum

Skansen, open air museum. Rumah-rumah tradisional Swedia

Museum ini merupakan museum open air yang harus dikunjungi di Stockholm. Area nya sangat luas dan memamerkan berbagai hal, dari aquarium, children’s zoo hingga macam-macam museum, juga ada rumah-rumah khas Swedia dari masa lalu hingga masa kini.  Banyak aktivitas dan pertunjukkan yang sering diselenggarakan, bisa cek selengkapnya di skansen.se. Saat kami ke sini, banyak keluarga yang membawa anak-anaknya. Tempatnya memang sangat menyenangkan dan cocok untuk keluarga.

Jika datang menjelang Natal atau saat Natal seperti kami, museum tetap buka dengan setengah harga. Sebagian exhibition memang tutup karena hari libur, namun sebagian lagi tetap buka, ditambah dengan Christmas Market yang menjual bermacam pernak-pernik Natal dengan makanan dan minuman hangat.

  • Vasa Museum

Vasa Museum, Museum ini sangat interaktif untuk pengunjung terutama anak-anak

Kapal Vasa, kapal terbesar di dunia saat itu

Kami mengunjungi museum ini saat musim panas 2016 lalu. Anak saya , Zola, antusias sekali berada di sini. Museum ini adalah museum tentang kapal besar Swedia abad 17 yang tenggelam akibat salah desain dan jumawa sang kapten. Kapten ingin agar kapal memiliki banyak lubang untuk senjata agar musuh merasa takut. Tapi ternyata, alih-alih menjadi ancaman bagi musuh, justru ini menjadi bumerang bagi kapal. Ketika kapal menghadapi terjangan ombak dahsyat, air terlalu banyak masuk ke dalam kapal dan membebani kapal sehingga kapal pun tenggelam.

Selain kapal besar, museum ini juga memamerkan benda-benda bersejarah maritim Swedia abad ke-17. Ada koleksi-koleksi yang pernah digunakan para pelaut Swedia termasuk benda mirip lonceng yang digunakan para penyelam pada masa itu.

  • Nobel Prize Museum

Nobel Prize Museum

Nobel Prize Museum

Nobel Prize Museum

Nobel Prize Museum

Terletak di kota tua, Gamla Stan, Nobel museum bukan menceritakan tentang kehidupan Alfred Nobel, sang penemu, kimiawan, insinyur dan pengusaha. Namun museum ini justru memamerkan kisah-kisah para penerima Nobel dari masa ke masa di segala bidang.

Karena kami berkunjung ke museum ini hanya dua hari menjelang Natal, persis di depan museum, orang ramai memadati Christmas Market dengan pohon Natal besar di tengahnya. Jika datang ke sini saat Natal, bisa sekalian mampir ke Christmas Market juga. Untuk info jam buka dan harga tiket masuk ke museum bisa dicek di Nobel Prize Museum.

  • Ice skating di Kungstradgarden

Ice Skating di Kungstradgarden

Tempat ini merupakan tempat favorit untuk orang lokal maupun turis, baik orang dewasa maupun anak-anak di musim dingin, mungkin salah satu nya karena gratis. Bagi mereka yang tidak memiliki sepatu skating bisa menyewa lengkap dengan perlengkapan skating lainnya, seperti helm dan pelindung. Area ini buka dari pukul 9 pagi hingga pukul 9 malam. Di weekend, buka mulai pukul 10 pagi.

Lokasi Kungstradgarden ini ada di tengah kota dan dikelilingi taman yang cantik. Jika tidak ingin ber-skating, bisa berjalan-jalan saja di sekitar dan menonton orang yang sedang ber-skating seperti yang kami lakukan saat itu. Menjelang malam, apalagi saat suasana Natal, Kungstradgarden lebih cantik dengan lampu-lampu temaram diiringi musik di area ice skating.

  • Christmas Market

Christmas Market, Stockholm, Swedia

Jika datang ke Stockholm menjelang Natal, kunjungi juga Christmas Market ini yang tetap buka hingga seminggu setelah tahun baru. Tidak hanya menjual pernak-pernik Natal, di sini juga dijual aksesoris untuk pakaian musim dingin (topi, syal dan sarung tangan), juga pernak-pernik menarik lainnya yang bisa dijadikan oleh-oleh.

