10 Riset yang Wajib Dilakukan Sebelum Traveling ke Luar Negeri
Posted by: Admin

 

Traveling ke negara asing, apalagi untuk pertama kali, pastinya ingin sukses dan berkesan. Sebab itu, Mimin,  selalu melakukan riset tentang negara yang akan dituju untuk memastikan negara tersebut aman dan bisa dijelajah dengan mudah,

Inilah 10 cara riset yang Mimin lakukan sebelum pergi.

  1. Lonely Planet

Informasi tentang destinasi wisata di Lonely Planet sangat informatif dan menyeluruh juga disertai foto dan  video tentang destinasi tersebut. Familygoers bisa mengetahui tentang destinasi, tempat makan, penginapan terbaik, waktu terbaik untuk traveling plus tempat menarik untuk anak dan etika yang berlaku di negara tersebut. Berkat Lonely Planet, misalnya, sebelum ke Beijing Mimin, belajar mengucapkan  ‘nǐ hǎo‘ untuk menyapa seseorang dan  greet ‘zài jiàn‘ untuk mengucapkan bye. Lumayan, kan, sebelum pergi sudah belajar bahasa asing dan mencoba melapalkan dengan benar sambil mendengarkan pelajaran bahasa Cina via internet.

  1. Membaca Blog

Tinggal klik ‘Jalan-jalan…tulis nama yang famliygoers tuju di google, maka akan muncul artikel perjalanan yang diposting oleh para blogger. Familygoers akan menemukan tulisan tentang pengalaman para blogger yang pernah traveling ke kota tresebut. Siapa tahu  familygoers  menemukan blogger yang menuliskan pengalamannya sesuai dengan rencana.  Anda jadi tidak perlu terlalu sibuk membuat itinerary. Cukup menambahkan beberapa temuan baru yang dianggap  penting. Jika ingin lebih mantap mendapat jawaban Anda bisa mengemail blogger .

  1.  Manfaatkan TripAdvisor

Nama ini pastinya sudah tidak asing lagi. Saat familygoers googling hotel dan restoran, TripAdvisor selalu muncul. Di laman ini   Anda juga bisa  membaca pengalaman-pengalaman orang yang entah itu yang baik atau buruk, yang akan membantu Anda mempertimbangkan sebelum memilih hotel atau restoran tertentu.

  1.  Baca  Media Lokal

Familygoers  bisa menemukan media lokal dalam bahasa Inggris dengan googling. Kalau mau ke Taiwan misalnya, Anda bisa  tulis Macau News Daily. Waktu Mimin coba,  salah satunya  muncul Macau Daily Time. Penting membaca media setempat untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. Misalnya,  apakah sedang terjadi pemogokan, bencana, juga mengetahui kalender wisata yang akan berlangsung. Waktu Mimin membaca Macau Daily Time, tanggal 18 Januri 2019 misalnya, di situ ditulis tentang rencana pemerintah setempat memasang kamera di taksi dan masih menjadi perdebatan, apakah kameranya akan dipasang di depan atau di belakang taksi.

  1. Kontak Staf Hotel

Karena ada tsunami yang melanda Selat Sunda, Mimin pernah ragu-ragu untuk pergi ke Pantai Lovina, di Singaraja Bali. Apalagi hotel yang sudah Mimin pesan halaman  belakangnya berbatasan dengan  pantai, karena memang itu yang diharapkan agar bisa makan malam sambil menikmati langit senja. Daripada ragu tanpa alasan, Mimin langsung telepon hotel dan menanyakan kondisi pantai setempat, termasuk angin juga tinggi gelombang. Staf hotel memberikan jawaban yang menggembirakan dengan menyatakan keadaan pantai normal dan aktivitas di laut berlangsung seperti biasa. Penjelasan tersebut membuat Mimin nyaman dan yakin untuk tidak meng-cancel liburan yang sudah direncanakan. Lewat staf hotel Anda juga bisa menanyakan transportasi dari bandara ke hotel, tentang aturan main tip dan menanyakan tentang apa yang bisa Anda lakukan di sekitar hotel.

  1. Temukan di Hashtags

Sebagai tambahan inspirasi, buka akun Instagram  Anda dan cari di hasgtags tentang  destinasi yang ingin dikunjungi. Waktu ke Tokyo musim semi beberapa waktu lalu misalnya,  Mimin  mencoba mencari nama taman yang paling popuker dekat hotel,  tempat bunga sakura mekar. Mimin pun menemukan Ueno Park. Langsung saja Mimin cari di hashtag di Instagram. Hasilnya foto-foto di Instagram bikin Mimin tak  sabar pingin segera ke Tokyo. Jadi tahu juga spot-spot keren untuk foto.

