10 Tahu Terenak yang Perlu dicoba Sepanjang Masa
Posted by: Akhlaqul Karimah

 

Musim hujan begini, terbayang enaknya ngumpul dengan anak-anak sambil makan tahu hangat. Dari hasil kuliner Mimin yang menggemari tahu,  ada 10 jenis tahu  yang masing-masing punya rasa khas dan cara mengolah yang berbeda. Coba, deh!

1. Tahu Kuning Kediri

Tahu Kuning Kediri (sumber foto : @nehemia_jason / Instagram)

Pernah dengar julukan Kediri Kota Tahu? Ada beberapa tahu yang bisa familygoers nikmati saat jalan-jalan di Kediri, seperti   Tahu Pong, Tahu Putih, Tahu Lym, dan Tahu Kuning yang  paling populer.  Tahu Kuning atau disebut  juga Tahu Takwa diolah  dengan  kunyit dan garam.  Rasanya gurih. Salah satu tempat membeli tahu  Tahu Kediri ada di  Jalan Yos Sudarso,  pusat penjualan Tahu Kuning sekaligus toko oleh-oleh.

2. Tahu Aci Tegal

Tahu Aci Tegal (sumber foto : @tahubapake / Instgaram)

Saat jalan-jalan di Tegal familygoers akan menemukan patung Tahu Aci yang dibangun pemerintah untuk menunjukan betapa  Tahu Aci  sebagai ikon oleh-oleh di Tegal. Tahu Aci berwarna kuning yang  dibelah 2 membentuk segitiga siku-siku,  kemudian diberi adonan tepung aci dan bumbu sebelum  digoreng kembali sampai kering dan agak mengembang. Beberapa olahan Tahu Aci lain  diberi nama Tahu Pletok dan Tahu Upil yang berbeda cara penyajian dan pembuatannya. Jika digigit bersamaan terasa kombinasi lembutnya tahu dan aci yang kinyel-kinyel. Enak dimakan selagi panas.

3. Tahu Yun Yi

Tahu Yun Yi (sumber foto : @yunyibogor / Instagram)

Tahu Yun Yi sudah dibuat sejak tahun 1940 dan sudah memiliki  4 pabrik di   Bandung, Bogor, Bekasi, Semarang, dan menjadi salah satu perusahaan tahu terkenal yang selalu mempertahankan kualitas  dengan menggunakan bahan baku kedelai kualitas terbaik. Ada 7 jenis tahu yang ditawarkan, yaitu Tahu Prima, Tahu Han’s, Tahu Sutra, Tahu Oke, Tahu Tipis, Tahu Air, dan Tahu Tawar. Selain rasanya yang lembut, Tahu Yun Yi sudah terjamin bebas formalin dan sehat untuk dikonsumsi semua usia. Kalau membeli mentah, Mimin menggoreng di rumah dengan sedikit minyak, tanpa membubuhkan garam, karena rasanya sudah gurih. Familygoers bisa membeli  tahu  di super market besar atau di restoran di berbagai kota. Info lebih lengkap, klik  Tahu Yun Yi

4. Tahu Baso Semarang

Tahu Baso Semarang (sumber foto : @tahubakso.ungaran / Instagram)

Tahu berisi  baso harus dicoba saat  familygoers berada di Semarang.  Konon, makanan ini  dikenalkan  oleh  pembuat tahu baso ,Bu Pudji dan sejak tahun 1995 menjadi  oleh-oleh khas Ungaran, Semarang. Tahu baso  rasanya  enak dan kenyal karena  bakso yang dibuat dengan daging sapi  dan bumbu khas yang menghaslkan rasa gurih. Biasanya disajikan dengan cabe rawit, sambal kecap, atau kecap yang diberi irisan cabe rawit. Familygoers dapat dengan mudah menemukan  sentra produksi  penjualan Tahu Baso di kota Semarang.

 

5. Tahu Sumedang

Tahu Sumedang (sumber foto : @sumurdiladang / Instagram)

Sesuai dengan namanya, tahu ini berasal dari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dan  merupakan  ikon camilan setempat. Ada sejak tahun 1917, tahu  berbentuk kotak  dengan warna  yang kecoklatan ini rasanya gurih. Enaknya dimakan dengan cabe rawit dan kecap. Tapi kalau anak-anak, ya, jangan. Pedagang tahu Sumedang biasanya membungkus tahu di keranjang yang terbuat dari  anyaman bambu yang  dilapisi daun pisang. Tahu ini mudah ditemukan di setiap sudut  kota Sumedang.  Namun saking terkenalnya tahu Sumedang bisa ditemukan di banyak kota di Indonesia.