Pasar ini terletak di Gamla Stan persis di depan Nobel Prize museum dan sudah mulai buka sejak pukul 10 pagi hingga malam. Di malam hari, lampu dari pohon Natal akan menambah semarak Christmas Market yang masih dipenuhi pengunjung. Saat kami datang ke sana, salju sedang turun, suasana lebih cantik dan syahdu.

  • Gamla Stan

Gamla Stan, Stockholm, Swedia di musim panas

Gamla Stan, Stockholm, Swedia di musim dingin

Tempat satu ini tidak boleh dilewatkan. Setidaknya kalau hanya punya waktu sedikit, Gamla Stan harus didahulukan. Gamla Stan merupakan kota tua Stockholm dan awal mula lahirnya kota Stockholm. Kekhasan dari Gamla Stan adalah bangunan-bangunannya yang warna-warni merah kuning, oranye dengan jalan-jalan sempit berbatu. Kadang ada tanjakan dan turunan yang curam dan cukup licin apalagi saat salju sedang turun. Di Gamla Stan, seperti kota tua di Eropa pada umumnya, terdapat kafe-kafe dan beragam toko yang menjual souvenir hingga perlengkapan kamera.

Banyak agen tour menawarkan walking tour di sekitar area ini, dari yang gratis hingga berbayar, untuk mengetahui seluk-beluk Gamla Stan. Ada yang bertema historis, budaya hingga makanan, bahkan untuk para peminat hantu bisa ikutan ghost walking tour bersama Stockholm Ghost Walk. Untuk walking tour silakan dilihat jadwal walking tour di Free Tour Stockholm atau Stockholm Free Tour.

  • Junibacken

Junibacken (foto : bullpress.com)

Junibacken masuk dalam itinerary kami, namun sayang tidak sempat kami kunjungi karena keterbatasan waktu. Ini merupakan sebuah museum anak-anak yang memamerkan buku-buku dan tokoh-tokoh karakter kartun fairy tale asal Swedia. Museum ini cukup interaktif karena anak-anak diizinkan menyentuh bahkan naik ke atas benda-benda yang dipamerkan. Ada juga area bermain untuk anak-anak dan teater untuk memutar film. Di sini pula terdapat toko buku anak terbesar di Swedia. Klik di Junibacken Museum untuk informasi lebih lengkap.

  • Djurgarden

Djurgarden di musim panas

Djurgarden di musim panas

Vasa, Skansen, dan Junibacken museum terletak di distrik Djugarden. Selain kedua museum itu, ada juga museum ABBA yang merupakan group musik populer asal Swedia di tahun 70-80an. Karena banyaknya museum-museum terkenal di Swedia di sini, Djurgarden menjadi area yang harus dikunjungi di Stockholm.

Djurgarden merupakan sebuah pulau kecil di tengah kota Stockholm. Namun untuk ke sana tidak perlu naik ferry atau perahu kecil, cukup naik tram di atas jembatan yang menyambungkan djurgardsvagen dengan strandvagen yang berada di seberang nya. Saat musim panas lalu, kami sempat berjalan-jalan di sekitar sini, melihat-lihat yacht yang terpakir rapi, dan pastinya sambil foto-foto.

  • Swedish Fika at Vete-Katten

Vete-Katten, tempat ngopi populer di Stockholm

Budaya ngopi-ngopi adalah milik hampir semua orang di dunia, tak terkecuali orang Swedia. Di Swedia, budaya ngopi-ngopi dikenal dengan sebutan Fika. Fika berarti coffee break, tentu saja dengan ngopi dan pastry (yang disebut dengan fikabrod) sambil mengobrol santai bersama rekan kerja, teman atau sendirian. Meskipun orang Swedia dikenal unsocial, namun mereka sangat memanfaatkan waktu fika di pagi hari sekitar pukul 10 atau sore hari sekitar pukul 3.

Seperti ngopi-ngopi pada umumnya, fika bisa dilakukan di kafe atau restoran. Di rumah pun bisa dengan mengundang orang lain. Namun, mengundang orang ke rumah jika bukan teman yang sangat dekat bukanlah kebiasaan orang Swedia.