  1. Cerita Tentang  Rencana

Cerita rencana Anda ke teman dekat atau saudara. Syukur-syukur kalau di antara mereka yang sudah berkunjung ke tempat tersebut. Jika pun tidak mungkin salah satu orang yang ia kenal pernah menceritakan pengalamannya. Intinya, sih, Anda menggali pengalaman dari orang tersebut tentang suka dan duka traveling di destinasi yang ingin Anda tuju. Siapa tahu Anda dapat informasi baru, misalnya, tentang orang yang bisa Anda kontak di sana yang bisa menemani atau Anda.

  1. Menonton Film

Menonton film dengan setting negeri yang akan Anda kunjungi akan memberi pengetahuan tentang situasi, kondisi, budaya, dan politiknya. Film City of God, misalnya, yang bercerita tentang kehidupan slum di Rio de Janeiro memberi  gambaran kehidupan nyata masyarakatnya. Begitu juga  film Midnigh in Paris yang akan membuat Anda terpesona pada keindangan Paris di waktu malam. Untuk mencari film dengan latar belakang tertentu Anda bisa googling dengan menulis ‘film setting di New Yor City’, misalnya. Dan Anda akan menemukan beberapa di antaranya. Tinggal pilih yang ingin  Anda tonton. Kalau hendak ke Korea, silakan menonton drama Korea, tentu saja.

  1. Membaca Novel

Sebelum berangkat, cari novel dengan setting kota di negara tersebut. Jika Anda ingin ke Singapor, misalnya, coba deh baca dulu buku Crazy Rich Asia! Novel best seller karya Kevin Kwan. Meskipun sudah beberapa kali ke negeri tetangga ini, Anda akan menemukan informasi menarik tentang kehidupan kelas tertentu di negeri tersebur. Yang membuat Anda tergoda untuk mencari di mana rumah super mentereng seperti yang digambarkan di buku atau filmnya yang sudah  Anda lihat.

  1. Nonton Video

Banyak video atau  family vlog di youtube yang merekam perjalanan keluarga di negara tertentu. Coba googling dan tulis, misalnya  thing to do in Sidney with kids atau thing to do in Venice with kids,  maka akan keluar beberapa vlog yang merekam perjalanan sebuah keluarga. Pilih vlog atau video yang menarik. Dengan menonton video tersebut mungkin Anda mendapat inspirasi untuk membuat traveling Anda sekeluarga lebih kaya dan bermakna. Siapa tahu Anda juga mulai tertarik membuat vlog.

Ft: Pixabay

 

 

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin




10 Riset yang Wajib Dilakukan Sebelum Traveling ke Luar Negeri
Posted by: Admin

 

Traveling ke negara asing, apalagi untuk pertama kali, pastinya ingin sukses dan berkesan. Sebab itu, Mimin,  selalu melakukan riset tentang negara yang akan dituju untuk memastikan negara tersebut aman dan bisa dijelajah dengan mudah,

Inilah 10 cara riset yang Mimin lakukan sebelum pergi.

  1. Lonely Planet

Informasi tentang destinasi wisata di Lonely Planet sangat informatif dan menyeluruh juga disertai foto dan  video tentang destinasi tersebut. Familygoers bisa mengetahui tentang destinasi, tempat makan, penginapan terbaik, waktu terbaik untuk traveling plus tempat menarik untuk anak dan etika yang berlaku di negara tersebut. Berkat Lonely Planet, misalnya, sebelum ke Beijing Mimin, belajar mengucapkan  ‘nǐ hǎo‘ untuk menyapa seseorang dan  greet ‘zài jiàn‘ untuk mengucapkan bye. Lumayan, kan, sebelum pergi sudah belajar bahasa asing dan mencoba melapalkan dengan benar sambil mendengarkan pelajaran bahasa Cina via internet.

  1. Membaca Blog

Tinggal klik ‘Jalan-jalan…tulis nama yang famliygoers tuju di google, maka akan muncul artikel perjalanan yang diposting oleh para blogger. Familygoers akan menemukan tulisan tentang pengalaman para blogger yang pernah traveling ke kota tresebut. Siapa tahu  familygoers  menemukan blogger yang menuliskan pengalamannya sesuai dengan rencana.  Anda jadi tidak perlu terlalu sibuk membuat itinerary. Cukup menambahkan beberapa temuan baru yang dianggap  penting. Jika ingin lebih mantap mendapat jawaban Anda bisa mengemail blogger .

  1.  Manfaatkan TripAdvisor

Nama ini pastinya sudah tidak asing lagi. Saat familygoers googling hotel dan restoran, TripAdvisor selalu muncul. Di laman ini   Anda juga bisa  membaca pengalaman-pengalaman orang yang entah itu yang baik atau buruk, yang akan membantu Anda mempertimbangkan sebelum memilih hotel atau restoran tertentu.