6. Tahu Bulat Tasikmalaya

Tahu Bulat Tasikmalaya (sumber foto : @filipusverdi / Instagram)

Makanan khas Tasikmalaya yang sangat populer ini dapat ditemukan hampir di seluruh daerah di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Pedagang biasanya menjajakan berkeliling dengan mobil.  Berbeda dengan tahu biasa, bentuknya yang bulat menjadikan tahu ini memiliki tekstur garing di luar,   kopong di dalam. Proses pembuatannya juga berbeda. Adonan tahu yang dibuat berbentuk bulat, diberi tambahan pengembang makanan yang bisa membuat tahu mengembang saat digoreng dan membentuk rongga-rongga udara di dalamnya.

7. Tahu Sutera

Tahu Sutera (sumber foto : @viyoti.vot / Instagram)

Tahu  sutra bertekstur sangat lunak dan tanpa pori-pori.  Biasa  juga disebut  tofu. Tahu ini  biasanya dijual dengan kemasan plastik kedap udara berbentuk silinder menyerupai es lilin,  dapat ditemukan dengan mudah di supermarket atau pasar  tradisional.  Tersedia juga Tahu Sutera dengan jenis yang berbeda seperti shrimp tofu yang karena diberi tambahan  udang dalam proses pembuatannya dan egg tofu yang diberi tambahan telur. Selain digoreng langsung, Tahu Sutera bisa  dijadikan olahan lain seperti puding, wedang tahu (yang ini favorit Mimin kala sore gerimis), dan bahan campuran sup tofu.

8. Tahu Walik Banyuwangi

Tahu Walik Banyuwangi (sumber foto : @tahuwalikmayu / Instagram)

Camilan populer yang wajib di coba saat berada di Banyuwangi adalah  Tahu Walik. Diberi nama tersebut  karena proses pembuatannya  dibalik. Tahu putih digoreng setengah matang lalu disayat dan dibalik bagian yang matang ke dalam,  kemudian diisi dengan adonan isian dan digoreng kembali hingga kering. Isi adonan Tahu Walik cukup beragam; daging ayam, daging sapi atau campuran daging ayam dan daging sapi yang dibumbui seperti isian tahu baso pada umumnya. Tahu ini biasa dimakan dengan petis ikan yang diberi campuran cabai rawit. Familygoers dapat dengan mudah menemukan penjual Tahu Walik hampir di  setiap rumah makan, warung, bahkan restoran yang ada di Banyuwangi.

9. Tahu Susu

Tahu Susu (sumber foto : @kulinerjabodetabek / Instagram)

Tahu Susu ini diolah dengan cara menggumpalkan protein yang ada di dalam susu dengan bahan yang memiliki sifat asam seperti cuka atau air lemon. Hasil dari gumpalan susu tersebut kemudian dipadatakan menjadi bentuk tahu dan dibuang bagian cairnya. Biasanya disajikan sebagai bahan campuran makanan seperti isi roti dan pai, atau bisa juga di goreng Tahu Susu ini merupakan makanan khas Bandung dapat ditemukan dengan mudah di daerah Lembang,

10. Tahu Pong Semarang

Tahu Pong Semarang (sumber foto : @fify.sutanto / Instagram)

Disebut Tahu Pong karena dalamnya kopong atau kosong.  Tahu ini berasal dari Semarang dan menjadi salah satu jajanan melegenda yang sudah ada sejak tahu 1930-an. Bentuknya kotak kecil dan digoreng dengan cara yang pas sehingga menghasilkan tahu dengan kulit kering mengembang dan bagian tengah kosong. Ada banyak tempat di Semarang yang menjual Tahu Pong.  Satu yang cukup  populer dan sudah ada  sejak tahun 1949 ada di  Jalan Pringgading Raya, Semarang. Di sana, selain  Tahu Pong, familygoers juga dijual Tahu Pong yang disajikan bersama emplek, gimbal urang dan telur.