Salah satu tempat fika populer di Stockholm adalah Vete-Katten. Kami ke sini atas undangan seorang teman Swedia yang tinggal tidak jauh dari Stockholm. Tentu saja banyak sekali bertebaran kafe-kafe untuk fika di Stockholm yang tak kalah menarik dengan pastry sebagai teman minum kopi, teh atau coklat yang nikmat.

  • Räkan, Stockholm

Räkan Restaurant

Räkan Restaurant

Ini adalah salah satu restoran terkenal di kalangan orang lokal Swedia. Kami juga diajak teman ke sini saat musim panas. Restoran ini menyajikan makanan seafood khas Scandinavia dan menu ala Eropa lainnya. Seafood yang disajikan dijamin fresh karena Swedia adalah salah satu negara penghasil seafood terbesar di dunia, selain negara-negara Nordic lainnya.

Bagian yang menarik adalah restoran ini menyajikan makanan dengan menggunakan perahu kecil yang berlayar menghampiri meja customer. Zola sampai terkesima melihat perahu layar yang membawa sajian untuk kami.

Restoran ini terletak di Vasagatan, persis di tengah kota Stockholm. Suasananya juga menyenangkan dengan pelayanan yang baik. Karena restoran ini termasuk fine dining, jadi harga nya memang mahal. Beruntunglah rezeki kami hari itu ditraktir teman yang mengajak kami ke sini. Adalah langka ada orang Swedia berbaik hati mau traktir, meskipun atas nama pertemanan. Alhamdulillah…

 

Tulisan ini diambil dari blog : www.plesirankeluarga.com



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




10 Tempat Wisata Anak di Stockholm, Swedia
Posted by: Admin

Ini adalah kali kedua kami ke Stockholm. Pertama kali ke Stockholm tahun 2016 saat musim panas. Kali ini di akhir 2018 kami datang saat musim dingin, berdekatan dengan Natal. Seperti kota-kota Eropa lainnya, Stockholm sangat cantik, apalagi menjelang Natal. Salju putih di mana-mana dengan dekorasi Natal yang menghiasi setiap sudut kota.

Banyak tempat wisata keluarga yang bisa dikunjungi di Stockholm. Tidak jauh dari Stockholm, terdapat sekitar 30.000 pulau-pulau kecil yang bisa dieksplor. Namun sayang, rencana kami memang hanya berkeliling kota Stockholm. Mungkin lain kali, jika ada rezeki dan umur, kami akan kembali lagi ke Stockholm untuk mengeksplor kepulauan di sekitar Stockholm.

Ke mana saja di Stockholm ? Inilah 10 tempat wisata keluarga di Stockholm, Swedia.

  • Skansen Museum

Skansen Museum tampak depan

Urban Farm di Skansen Museum

Skansen Aquarium di Skansen Museum

Skansen, open air museum. Rumah-rumah tradisional Swedia

Museum ini merupakan museum open air yang harus dikunjungi di Stockholm. Area nya sangat luas dan memamerkan berbagai hal, dari aquarium, children’s zoo hingga macam-macam museum, juga ada rumah-rumah khas Swedia dari masa lalu hingga masa kini.  Banyak aktivitas dan pertunjukkan yang sering diselenggarakan, bisa cek selengkapnya di skansen.se. Saat kami ke sini, banyak keluarga yang membawa anak-anaknya. Tempatnya memang sangat menyenangkan dan cocok untuk keluarga.

Jika datang menjelang Natal atau saat Natal seperti kami, museum tetap buka dengan setengah harga. Sebagian exhibition memang tutup karena hari libur, namun sebagian lagi tetap buka, ditambah dengan Christmas Market yang menjual bermacam pernak-pernik Natal dengan makanan dan minuman hangat.

  • Vasa Museum

Vasa Museum, Museum ini sangat interaktif untuk pengunjung terutama anak-anak

Kapal Vasa, kapal terbesar di dunia saat itu

Kami mengunjungi museum ini saat musim panas 2016 lalu. Anak saya , Zola, antusias sekali berada di sini. Museum ini adalah museum tentang kapal besar Swedia abad 17 yang tenggelam akibat salah desain dan jumawa sang kapten. Kapten ingin agar kapal memiliki banyak lubang untuk senjata agar musuh merasa takut. Tapi ternyata, alih-alih menjadi ancaman bagi musuh, justru ini menjadi bumerang bagi kapal. Ketika kapal menghadapi terjangan ombak dahsyat, air terlalu banyak masuk ke dalam kapal dan membebani kapal sehingga kapal pun tenggelam.