  1.  Baca  Media Lokal

Familygoers  bisa menemukan media lokal dalam bahasa Inggris dengan googling. Kalau mau ke Taiwan misalnya, Anda bisa  tulis Macau News Daily. Waktu Mimin coba,  salah satunya  muncul Macau Daily Time. Penting membaca media setempat untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. Misalnya,  apakah sedang terjadi pemogokan, bencana, juga mengetahui kalender wisata yang akan berlangsung. Waktu Mimin membaca Macau Daily Time, tanggal 18 Januri 2019 misalnya, di situ ditulis tentang rencana pemerintah setempat memasang kamera di taksi dan masih menjadi perdebatan, apakah kameranya akan dipasang di depan atau di belakang taksi.

  1. Kontak Staf Hotel

Karena ada tsunami yang melanda Selat Sunda, Mimin pernah ragu-ragu untuk pergi ke Pantai Lovina, di Singaraja Bali. Apalagi hotel yang sudah Mimin pesan halaman  belakangnya berbatasan dengan  pantai, karena memang itu yang diharapkan agar bisa makan malam sambil menikmati langit senja. Daripada ragu tanpa alasan, Mimin langsung telepon hotel dan menanyakan kondisi pantai setempat, termasuk angin juga tinggi gelombang. Staf hotel memberikan jawaban yang menggembirakan dengan menyatakan keadaan pantai normal dan aktivitas di laut berlangsung seperti biasa. Penjelasan tersebut membuat Mimin nyaman dan yakin untuk tidak meng-cancel liburan yang sudah direncanakan. Lewat staf hotel Anda juga bisa menanyakan transportasi dari bandara ke hotel, tentang aturan main tip dan menanyakan tentang apa yang bisa Anda lakukan di sekitar hotel.

  1. Temukan di Hashtags

Sebagai tambahan inspirasi, buka akun Instagram  Anda dan cari di hasgtags tentang  destinasi yang ingin dikunjungi. Waktu ke Tokyo musim semi beberapa waktu lalu misalnya,  Mimin  mencoba mencari nama taman yang paling popuker dekat hotel,  tempat bunga sakura mekar. Mimin pun menemukan Ueno Park. Langsung saja Mimin cari di hashtag di Instagram. Hasilnya foto-foto di Instagram bikin Mimin tak  sabar pingin segera ke Tokyo. Jadi tahu juga spot-spot keren untuk foto.

  1. Cerita Tentang  Rencana

Cerita rencana Anda ke teman dekat atau saudara. Syukur-syukur kalau di antara mereka yang sudah berkunjung ke tempat tersebut. Jika pun tidak mungkin salah satu orang yang ia kenal pernah menceritakan pengalamannya. Intinya, sih, Anda menggali pengalaman dari orang tersebut tentang suka dan duka traveling di destinasi yang ingin Anda tuju. Siapa tahu Anda dapat informasi baru, misalnya, tentang orang yang bisa Anda kontak di sana yang bisa menemani atau Anda.

  1. Menonton Film

Menonton film dengan setting negeri yang akan Anda kunjungi akan memberi pengetahuan tentang situasi, kondisi, budaya, dan politiknya. Film City of God, misalnya, yang bercerita tentang kehidupan slum di Rio de Janeiro memberi  gambaran kehidupan nyata masyarakatnya. Begitu juga  film Midnigh in Paris yang akan membuat Anda terpesona pada keindangan Paris di waktu malam. Untuk mencari film dengan latar belakang tertentu Anda bisa googling dengan menulis ‘film setting di New Yor City’, misalnya. Dan Anda akan menemukan beberapa di antaranya. Tinggal pilih yang ingin  Anda tonton. Kalau hendak ke Korea, silakan menonton drama Korea, tentu saja.

  1. Membaca Novel

Sebelum berangkat, cari novel dengan setting kota di negara tersebut. Jika Anda ingin ke Singapor, misalnya, coba deh baca dulu buku Crazy Rich Asia! Novel best seller karya Kevin Kwan. Meskipun sudah beberapa kali ke negeri tetangga ini, Anda akan menemukan informasi menarik tentang kehidupan kelas tertentu di negeri tersebur. Yang membuat Anda tergoda untuk mencari di mana rumah super mentereng seperti yang digambarkan di buku atau filmnya yang sudah  Anda lihat.

  1. Nonton Video

Banyak video atau  family vlog di youtube yang merekam perjalanan keluarga di negara tertentu. Coba googling dan tulis, misalnya  thing to do in Sidney with kids atau thing to do in Venice with kids,  maka akan keluar beberapa vlog yang merekam perjalanan sebuah keluarga. Pilih vlog atau video yang menarik. Dengan menonton video tersebut mungkin Anda mendapat inspirasi untuk membuat traveling Anda sekeluarga lebih kaya dan bermakna. Siapa tahu Anda juga mulai tertarik membuat vlog.

Ft: Pixabay

 

 

Related Links


Share This | | |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Admin