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Akhlaqul Karimah




10 Tahu Terenak yang Perlu dicoba Sepanjang Masa
Posted by: Akhlaqul Karimah

 

Musim hujan begini, terbayang enaknya ngumpul dengan anak-anak sambil makan tahu hangat. Dari hasil kuliner Mimin yang menggemari tahu,  ada 10 jenis tahu  yang masing-masing punya rasa khas dan cara mengolah yang berbeda. Coba, deh!

1. Tahu Kuning Kediri

Tahu Kuning Kediri (sumber foto : @nehemia_jason / Instagram)

Pernah dengar julukan Kediri Kota Tahu? Ada beberapa tahu yang bisa familygoers nikmati saat jalan-jalan di Kediri, seperti   Tahu Pong, Tahu Putih, Tahu Lym, dan Tahu Kuning yang  paling populer.  Tahu Kuning atau disebut  juga Tahu Takwa diolah  dengan  kunyit dan garam.  Rasanya gurih. Salah satu tempat membeli tahu  Tahu Kediri ada di  Jalan Yos Sudarso,  pusat penjualan Tahu Kuning sekaligus toko oleh-oleh.

2. Tahu Aci Tegal

Tahu Aci Tegal (sumber foto : @tahubapake / Instgaram)

Saat jalan-jalan di Tegal familygoers akan menemukan patung Tahu Aci yang dibangun pemerintah untuk menunjukan betapa  Tahu Aci  sebagai ikon oleh-oleh di Tegal. Tahu Aci berwarna kuning yang  dibelah 2 membentuk segitiga siku-siku,  kemudian diberi adonan tepung aci dan bumbu sebelum  digoreng kembali sampai kering dan agak mengembang. Beberapa olahan Tahu Aci lain  diberi nama Tahu Pletok dan Tahu Upil yang berbeda cara penyajian dan pembuatannya. Jika digigit bersamaan terasa kombinasi lembutnya tahu dan aci yang kinyel-kinyel. Enak dimakan selagi panas.

3. Tahu Yun Yi

Tahu Yun Yi (sumber foto : @yunyibogor / Instagram)

Tahu Yun Yi sudah dibuat sejak tahun 1940 dan sudah memiliki  4 pabrik di   Bandung, Bogor, Bekasi, Semarang, dan menjadi salah satu perusahaan tahu terkenal yang selalu mempertahankan kualitas  dengan menggunakan bahan baku kedelai kualitas terbaik. Ada 7 jenis tahu yang ditawarkan, yaitu Tahu Prima, Tahu Han’s, Tahu Sutra, Tahu Oke, Tahu Tipis, Tahu Air, dan Tahu Tawar. Selain rasanya yang lembut, Tahu Yun Yi sudah terjamin bebas formalin dan sehat untuk dikonsumsi semua usia. Kalau membeli mentah, Mimin menggoreng di rumah dengan sedikit minyak, tanpa membubuhkan garam, karena rasanya sudah gurih. Familygoers bisa membeli  tahu  di super market besar atau di restoran di berbagai kota. Info lebih lengkap, klik  Tahu Yun Yi

4. Tahu Baso Semarang

Tahu Baso Semarang (sumber foto : @tahubakso.ungaran / Instagram)

Tahu berisi  baso harus dicoba saat  familygoers berada di Semarang.  Konon, makanan ini  dikenalkan  oleh  pembuat tahu baso ,Bu Pudji dan sejak tahun 1995 menjadi  oleh-oleh khas Ungaran, Semarang. Tahu baso  rasanya  enak dan kenyal karena  bakso yang dibuat dengan daging sapi  dan bumbu khas yang menghaslkan rasa gurih. Biasanya disajikan dengan cabe rawit, sambal kecap, atau kecap yang diberi irisan cabe rawit. Familygoers dapat dengan mudah menemukan  sentra produksi  penjualan Tahu Baso di kota Semarang.

 

5. Tahu Sumedang

Tahu Sumedang (sumber foto : @sumurdiladang / Instagram)

Sesuai dengan namanya, tahu ini berasal dari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dan  merupakan  ikon camilan setempat. Ada sejak tahun 1917, tahu  berbentuk kotak  dengan warna  yang kecoklatan ini rasanya gurih. Enaknya dimakan dengan cabe rawit dan kecap. Tapi kalau anak-anak, ya, jangan. Pedagang tahu Sumedang biasanya membungkus tahu di keranjang yang terbuat dari  anyaman bambu yang  dilapisi daun pisang. Tahu ini mudah ditemukan di setiap sudut  kota Sumedang.  Namun saking terkenalnya tahu Sumedang bisa ditemukan di banyak kota di Indonesia.