Selain kapal besar, museum ini juga memamerkan benda-benda bersejarah maritim Swedia abad ke-17. Ada koleksi-koleksi yang pernah digunakan para pelaut Swedia termasuk benda mirip lonceng yang digunakan para penyelam pada masa itu.

  • Nobel Prize Museum

Nobel Prize Museum

Nobel Prize Museum

Nobel Prize Museum

Nobel Prize Museum

Terletak di kota tua, Gamla Stan, Nobel museum bukan menceritakan tentang kehidupan Alfred Nobel, sang penemu, kimiawan, insinyur dan pengusaha. Namun museum ini justru memamerkan kisah-kisah para penerima Nobel dari masa ke masa di segala bidang.

Karena kami berkunjung ke museum ini hanya dua hari menjelang Natal, persis di depan museum, orang ramai memadati Christmas Market dengan pohon Natal besar di tengahnya. Jika datang ke sini saat Natal, bisa sekalian mampir ke Christmas Market juga. Untuk info jam buka dan harga tiket masuk ke museum bisa dicek di Nobel Prize Museum.

  • Ice skating di Kungstradgarden

Ice Skating di Kungstradgarden

Tempat ini merupakan tempat favorit untuk orang lokal maupun turis, baik orang dewasa maupun anak-anak di musim dingin, mungkin salah satu nya karena gratis. Bagi mereka yang tidak memiliki sepatu skating bisa menyewa lengkap dengan perlengkapan skating lainnya, seperti helm dan pelindung. Area ini buka dari pukul 9 pagi hingga pukul 9 malam. Di weekend, buka mulai pukul 10 pagi.

Lokasi Kungstradgarden ini ada di tengah kota dan dikelilingi taman yang cantik. Jika tidak ingin ber-skating, bisa berjalan-jalan saja di sekitar dan menonton orang yang sedang ber-skating seperti yang kami lakukan saat itu. Menjelang malam, apalagi saat suasana Natal, Kungstradgarden lebih cantik dengan lampu-lampu temaram diiringi musik di area ice skating.

  • Christmas Market

Christmas Market, Stockholm, Swedia

Jika datang ke Stockholm menjelang Natal, kunjungi juga Christmas Market ini yang tetap buka hingga seminggu setelah tahun baru. Tidak hanya menjual pernak-pernik Natal, di sini juga dijual aksesoris untuk pakaian musim dingin (topi, syal dan sarung tangan), juga pernak-pernik menarik lainnya yang bisa dijadikan oleh-oleh.

Pasar ini terletak di Gamla Stan persis di depan Nobel Prize museum dan sudah mulai buka sejak pukul 10 pagi hingga malam. Di malam hari, lampu dari pohon Natal akan menambah semarak Christmas Market yang masih dipenuhi pengunjung. Saat kami datang ke sana, salju sedang turun, suasana lebih cantik dan syahdu.

  • Gamla Stan

Gamla Stan, Stockholm, Swedia di musim panas

Gamla Stan, Stockholm, Swedia di musim dingin

Tempat satu ini tidak boleh dilewatkan. Setidaknya kalau hanya punya waktu sedikit, Gamla Stan harus didahulukan. Gamla Stan merupakan kota tua Stockholm dan awal mula lahirnya kota Stockholm. Kekhasan dari Gamla Stan adalah bangunan-bangunannya yang warna-warni merah kuning, oranye dengan jalan-jalan sempit berbatu. Kadang ada tanjakan dan turunan yang curam dan cukup licin apalagi saat salju sedang turun. Di Gamla Stan, seperti kota tua di Eropa pada umumnya, terdapat kafe-kafe dan beragam toko yang menjual souvenir hingga perlengkapan kamera.

Banyak agen tour menawarkan walking tour di sekitar area ini, dari yang gratis hingga berbayar, untuk mengetahui seluk-beluk Gamla Stan. Ada yang bertema historis, budaya hingga makanan, bahkan untuk para peminat hantu bisa ikutan ghost walking tour bersama Stockholm Ghost Walk. Untuk walking tour silakan dilihat jadwal walking tour di Free Tour Stockholm atau Stockholm Free Tour.