6. Tahu Bulat Tasikmalaya

Tahu Bulat Tasikmalaya (sumber foto : @filipusverdi / Instagram)

Makanan khas Tasikmalaya yang sangat populer ini dapat ditemukan hampir di seluruh daerah di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Pedagang biasanya menjajakan berkeliling dengan mobil.  Berbeda dengan tahu biasa, bentuknya yang bulat menjadikan tahu ini memiliki tekstur garing di luar,   kopong di dalam. Proses pembuatannya juga berbeda. Adonan tahu yang dibuat berbentuk bulat, diberi tambahan pengembang makanan yang bisa membuat tahu mengembang saat digoreng dan membentuk rongga-rongga udara di dalamnya.

7. Tahu Sutera

Tahu Sutera (sumber foto : @viyoti.vot / Instagram)

Tahu  sutra bertekstur sangat lunak dan tanpa pori-pori.  Biasa  juga disebut  tofu. Tahu ini  biasanya dijual dengan kemasan plastik kedap udara berbentuk silinder menyerupai es lilin,  dapat ditemukan dengan mudah di supermarket atau pasar  tradisional.  Tersedia juga Tahu Sutera dengan jenis yang berbeda seperti shrimp tofu yang karena diberi tambahan  udang dalam proses pembuatannya dan egg tofu yang diberi tambahan telur. Selain digoreng langsung, Tahu Sutera bisa  dijadikan olahan lain seperti puding, wedang tahu (yang ini favorit Mimin kala sore gerimis), dan bahan campuran sup tofu.

8. Tahu Walik Banyuwangi

Tahu Walik Banyuwangi (sumber foto : @tahuwalikmayu / Instagram)

Camilan populer yang wajib di coba saat berada di Banyuwangi adalah  Tahu Walik. Diberi nama tersebut  karena proses pembuatannya  dibalik. Tahu putih digoreng setengah matang lalu disayat dan dibalik bagian yang matang ke dalam,  kemudian diisi dengan adonan isian dan digoreng kembali hingga kering. Isi adonan Tahu Walik cukup beragam; daging ayam, daging sapi atau campuran daging ayam dan daging sapi yang dibumbui seperti isian tahu baso pada umumnya. Tahu ini biasa dimakan dengan petis ikan yang diberi campuran cabai rawit. Familygoers dapat dengan mudah menemukan penjual Tahu Walik hampir di  setiap rumah makan, warung, bahkan restoran yang ada di Banyuwangi.

9. Tahu Susu

Tahu Susu (sumber foto : @kulinerjabodetabek / Instagram)

Tahu Susu ini diolah dengan cara menggumpalkan protein yang ada di dalam susu dengan bahan yang memiliki sifat asam seperti cuka atau air lemon. Hasil dari gumpalan susu tersebut kemudian dipadatakan menjadi bentuk tahu dan dibuang bagian cairnya. Biasanya disajikan sebagai bahan campuran makanan seperti isi roti dan pai, atau bisa juga di goreng Tahu Susu ini merupakan makanan khas Bandung dapat ditemukan dengan mudah di daerah Lembang,

10. Tahu Pong Semarang

Tahu Pong Semarang (sumber foto : @fify.sutanto / Instagram)

Disebut Tahu Pong karena dalamnya kopong atau kosong.  Tahu ini berasal dari Semarang dan menjadi salah satu jajanan melegenda yang sudah ada sejak tahu 1930-an. Bentuknya kotak kecil dan digoreng dengan cara yang pas sehingga menghasilkan tahu dengan kulit kering mengembang dan bagian tengah kosong. Ada banyak tempat di Semarang yang menjual Tahu Pong.  Satu yang cukup  populer dan sudah ada  sejak tahun 1949 ada di  Jalan Pringgading Raya, Semarang. Di sana, selain  Tahu Pong, familygoers juga dijual Tahu Pong yang disajikan bersama emplek, gimbal urang dan telur.

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Akhlaqul Karimah