  • Junibacken

Junibacken (foto : bullpress.com)

Junibacken masuk dalam itinerary kami, namun sayang tidak sempat kami kunjungi karena keterbatasan waktu. Ini merupakan sebuah museum anak-anak yang memamerkan buku-buku dan tokoh-tokoh karakter kartun fairy tale asal Swedia. Museum ini cukup interaktif karena anak-anak diizinkan menyentuh bahkan naik ke atas benda-benda yang dipamerkan. Ada juga area bermain untuk anak-anak dan teater untuk memutar film. Di sini pula terdapat toko buku anak terbesar di Swedia. Klik di Junibacken Museum untuk informasi lebih lengkap.

  • Djurgarden

Djurgarden di musim panas

Djurgarden di musim panas

Vasa, Skansen, dan Junibacken museum terletak di distrik Djugarden. Selain kedua museum itu, ada juga museum ABBA yang merupakan group musik populer asal Swedia di tahun 70-80an. Karena banyaknya museum-museum terkenal di Swedia di sini, Djurgarden menjadi area yang harus dikunjungi di Stockholm.

Djurgarden merupakan sebuah pulau kecil di tengah kota Stockholm. Namun untuk ke sana tidak perlu naik ferry atau perahu kecil, cukup naik tram di atas jembatan yang menyambungkan djurgardsvagen dengan strandvagen yang berada di seberang nya. Saat musim panas lalu, kami sempat berjalan-jalan di sekitar sini, melihat-lihat yacht yang terpakir rapi, dan pastinya sambil foto-foto.

  • Swedish Fika at Vete-Katten

Vete-Katten, tempat ngopi populer di Stockholm

Budaya ngopi-ngopi adalah milik hampir semua orang di dunia, tak terkecuali orang Swedia. Di Swedia, budaya ngopi-ngopi dikenal dengan sebutan Fika. Fika berarti coffee break, tentu saja dengan ngopi dan pastry (yang disebut dengan fikabrod) sambil mengobrol santai bersama rekan kerja, teman atau sendirian. Meskipun orang Swedia dikenal unsocial, namun mereka sangat memanfaatkan waktu fika di pagi hari sekitar pukul 10 atau sore hari sekitar pukul 3.

Seperti ngopi-ngopi pada umumnya, fika bisa dilakukan di kafe atau restoran. Di rumah pun bisa dengan mengundang orang lain. Namun, mengundang orang ke rumah jika bukan teman yang sangat dekat bukanlah kebiasaan orang Swedia.

Salah satu tempat fika populer di Stockholm adalah Vete-Katten. Kami ke sini atas undangan seorang teman Swedia yang tinggal tidak jauh dari Stockholm. Tentu saja banyak sekali bertebaran kafe-kafe untuk fika di Stockholm yang tak kalah menarik dengan pastry sebagai teman minum kopi, teh atau coklat yang nikmat.

  • Räkan, Stockholm

Räkan Restaurant

Räkan Restaurant

Ini adalah salah satu restoran terkenal di kalangan orang lokal Swedia. Kami juga diajak teman ke sini saat musim panas. Restoran ini menyajikan makanan seafood khas Scandinavia dan menu ala Eropa lainnya. Seafood yang disajikan dijamin fresh karena Swedia adalah salah satu negara penghasil seafood terbesar di dunia, selain negara-negara Nordic lainnya.

Bagian yang menarik adalah restoran ini menyajikan makanan dengan menggunakan perahu kecil yang berlayar menghampiri meja customer. Zola sampai terkesima melihat perahu layar yang membawa sajian untuk kami.

Restoran ini terletak di Vasagatan, persis di tengah kota Stockholm. Suasananya juga menyenangkan dengan pelayanan yang baik. Karena restoran ini termasuk fine dining, jadi harga nya memang mahal. Beruntunglah rezeki kami hari itu ditraktir teman yang mengajak kami ke sini. Adalah langka ada orang Swedia berbaik hati mau traktir, meskipun atas nama pertemanan. Alhamdulillah…

 

Tulisan ini diambil dari blog : www.plesirankeluarga.com



Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin